© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Model Pengaruh Psikologis TV dari Comstock?

model pengaruh psikologis TV dari Comstock

Psikologi kesehatan adalah cabang-cabang psikologi psikologi yang berfokus pada pengaruh psikologi dalam memahami bagaimana manusia harus sehat, mengapa mereka sakit, bagaiman respon mereka ketika sakit dan sebagainya. Psikologi ini berguna dalam mempelajari isu dan menggiatkan intervensi untuk ikut menolong seseorang agar selalu sehat atau menyembuhkan seseorang dari sakit.

Model pengaruh psikologis TV dibuat oleh Comstock ini secara khusus mengungkapkan tentang pengaruh televisi (TV) terhadap tingkah laku seseorang.

Menurut model ini, TV dapat disejajarkan dengan pengalaman, tindakan atau observasi perorangan yang dapat menimbulkan konsekuensi terhadap pemahaman ataupun tingkah laku. Dengan demikian, TV tidak hanya dipandang mampu mengajarkan tingkah laku, tetapi juga mampu bertindak sebagai stimulus (rangsangan) untuk membangkitkan tingkah laku yang telah dipelajari dan sumber-sumber lain.

Gambaran mengenai proses pengaruh TV menurut model ini adalah sebagai berikut:

Apabila seseorang menonton suatu acara TV yang menggambarkan suatu tingkah laku tertentu maka ia akan mendapatkan masukan-masukan (input) yang berkaitan dengan tingkah laku tersebut.

Masukan utama adalah gambaran mengenai aksi tertentu (TV act). Masukan-masukan lainnya mencakup tingkat kesenangan, getaran yang ditimbulkan dalam diri penonton (arousal), daya tank (attractiveness), minat atau kepentingan (interest) dan motivasi (motivation) untuk bertindak sesuai dengan apa yang disajikan dalam acara TV tersebut (semuanya ini secara kolektif disebut sebagai TV arousal), serta aksi-aksi alternatif atau bentukbentuk tingkah laku iainnya yang ditayangkan TV dalam konteks yang sama.

Di samping itu ada dua faktor lainnya yang menjadi masukan, yakni: persepsi mengenai akibat sebagaimana digambarkan dalam TV (TV perceived consequences), dan persepsi mengenai realitas dan apa yang digambarkan dalam TV (TV perceived reality).

Proporsi utama dan model ini adalah: Suatu gambaran mengenai tingkah laku yang disampaikan TV akan mendorong khalayak untuk cenderung mempelajarinya. Semakin menonjol atau dianggap penting (secara psikologis) gambaran tingkah laku tersebut oleh seseorang, semakin kuat getaran-getaran yang muncul (arousal), dan semakin kuat pengaruhnya terhadap pembentukan tingkah laku dan orang tersebut)

  • Input, Masukan-masukan berupa pesan-pesan dan atribut-atribut yang menyertainya.

  • TV arousal, Getaran yang merangsang munculnya motivasi penonton untuk men iru/melakukan tingkah laku yang digambarkan dalam TV.

  • TV perceived consequences, Persepsi mengenai akibat dan tingkah laku sebagaimana digambarkan dalam TV.

  • TV perceived reality, Persepsi mengenai realitas dan tingkah laku yang digambarkan
    dalam TV.

  • TV alternatives, Tingkah laku sosial lainnya yang digambarkan TV.

  • act, Kemungkinan ditirunya tingkah laku yang digambarkan dalam TV.

  • Upportunity, Kesempatan atau peluang untuk melakukan tingkah laku yang digambarkan dalam TV dalam kehidupan sehari-hari.

  • Display behaviour, Penampilan tingkah laku sosial sebagaimana digambarkan melalui TV dalam kehidupan sehari-hani.

  • P = 0, Kemungkinan tidak ada (nol).

  • P 0, Kemungkinan ada.

  • NO, Kesempatan atau peluang tidak ada.

  • Plant of entry, Titik masuk (jalur masuk).

Sumber : S.Djuarsa Sendjaja,Ph.D, “Pengantar Ilmu Komunikasi”