© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan musikalisasi puisi?

Musikalisasi puisi adalah kegiatan membacakan serangkaian kata-kata indah (puisi) dengan cara diiringi dan dilengkapi dengan irama musik yang sesuai dengan isi kandungan puisi. Supaya menjadikan puisi tersebut lebih menarik dan ekspresif, dibungkuslah puisi tersebut dengan irama atau lagu maka jadilah sebuah musikalisasi puisi.

Selain itu musikalisasi puisi dapat membantu bagi para pendengar untuk membangun suasana imajinasi dalam mengapresiasi puisi tersebut.

Apa yang dimaksud dengan musikalisasi puisi ?

Musikalisasi puisi adalah puisi yang ditransformasi ke dalam komposisi musik sehingga menjadi satu ikatan ekspresi. Musikalisasi puisi ini masih sering dipandang sebagai bentuk seni yang tidak memiliki dasar estetik, dan bahkan ada yang menganggapnya sebagai “penyelewengan” dari seni musik maupun dari dunia puisi. Sehingga musikalisasi puisi ini banyak mengundang polemik dan perdebatan sampai saat ini.

Menurut teori sastra, transformasi karya puisi ke dalam seni pertunjukan dikenal dengan sebutan; poetry reading (pembacaan puisi), poetry staging (pemanggungan puisi), poetry singing (pelantunan puisi). Dalam percakapan bahasa Indonesia, kata poetry singing dapat diterjemahkan atau digunakan untuk mewakili proses pembuatan lagu, nyanyian, komposisi musik, yang didasarkan pada sebuah puisi.

Musik dan puisi adalah genre seni yang berbeda dan tidak memiliki kaitan satu sama lain. Musik itu sendiri lebih disebut sebagai karya seni yang terdiri dari susunan bunyi dan suara yang mengandung unsur nada, irama, tempo, melodi dan harmoni yang sengaja diciptakan dan diperdengarkan kepada orang lain.

Sedangkan puisi merupakan karya seni yang terdiri dari susunan huruf, kata, dan kalimat yang bersifat indah dan bermakna, serta ditulis di atas kertas ataupun media lainnya. Dengan demikian esensi musik dan puisi memang berbeda, namun dalam perkembangan terkini muncul ekspresi seni yang baru dan memungkinkan untuk diolah dan dipertemukan secara bersamaan dalam sebuah kreasi.

Pertemuan kreatif antara seni musik dan puisi melahirkan istilah baru yang disebut-sebut sebagai musikalisasi puisi. Disisi lain, bentuk ekspresi musikalisasi puisi sering dilihat dan dikaitkan dengan aliran serta instrumen musik yang digunakan. Sehingga memungkinkan munculnya istilah baru yang berdekatan maknanya, seperti koroncongisasi puisi, jazzy puisi dan sebagainya.

Menurut Hamdy Salad, unsur utama musikalisasi puisi adalah rangkaian bunyi yang ditata sesuai dengan konveksi musik, yang diolah dari makna puisi tanpa menghilangkan teks puisi itu sendiri.

Tetapi muncul juga pengertian lain yang menunjuk bahwa musikalisasi puisi merupakan ekspresi seni musik yang diciptakan berdasarkan tafsir keseluruhan dari teks puisi. Sehingga berhasil atau tidaknya musikalisasi puisi bukan didasarkan pada keindahan kata-kata, tetapi lebih ditentukan oleh unsur dasar musik itu sendiri yang terdiri dari susunan bunyi, nada, irama, melodi dan harmoni.

Bertolak dari pengertian di atas, musikalisasi puisi merupakan bentuk seni perpaduan antara puisi dan musik. Jika diyakini bahwa esensi puisi adalah kata-kata dan esensi musik adalah bunyi, maka kedua esensi itulah yang menjadi dasar ekspresi musikalisasi puisi.

Namun demikian, sampai sekarang esensi musikalisasi puisi belum ditemukan identifikasinya. Sehingga istilah musikalisasi puisi masih sangat terbuka untuk diperdebatkan, baik dari segi definisi dan konsep maupun unsur-unsur estetik yang menjadi landasan ekspresinya.

Seiring berkembangnya musikalisasi puisi muncul juga forum-forum diskusi yang bersifat akademis maupun pragmatis yang berupaya mengkaji keberadaannya. Namun demikian, karena kerumitan unsur ekspresi yang dikandungnya, istilah musikalisasi puisi belum mendapat legitimasi estetik yang dapat disepakati bersama.

Oleh karenanya, istilah tersebut masih sangat terbuka untuk ditafsir atau didefinisikan ulang sesuai dengan perkembangan budaya, teknologi media, serta perubahan-perubahan konsepsi yang terjadi dalam dunia seni itu sendiri. Utamanya pada seni sastra, seni musik, dan seni pertunjukan yang menjadi elemen pokok dari unsur ekspresinya.

Menurut penulis sendiri musikalisasi puisi adalah bentuk interpretasi puisi kedalam nada-nada yang disusun sedemikian rupa sehingga mewakili makna dari puisi yang bersangkutan. Menurut Sapardi Djoko Damono, puisi itu akan hidup jika interpretasinya macam-macam, lalu penulis merasa tergerak untuk menginterpretasikannya lewat komposisi musik.