Apa yang dimaksud dengan Kemandirian Sosial ?

modal_sosial

(Bima Satria) #1

Kemandirian sosial

Kemandirian sosial merupakan kemampuan untuk mengadakan interaksi dengan orang lain dan tidak bergantung pada aksi orang lain.

Apa yang dimaksud dengan Kemandirian Sosial ?


(Johan Kusuma Wijaya) #2

Esensi kemandirian dalam masyarakat adalah potensi untuk memperoleh keuntungan dalam perlakuan khusus yang diterapkan dalam berbagai pola yang terinstitusi dalam masyarakat lokal. Keadaan inilah yang telah membuka tempat selebar-lebarnya bagi seluruh masyarakat dalam mengaktualisasikan kemandirian masing-masing individu. Dengan kata lain dalam masyarakat dewasa ini, kemandirian masyarakat menjadikan perputaran sumber daya ekonomi berlangsung dinamis pada suatu tataran kehidupan bermasyarakat. Sehingga tidaklah berlebihan jika masyarakat bertumpu pada kekuatan potensi masyarakat yang dikelola secara mandiri sebagai kunci pembuka bagi penyelesaian masalah sekaligus sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat (Collete Dowling: 1981).

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, mandiri diartikan sebagai “keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain” (Pusat Bahasa Departemen Pendididkan Nasional, 2002). Dengan demikian, kemandirian dapat dipahami sebagai hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Kemandirian dapat dilakukan oleh setiap orang manakala mereka tidak lagi bergantung pada orang lain ketika potensi diri mereka memungkinkan melakukan sesuatu hal dengan kemampuannya sendiri.

Mewujudkan kemandirian memang bukanlah hal mudah. Segala keterbatasan yang dimiliki setiap orang menjadikan kita bergantung pada orang lain yang seringkali dengan tangan terbuka memberikan bantuan. Sikap saling bergantung telah menjadi hal wajar bagi sebagian besar masyarakat. Kesadaran untuk saling berbagi menjadikan orang disekeliling kita menjadi jaminan atas kelangsungan hidup seseorang dalam kelompok masyarakat. Dengan demikian, dapat ditekankan bahwa kemandirian merupakan strategi bertahan hidup melalui optimalisasi secara mandiri yang bersifat sukarela.

Kemandirian yang dimaksud disini tentulah bukan semata kemandirian dalam diri sendiri, namun juga dalam kelompok atau masyarakat. Kemandirian masyarakat atau kemandirian lokal bertumpu pada semua sumber daya yang ada di suatu lokasi yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan mereka yang berada dilokasi tersebut dengan sumber daya manusia sebagai sumber daya yang pertama dan utama.

Tiga catatan penting tentang definisi kemandirian lokal adalah “orang per orang harus tampil mandiri di dalam kelompoknya, perbedaan potensi masing- masing individu menghasilkan dan mengembangkan keunggulannya masing-masing untuk kelompok, dan solidaritas antar subyek yang menjauhkan kemungkinan disintegrasi” (Koirudin, 2005).

Menerapkan kemandirian bukan hanya mendatangkan manfaat bagi pelakunya seorang, namun juga berdampak positif bagi lingkungan sosial. Berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mandiri menjadikan beban kelompok masyarakat berkurang. Memang tidak mungkin jika segala sesuatu dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Namun, terhadap hal-hal yang masih adanya peluang untuk dilakukannya secara mandiri, alangkah lebih baik tidak terburu-buru bergantung pada orang lain. Oleh karenanya, kemandirian merupakan salah satu bagian dari kekuatan sosial dimana keberadaannya dapat menumbuhkan manfaat positif bagi segena pihak yang bersangkutan.