Apa yang dimaksud dengan Ligamentum Periodontal?

Ligamentum periodontal merupakan jaringan pengikat yang mengisi ruangan antara permukaan gigi dengan dinding soket, mengelilingi akar gigi bagian koronal dan turut serta mendukung gingival. Ligamentum periodontal merupakan struktur jaringan penyangga gigi yang mengelilingi akar gigi dan melekatnya ke tulang alveolar. Ligamentum ini melanjutkan diri dengan jaringan ikat gingiva dan berhubungan dengan sumsum melalui kanalis vaskuler yang ada pada bone proper (Poltekkes, 2010).

Apa yang dimaksud dengan Ligamentum Periodontal ?

Ligamentum Periodontal adalah struktur jaringan ikat fibrous yang mengelilingi akar gigi dan menghubungkannya dengan tulang.

Fungsi:

  1. Physical function

    • perlekatan gigi ke tulang
    • menjaga hubungan gigi dengan gingiva
    • transmisi tekanan oklusal ke tulang alveolar
    • shock absorption
    • menjaga saraf dan pembuluh darah terhadap perlukaan akibat trauma mekanis
  2. Formative function

    Pada ligamentum periodontal terdapat sel-sel yang berperan daiam pembentukan maupun resorpsi jaringan ligamentum periodontal, sementum dan tulang alveolar. Sel-sel ektomesenkim yang tidak mengalami diferensiasi yang terletak di sekitar pembuluh darah dapat berdiferensiasi menjadi sel-sel pembentuk tulang (osteoblas), sementum (sementoblas) dan serabut jaringan ikat (fibroblas). Adapun sel-sel yang berperan dalam resorpsi tulang dan gigi berasai dari set makrofag.

  3. Nutritional and sensory function

    • ligamen periodontal kaya akan suplai pembuluh darah yang berasal dari arteri dental yang masuk meialui foramen apikal dan dari pembuluh darah dari tulang yang berdekatan. Hal ini memungkinkan suplai nutrisi ke sementum, tulang alveolar dan gingiva.

    • Inervasi ligamen periodontal memungkinkan peka terhadap sentuhan
      Lebar ligamen periodontal dipengaruhi oleh umur, lokasi dan beban yang diterima.

Ligamen periodontal lebih lebar pada gigi yang berfungsi aktif dibandingkan gigi yang tidak berfungsi.

image

Sel-sel yang terdapat pada ligamentum periodontal:

  1. Fibroblas
    Fibroblas adalah sel-sel berbentuk kumparan dengan nuklei oval dan prosesus sitoplasmik yang panjang. Biasanya sejajar dengan serabut kolagen, dengan prosesusnya terbungkus di sekitar bundel serabut. Fibroblas mensintesis kolagen dan matriks dan terlibat dalam degradasi kolagen untuk pengubahan bentuknya. Hasilnya adalah suatu pengubahan bentuk serabut utama yang konstan dan pemeliharaan suatu ligamen periodontal yang sehat.

  2. Sementoblas
    Sementoblas terletak di garis pinggir ligamen periodontal berhadapan dengan sementum. Sementoblas, dengan prosesus sitoplasmik, terlihat kuboidal bila pada suatu lapisan tunggal, atau skuamous bila lebih dari satu lapisan.

  3. Sementoklas
    Sel ini tidak ditemukan pada ligamentum periodontal normal, karena pada umumnya sementum tidak mengubah bentuk dan hanya ditemukan pada pasien dengan kondisi patologik tertentu.

  4. Osteoblas
    Osteoblas ditemukan di pinggir ligamen periodontal melapisi soket tulang. Biasanya terlihat dalam berbagai tingkat diferensiasi. Fungsi osteoblas adalah deposisi kolagen dan matriks yang ditumpuk pada permukaan tulang dimana terikat serabut Sharpey.

    Kalsifikasi osteoid menjangkar serabut-serabut Sharpey. Pengubahan bentuk tulang
    yang konstan memberikan pembaharuan ikatan ligamen periodontal pada tulang secara terus-menerus.

  5. Osteokias
    Sel ini ditemukan di pinggir tulang pada masa pengubahan bentuk tulang.

  6. Sisa sel epitel Malassez
    Sisa sel epitel Malassez adalah sisa selubung akar epitelial Hertwig. Sel-sel ini berlokasi pada sisi sementum ligamentum periodontal. Fungsinya tidak diketahui, tetapi dapat berkembang biak untuk membentuk kista pada stimuli noksius.

  7. Sel mast
    Sel-sel mast ditemukan dekat pembuluh darah, adalah sel-sel besar, bulat/oval dengan nuklei bulat yang terletak di tengah. Sitoplasmanya mempunyai banyak granula merah yang dapat mengaburkan nuklei. Granula ini mengandung heparin, koagulan darah dan histamin, yang dapat meningkatkan permeabilitas kapiler. Histamin, yang dilepaskan melalui degranulasi sel mast yang disebabkan oleh reaksi inflamasi akut, mengerutkan sel endotelial pada dinding pembuluh yang menghasilkan ruang interselular dan permeabilitas vaskular.

  8. Sel makrofag
    Sel ini dijumpai di dekat pembuluh darah. Fungsi makrofag adalah memfagositosis debris selular dan benda asing.

  9. Sel-sel endothelial

Ligamen adalah suatu ikatan yang biasanya menghubungkan dua buah tulang.

Akar gigi berhubungan dengan soketnya pada tulang alveolar melalui struktur jaringan ikat yang dapat dianggap sebagai ligament. Ligament periodontal tidak hanya menghubungkan gigi ke tulang rahang tetapi juga menopang gigi pada soketnya dan menyerap beban yang mengenai gigi. Beban selama mastikasi, menelan, dan berbicara sangat besar variasinya, juga frekuensi, durasi dan arahnya. Struktur ligament biasanya menyerap beban tersebut secara efektif dan meneruskannya ke tulang pendukung.

Ligamen periodontal adalah suatu jaringan ikat yang melekatkan gigi ke tulang alveolar. Ligamen ini berhubungan dengan jaringan ikat gingiva melalui saluran vaskuler di dalam tulang. Pada foramen apikal, ligament periodontal menyatu dengan pulpa. Ligamen periodontal seperti semua jaringan ikat lain, mengandung sel, serat-serat dan subtansi dasar. Serat ligament periodontal ada yang berbentuk krista alveolar, horizontal, oblik dan apikal.

sumber : https://glimlachbali.wordpress.com/2010/04/13/ligamen-periodontal/