Apa yang dimaksud dengan Kepercayaan atau trust?

Kepercayaan

Kepercayaan adalah pada saat seseorang mengharapkan hasil yang positif dari seorang patner yang mempunyai integritas dan dapat diharapkan secara menyakinkan

Kepercayaan merupakan keyakinan suatu kelompok atau individu dalam reliabilitas dan integritas dari seorang patner atau pasangannya (Arnould, Price & Zinkhan, 2004). Moorman, Zaltman & Deshpande (1992) mendefinisikan kepercayaan sebagai kebersediaan untuk mengandalkan sesuatu pada sebuah patner dimana seseorang berkeyakinan. Pendapat lain yang dikemukakan oleh Schurr & Ozane (1985) mendefinisikan kepercayaan sebagai sebuah keyakinan bahwa janji dari seorang patner dapat diandalkan dan sebuah kelompok akan memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam sebuah hubungan.

Beberapa peneliti mengatakan bahwa kepercayaan adalah tingkat keyakinan yang dipersepsikan pada reliabilitas dan kejujuran dari pasangan-pasangannya (Crosby, Evans & Cowles, 1990). Sementara menurut Garbarino & Johnson (1999), kepercayaan telah diperlakukan sebagai dasar yang baik dalam membangun hubungan yang stabil.

Pada kesempatan lain, Morgan & Hunt (1994) mengatakan bahwa kepercayaan kepada seorang patner yang merupakan hasil dari keyakinan bahwa kelompok tersebut reliable dan mempunyai tingkat integritas yang tinggi, yang dapat diasosiasikan dengan hal-hal sebagai berikut:

  • Konsistensi.

  • Kompetensi.

  • Kejujuran.

  • Keadilan.

  • Tanggung jawab.

  • Kebersediaan untuk membantu.

  • Kebaikan hati.

Jadi kepercayaan adalah pada saat seorang patner yang memiliki reliabilitas dan integritas dapat diandalkan dan diharapkan untuk memenuhi kewajiban- kewajiban dalam sebuah hubungan yang stabil.

Variabel-variabel yang Mempengaruhi Kepercayaan


Morgan & Hunt (1994) berpendapat bahwa variabel-variabel yang mempengaruhi kepercayaan adalah sebagai berikut:

  • Nilai-nilai yang terbagi ( shared values ).
    Shared values didefinisikan di dalam pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan persepsi-persepsi dari individu bahwa mereka membagi nilai-nilai yang sama dengan partner.

  • Komunikasi ( communication ).
    Komunikasi mempunyai tiga subconstructs. Subconstructs tersebut yaitu: frekuensi, relevansi dan timeliness sebuah komunikasi antar pasangan.

  • Perilaku oportunistik ( opportunistic behavior ).
    Perlu diketahui bahwa perilaku oportunistik mempengaruhi kepercayaan secara negatif. Hal ini menunjukkan bahwa ada persepsi-persepsi dari individu bahwa partnernya telah mengambil keuntungan dari mereka di masa yang lampau.

Keuntungan dari Terbentuknya Kepercayaan


Di dalam sebuah partnership, kepercayaan adalah sebuah variabel mediasi. Kepercayaan dapat meningkatkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut (Morgan & Hunt, 1994):

  • Meningkatkan kerjasama/ cooperation .

  • Meningkatkan terjadinya a cquiescence .

  • Meningkatnya functionality dari conflict .

  • Menurunkan keinginan untuk pergi/ prospensity to leave .

  • Menurunkan ketidakpastian/ uncertainty .