Apa yang dimaksud dengan Model Mengurangi Afek Negatif (Negative state relief hypothesis)?

Model mengurangi afek negatif (negative-state relief hypothesis) menyatakan bahwa perilaku prososial dimotivasi oleh keinginan bystander (kehadiran orang lain) untuk mengurangi emosional negatifnya sendiri. Orang-orang kadang menolong karena mereka berada pada suasana hati yang jelek dan ingin membuat diri sendiri meresa lebih baik.

Apa yang dimaksud dengan Model Mengurangi Afek Negatif (Negative state relief hypothesis)?

Negative-State Relief: Pemikiran bahwa orang menolong orang lain untuk mengurangi kesedihan dan stres mereka sendiri.

Salah satu jenis mood yang buruk yang jelas dapat meningkatkan rasa ingin menolong adalah rasa bersalah (Baumeister, Stillwell, & Heartherton, 1994: EstradaHollenbeck & Heatherton, 1998). Ketika seseorang melakukan sesuatu yang membuat ia merasa bersalah, menolong orang lain dapat meringankan perasaan bersalahnya.

Kesedihan juga dapat meningkatkan rasa ingin menolong, paling tidak pada beberapa kondisi tertentu (Carlson & Miller, 1987; Salovery et aI, 1991). Ketika orang sedang sedih, mereka akan termotivasi untuk melakukan aktivitas yang membuat mereka merasa lebih baik (Wegener & Petty, 1994).

Pemikiran bahwa orang menolong orang lain untuk mengurangi kesedihan dan tekanan mereka sendiri disebut dengan hipotesis negative-state relief (Cialdini, Darby, & Vincent, 1973; Cialdini & Fultz, 1990; Cialdini et at 1987). Seseorang menolong orang lain dengan tujuan untuk menolong dirinya sendiri, untuk meringankan kesedihan dan tekanan yang mereka alami.