© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Partisipasi Masyarakat ?

Partisipasi Masyarakat

Partisipasi adalah keterlibatan mental/pikiran atau moral/perasaan di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggungjawab terhadap usaha yang bersangkutan. Masyarakat merupakan salah salah bagian penting yang akan berpengaruh terhadap tegaknya negara dan tercapainya tujuan nasional.

Apa yang dimaksud dengan Partisipasi Masyarakat ?

Mubyarto mendefinisikan partisipasi sebagai kesediaan untuk membantu berhasilnya setiap program sesuai kemampuan setiap orang tanpa mengorbankan kepentingan diri sendiri. Nelson menyebutkan dua macam partisipasi, yaitu partisipasi horizontal dan partisipasi vertikal.

  • Partisipasi horizontal yaitu partisipasi antar sesama warga atau anggota suatu perkumpulan,

  • Partisipasi vertikal ialah partisipasi yang dilakukan oleh bawahan dengan atasan ataupun antar warga masyarakat sebagai suatu keseluruhan dengan pemerintah (Taliziduhu Ndraha, 1987).

Partisipasi pada dasarnya mencakup dua bagian, yaitu internal dan eksternal.

  • Partisipasi internal berarti adanya rasa memiliki terhadap komunitas (sense of belonging to the lives people), dalam hal ini komunitas terfregmentasi dalam labeling an identity.

  • Partisipasi eksternal terkait dengan bagaimana individu melibatkan diri dengan komunitas luar. Berdasarkan pemikiran tersebut dapat disimpulkan bahwa partisipasi merupakan manifestasi tanggung jawab sosial dari individu terhadap komunitasnya sendiri maupun dengan komunitas luar (seperti hubungan dengan pemerintah ataupun komunitas masyarakat lain) (Suparjan H. Suyanto, 2003).

Partisipasi Masyarakat

Hoofsteede (Khairudin H, 1992) membagi partisipasi menjadi tiga tingkatan, yaitu:

  1. Partisipasi inisiasi adalah partisipasi yang mengundang inisiatif dari pemimpin desa, baik formal maupun informal, ataupun dari anggota masyarakat mengenai suatu program atau proyek, yang nantinya program atau proyek tersebut merupakan kebutuhan bagi masyarakat.

  2. Partisipasi legitimasi adalah partisipasi pada tingkat pembicaraan atau pembuatan keputusan tentang proyek tersebut.

  3. Partisipasi eksekusi adalah partisipasi pada tingkat pelaksanaan.

Partisipasi merupakan suatu tanda permulaan tumbuhnya masyarakat yang mampu berkembang secara mandiri.

Pengertian Partisipasi Masyarakat


Suatu proses yang melibatkan masyarakat umum, dikenal sebagai peran serta masyarakat, proses tersebut merupakan komunikasi dua arah yang berlangsung terus menerus untuk meningkatkan pengertian masyarakat secara penuh atas suatu proses kegiatan, di mana masalah-masalah dan kebutuhan lingkungan sedang dianalisis oleh badan yang berwenang. Secara sederhana Canter mendefinisikan sebagai feed-forward information (Komunikasi dari pemerintah kepada masyarakat tentang suatu kebijakan) dan feedback information informasi dari masyarakat ke pemerintah atas kebijakan itu (Canter, 2008).

Dari sudut terminology peran serta masyarakat dapat diartikan sebagai suatu cara melakukan interaksi antara dua kelompok, kelompok yang selama ini tidak di ikut sertakan dalam proses pengambilan keputusan (non elite) dan kelompok yang selama ini melakukan pengambilan keputusan (elite). Bahkan yang lebih khusus lagi, peran serta masyarakat sesungguhnya merupakan suatu cara untuk membahas insentif material yang mereka butuhkan. Berhasilnya pencapaian tujuan-tujuan pembangunan memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat pada umumnya. Tidak saja pegawai saja dari pengambil kebijakan tertinggi, para perencana, pegawai pelaksana operasional, tetapi juga dari petanipetani, nelayan, buruh, pedagang kecil, pengusaha, dan lain-lain.

Menurut soetrisno (1995), keterlibatan masyarakat menjadi penting artinya dalam perencanaan pembangunan sebagai berikut :

  1. Berupa memadukan model top down dan bottom up agar program pembangunan tersebut diterima sepenug hati.
  2. Memotivasi rakyat untuk menumbuhkan rasa meluhandarbeni terhadap hasil pembangunan. Kesadaran berpatisipasi ini sangat penting juga dalam rangka menciptakan cagar alam yang berkelanjutan.