Apa yang dimaksud dengan Misi?

Misi

Misi harus menjelaskan tujuan pokok perusahaan, khususnya apa yang diberikan bagi pelanggan dan klien

Apa yang dimaksud dengan Misi?

Pernyataan misi perusahaan adalah pernyataan singkat (umumnya satu atau dua kalimat) yang menjelaskan mengapa perusahaan ada. Misi harus menjelaskan tujuan pokok perusahaan, khususnya apa yang diberikan bagi pelanggan dan klien. Pernyataan misi juga harus memberikan informasi bagi manajemen dan karyawan mengenai tujuan secara menyeluruh yang harus dicapai. (Kaplan & Norton, 2008)

Ada beberapa karakteristik pernyataan misi yang efektif pada suatu organisasi menurut Niven (2002), antara lain:

  • Inspire change .
    Misi harus menginspirasi terjadinya perubahan dalam suatu organisasi. Misi harus mendorong perusahaan untuk maju, merangsang perubahan, dan pertumbuhan yang positif.

  • Long-term in nature .
    Misi ditetapkan untuk jangka waktu yang lama. Berbeda dengan strategi dan perencanaan yang dapat berubah-ubah, misi menjadi fondasi bagi perusahaan untuk pengambilan keputusan di masa depan.

  • Easily understood and communicated .
    Misi perusahaan harus ditulis dalam bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti semua orang. Misi yang menarik dan berkesan mendalam bagi pegawai, dikomunikasikan kepada pegawai sehingga memberikan motivasi bagi pegawai untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut Wibisono (2006) misi merupakan penetapan sasaran atau tujuan perusahaan dalam jangka pendek (biasanya 1 sampai 3 tahun). Sedangkan visi merupakan cara pandang perusahaan di masa depan. Visi biasanya disusun untuk jangka panjang (biasanya 3 sampai 10 tahun).

Definisi misi menurut Arman (2008), Misi adalah pernyataan-pernyataan yang mendefinsikan apa yang sedang/ akan dilakukan atau ingin dicapai dalam waktu (sangat) dekat atau saat ini.

Sebuah perusahaan yang memiliki misi untuk menjadi perusahaan kurir tercepat di dunia, memiliki beberapa obyektif yang harus dicapai. Biasanya obyektif yang ditetapkan bersifat customer oriented seperti (Indrajit, 2008):

  1. Memberi kepuasan pelanggan individu dengan cara melakukan pengiriman barang-barang ke seluruh dunia secara cepat dan aman.

  2. Memberikan fasilitas-fasilitas khusus kepada pelanggan korporat yang secara periodik mengirimkan barang-barangnya ke seluruh penjuru dunia.

Sedangkan contoh obyektif yang lebih bersifat internal ( back office ) adalah (Indrajit, 2008):

  1. Menjadikan seluruh kantor-kantor cabang di dunia sebagai perusahaan dengan fasilitas pelayan pelanggan terbaik.

  2. Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia perusahaan sehingga memiliki tingkat profesionalisme yang tinggi.

Misi adalah perwujudan dari visi tadi. Bila visi adalah impian, maka misi adalah wujud atau bentuk dari impian tadi. Sebagai contoh, impian suatu organisasi adalah memiliki sebuah pusat pembelajaran yang ikut membangun bangsa serta mensejahterakan banyak orang. Maka misi organisasi tersebut mungkin mewujudkan suatu lembaga pelatihan kewiraswastaan.

Dapat juga misi organisasi adalah mewujudkan suatu universitas yang khusus mendidik orang untuk menjadi manager profesional yang baik. Misi juga dapat merupakan rumusan apa yang secara nyata suatu organisasi akan lakukan untuk menghasilkan impian tadi.

Misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi bagi pihak yang berkepentingan di masa datang menurut Akdon (2007). Pernyataan misi mencerminkan tentang penjelasan produk atau pelayanan yang ditawarkan. Pernyataan misi harus:

  1. Menunjukan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh organisasi dan bidang kegiatan utama dari organisasi yang bersangkutan.
  2. Secara eksplisit mengandung apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.
  3. Mengundang partisipasi masyarakat luas terhadap perkembangan bidang utama yang digeluti organisasi.

Menurut Wibisono (2006) Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi, yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.

Pengertian misi adalah tujuan dan alasan yang memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Misi pada dasarnya hanya bukan usaha formal untuk memperjelas apa yang dikehendaki, namun misi merupakan tahapan aksi yang akan dilaksanakan dari visi yang telah ada, guna mencapai suatu tujuan.

Tahap-tahap Penyusunan Misi

Menururt Wibisono (2006) Tahap-tahap Penyusunan Misi yang umumnya dilakukan oleh perusahaan atau organisasi adalah :

  1. Melakukan proses brainstorming dengan mensejajarkan beberapa kata yang menggambarkan organisasi.
  2. Penyusunan prioritas dan pemfokusan pada kata-kata yang paling penting.
  3. Mengkombinasikan kata-kata yang telah dipilih menjadi kalimat atau paragraph yang menggambarkan misi perusahaan.
  4. Mengedit kata-kata sampai terdengar benar.

Tujuan Misi

Menurut Wibisono (2006) Tujuan dari misi adalah mengkomunikasikan kepada stakeholders, di dalam maupin di luar organisasi, tentang alasan pendirian perusahaan dan ke arah mana perusahaan akan menuju.