Apa yang dimaksud dengan Kecerdasan Spritual ?

kecerdasan_spiritual

(Arisha Yonna Tanu) #1

Kecerdasan spiritual

Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri kita yang berhubungan dengan kearifan di luar ego atau jiwa sadar. Hal utama dalam kecerdasan spiritual adalah pengenalan akan kesejatian diri manusia. Kecerdasan spiritual bukan sebuah ajaran teologis, walaupun kecerdasan ini secara tidak langsung berkaitan dengan agama.

Apa yang dimaksud dengan Kecerdasan Spritual ?


(Delbar Neysha Arsyakayla) #2

Orang yang pertama kali mengeluarkan ide tentang konsep kecerdasan spiritual adalah Danah Zohar dan Ian Marshall. Mereka mendefinisikan kecerdasan spiritual sebagai kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai. Kecerdasan yang memberi makna, yang melakukan kontektualisasi, dan bersifat transformatif.

Mereka mengatakan kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya. Dan kecerdasan itu untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain.

Danah Zohar juga mengatakan bahwa kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam individu yang berhubungan dengan kearifan di luar ego, atau jiwa sadar. Inilah kecerdasan yang manusia gunakan hanya untuk mengetahui nilai-nilai yang ada, melainkan juga untuk secara kreatif menemukan nilai-nilai baru.

Sementara menurut Kalil Khawari, kecerdasan spiritual merupakan fakultas dari dimensi nonmaterial kita-ruh manusia. Inilah intan yang belum terasah yang kita semua memilikinya. Kita semua harus mengenalinya seperti apa adanya, menggosoknya sehingga berkilap dengan tekat yang besar dan menggunakannya untuk memperoleh kebahagiaan abadi. Seperti dua bentuk kecerdasan lainnya (intelektual dan emosi), kecerdasan spiritual dapat ditingkatkan dan diturunkan. Akan tetapi, kemampuannya untuk ditingkatkan tampaknya tidak terbatas.

Dengan nada yang sama Muhammad Zuhri memberikan definisi, kecerdasan spiritual adalah kecerdasan manusia yang digunakan untuk berhubungan dengan Tuhan. Potensi kecerdasan spiritual setiap orang sangat besar dan tidak dibatasi oleh faktor keturunan. Lingkungan atau materi lainnya.

Kecerdasan spiritual

Kecerdasan spiritual dapat menempatkan tindakan-tindakan kearah yang lebih bermakna. Kecerdasan spiritual sebagai dasar untuk mendorong berfungsinya IQ dan EQ, jadi keberhasilan daripada IQ dan SQ seseorang ditentukan oleh kecerdasan spiritual (SQ). hasil penelitian para psikolog USA menyimpulkan bahwa kesuksesan dan keberhasilan seseorang didalam menjalani kehidupan sangat didukung oleh kecerdasan emosional (EQ-80%), sedangkan peran dari kecerdasan intelektual (IQ) hanya 20% saja. dimana ternyata pusatnya IQ dan EQ adalah kecerdasan spiritual (SQ) sehingga diyakini bahwa SQ yang menentukan kesuksesan dan keberhasilan seseorang, dalam hal ini IQ dan EQ akan berfungsi secara baik dan efektif jika dikendalikan oleh SQ.

Kecerdasan spiritual itu mengarahkan manusia pada pencarian hakikat kemanusiannya. Hakikat manusia dapat ditemukan dalam perjumpaan atau saat berkomunikasi antara manusia dengan Tuhannya. Oleh karena itu, ada yang berpandangan bahwa kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan manusia yang digunakan untuk berhubungan dengan Tuhan. Asumsinya adalah jika seseorang hubungan dengan Tuhannya baik, maka bisa dipastikan hubungan dengan sesama manusiapun akan baik pula.

Kecerdasan spiritual (SQ) itu menurut penelitian-penelitian di bidang neurology, punya tempat yang khusus dalam otak. Ada bagian dari otak kita yang memiliki kemampuan untuk mengalami pengalaman- pengalaman spiritual, misalnya untuk memahami Tuhan, memahami sifat-sifat Tuhan. Maksudnya adalah menyadari kehadiran Tuhan di sekitar kita dan untuk memberi makna dalam kehidupan.

Orang yang cerdas secara spiritual diantaranya bisa dilihat ciri-cirinya antara lain yaitu, bisa memberi makna dalam kehidupannya, senang berbuat baik, senang menolong orang lain, telah menemukan tujuan hidupnya, dia merasa memikul misi yang mulia, dia merasa dilihat oleh Tuhannya.

Sebaliknya orang yang bermasalah dengan kecerdasan spritualnya akan bermasalah juga dengan moralitasnya, untuk itu diperlukan suatu bimbingan yang nantinya akan mengarahkan kepada moralitas yang baik sehingga tercipta akhlak dan tingkah laku yang baik pula.

Aspek-aspek Kecerdasan Spiritual (SQ)

Menurut Profesor Khalil A. Khavari, ada beberapa aspek yang menjadi dasar kecerdasan spiritual :

  • Sudut pandang spiritual-keagamaan, artinya semakin harmonis relasi spiritual-keagamaan kita kehadirat Tuhan, ‚Äúsemakin tinggi pula tingkat dan kualitas kecerdasan spiritual kita.

  • Sudut pandang relasi sosial-keagamaan, artinya kecerdasan spiritual harus direfleksikan pada sikap-sikap sosial yang menekankan segi kebersamaan dan kesejahteraan sosial.

  • Sudut pandang etika sosial. Semakin beradab etika sosial manusia semakin berkualitas kecerdasan spiritualnya.

Referensi :