Apa yang Dimaksud dengan Karangan dalam Ilmu Bahasa?


Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti sering mendengar istilah “karangan”.

Apa yang dimaksud dengan karangan?

Karangan adalah penjabaran suatu gagasan secara resmi dan teratur tentang suatu topik atau pokok bahasan. Setiap karangan yang ideal pada prinsipnya merupakan uraian yang lebih tinggi atau lebih luas dari alinea (Finoza, 2009:234). Ahmadi (1989: 9) mengatakan bahwa pada umumnya karangan dipandang sebagai suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif antara penulis dan pembaca berdasarkan teks yang telah dihasilkan.

Makna tidak semata-mata diberikan oleh penulis kepada pembaca. Penulis tidak diasumsikan pasti dapat mengomunikasikan secara langsung segala makna yang diinginkannya melalui bahasa yang dihasilkannya kepada pembaca.

Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa karangan adalah hasil karya tulisan seseorang yang berupa karya tulis yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan, pikiran, dan, pendapat kemudian menyampaikanya kepada pembaca untuk dipahami. Suatu karangan yang tersusun sempurna dan baik, betapapun panjang atau pendeknya selalu mengandung tiga bagian utama dan setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda (Suyanto, 2011:65). Adapun bagian dalam karangan adalah sebagai berikut:

Bagian Pendahuluan

Bagian pendahuluan adalah salah satu atau kombinasi dari fungsi untuk (a) menarik minat pembaca, (b) mengarahkan perhatian pembaca, © menjelaskan secara singkat ide pokok atau tema karangan, dan (d) menjelaskan kapan dan dibagian mana suatu hal akan diperbincangkan.

Bagian Isi

Bagian isi sebagai jembatan yang menghubungkan antara bagan pendahuluan dan bagian penutup. Bagian isi merupakan bagian penjelasan terperinci terhadap apa yang diutarakan pada pendahuluan.

Bagian Penutup

Bagian penutup adalah salah satu kombinasi dari fungsi untuk (a) memberikan kesimpulan, (b) penekanan bagian-bagian tertentu, © klimaks, (d) melengkapi, serta (e) merangsang pembaca untuk mengerjakan sesuatu tentang apa yang sudah dijelaskan atau diceritakan.

Referensi

http://digilib.unila.ac.id/5859/14/BAB%20II.pdf

Pada umumnya, karangan dipandang sebagai suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif antara penulis dan pembaca berdasarkan teks yang telah dihasilkan (Ahmadi, 1988). Begitu juga istilah karangan (komposisi) yang dikemukakan Ahmadi (1990) bahwa karangan diartikan sebagai rangkaian kata-kata atau kalimat. Selain itu, karangan menurut Gie (1995) memiliki pengertian hasil perwujudan gagasan seseorang dalam bahasa tulis yang dapat dibaca dan dimengerti oleh pembaca.

Sirait, dkk (1995 memberi batasan pengertian karangan yaitu setiap tulisan yang diorganisasikan yang mengandung isi dan ditulis untuk suatu tujuan tertentu biasanya berupa tugas di kelas. Widyamartaya (1990) mengatakan bahwa mengarang dapat dipahami sebagai keseluruhan rangkaian kegiatan seseorang dalam mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami dengan tepat seperti yang dimaksud oleh pengarang.

Karangan merupakan suatu proses menyusun, mencatat, dan mengkomunikasikan makna dalam tataran ganda, bersifat interaktif dan diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan suatu sistem tanda konvensional yang dapat dilihat. Karangan terdiri dari paragraf-paragraf yang mencerminkan kesatuan makna yang utuh.

Menurut Keraf (1994) karangan adalah bahasa tulis yang merupakan rangkaian kata demi kata sehingga menjadi sebuah kalimat, paragraf, dan akhirnya menjadi sebuah wacana yang dibaca dan dipahami.

Menurut Enre (1998) karangan yang baik adalah karangan yang bermakna jelas, bulat dan utuh, ekonomis dan memenuhi kaidah-kaidah gramatikal. Akhidiah, dkk (1993) menjelaskan karangan yang baik memiliki beberapa ciri, diantaranya : bermakna jelas, merupakan kesatuan yang bulat, singkat dan padat, memiliki kaidah kebahasaan dan komunikatif. Selain itu,

Darmadi (1996) mengungkapkan bahwa beberapa ciri karangan yang baik adalah : signifikan, jelas, memiliki kesatuan dan mengorganisasikan yang baik ekonomis, mempunyai pengembangan yang memadai, menggunakan bahasa yang dapat diterima dan mempunyai kekuatan.