Apa yang dimaksud dengan Manajemen Proses Inovasi atau Innovation Process Management ?

Manajemen Proses Inovasi adalah kombinasi dari manajemen dari proses inovasi dan manajemen perubahan. Hal ini mengacu pada proses bisnis dan inovasi organisasi.

Manajemen Proses Inovasi terdiri dari serangkaian metode yang memungkinkan manajer dan pekerja untuk bekerja sama dengan kesamaan pemahaman mengenai proses dan tujuan, sehingga memungkinkan organisasi untuk menanggapi peluang eksternal atau internal dan menggunakan kreativitas untuk memperkenalkan ide-ide dan proses-proses yang baru.

Apa yang dimaksud dengan Manajemen Proses Inovasi atau Innovation Process Management ?

Manajemen proses inovasi merupakan suatu pendekatan secara sistematis untuk memelihara kemampuan kreatif karyawan dan menciptakan suasana kerja untuk mendorong ide-ide baru untuk alur kerja, metodologi, dan layanan atau produk.

Tujuan dari inovasi itu sendiri adalah untuk menciptakan ide-ide baru yang bertujuan untuk memperbaiki menjadi yang lebih baik/berguna, menghasilkan keuntungan, dan meningkatkan efisiensi. Tujuan inovasi bagi organisasi adalah untuk menemukan ide-ide baru yang berguna untuk perubahan proses bisnis/layanan. Dasar dari inovasi adalah kreatifitas, karena kreatifitas akan mewujudkan berbagai ide-ide baru yang dapat berguna untuk organisasi tersbut agar terus berinovasi.

Inovasi dapat bersifat mendorong dan menarik. Sifat mendorong didasarkan pada teknologi yang sudah ada atau yang baru diciptakan. Sedangkan sifat menarik didasarkan dimana kejadian apabila kebutuhan pelanggan tidak terpenuhi. Dengan membentuk tim multi fungsional antara insinyur dan pemasaran, kedua masalah tersebut dapat diselesaikan.

Pengembangan Inovasi Manajemen


Menurut peneliti Teknologi Informasi, ada cara-cara untuk mengembangkan Manajemen Inovasi yaitu :

  1. Strategize and plan
    Strategi yang dimaksud adalah berpegang teguh dengan kesepakatan visi yang telah dibuat untuk mencapai tujuan bisnis. Dan perencanaan bisnis yang mengintegrasikan visi.

  2. Develop Governance
    Pada proses ini merupakan proses dalam membentuk sebuah keputusan. Selain itu, proses ini juga menyangkut identifikasi, penyepakatan penanggung jawab, dan apa yang akan digunakan dalam mengambil suatu keputusan.

  3. Drive Change Management
    Memiliki system yang dapat melakukan komunikasi melalui berbagai saluran dan melakukan penilaian terkait dengan inisiatif inovasi secara terbuka dan perubahan budaya organisasi akan membantu perusahaan dalam mengoptimalkan kontribusi untuk keperluan inovasi.

  4. Execute
    Selalu terus mencari informasi atau sumber-sumber untuk mendorong terjadinya inovasi, menyelaraskan inisiatif dengan tujuan bisnis, mengutamakan inisiatif sebagai cara untuk melakukan perubahan bisnis.

  5. Measure and Improve
    Hal ini juga penting untuk mencari umpan balik dari para pemangku kepentingan dan untuk terus mempelajari inovasi praktik dan studi kasus dari organisasi lain. Dan pastikan untuk terus mendorong perbaikan melalui perubahan proses dan upgrade.

Tahapan Proses Inovasi


Studi mendefinisikan tahap-tahap umum untuk menjaga agar inovasi berjalan dengan sukses , yaitu :

  1. Idea Generation and Mobilization
    Ide-ide baru selalu muncul dalam perubahan jaman. Ide-ide tersebut akan di mobilisasikan ketika dipindahkan ke kondisi atau logika yang berbeda.

  2. Advocacy and Screening
    Advokasi dan Skrining bertujuan untuk mengevaluasi ide-ide dan memberikan keputusan untuk masa depan terkait dengan ide tersebut. Untuk membangun perusahaan yang kuat, karyawan harus memiliki banyak jalan untuk menerima advokasi, selain itu organisasi harus memahami kesulitan yang ada dan mengevaluasi ide-ide yang benar-benar inovatif, selanjutnya organisasi harus membangun evaluasi secara transparan.

  3. Experimentation
    Tahap experiment merupakan tahap tes ide atau tahap uji coba dalam suaitu inovasi yang baru dibuat. Experiment ini terkadang dapat menghasilkan ide-ide baru dikarenakan pengumpulan informasi. Dalam tahap ini, waktu sangat diperlukan seperti hal nya mengevaluasi dan perbaikan.

  4. Commercialization
    Komersialisasi bertujuan untuk menciptakan nilai pasar. Langkah penting dari komersialisasi ini adalah menentukan spesifikasi ide-ide. Spesifikasi ide ini bertujuan untuk membenarkan ide-ide dan memenuhi kebutuhan pengguna.

  5. Diffusion and Implementation
    Difusi merupakan penerimaan seluruh perusahaan dari ide inovatif. Sedangkan implementasi merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengembangkan inovasi. Difusi biasanya dibantu oleh broker pengetahuan dengan menggunakan kesadaran mereka. Dengan demikian, broker pengetahuan dapat mengimplementasikannya dengan cepat dan tepat. Hal yang penting dari difusi dan implementasi yaitu kesempatan untuk ide-ide masa depan.

Referensi

http://online.rivier.edu/5-stages-of-the-innovation-process/
http://searchcio.techtarget.com/definition/innovation-process-management-IPM
https://en.wikipedia.org/wiki/Innovation_management