© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Hindsight bias?

Hindsight bias

Hindsight bias merupakan penyimpangan dalam judgment, di mana indivdiu menilai bahwa sebenarnya apa yang sudah terjadi dapat diperkirakan sebelumnya, sekalipun pada kenyataannya tidak tersedia informasi yang memadai untuk membuat perkiraan di waktu itu.

Istilah hindsight menggambarkan suatu fenomena yang mana individual acapkali menjadi bijaksana hanya setelah mengetahui munculan (Blank, Musch, & Pohl, 2007). Fischhoff (1975), menyatakan:

Hindsight and foresight differ formally in the information available to the observer. The hindsightful judge possesses outcome knowledge, that is, he knows how things turned out. The foresightful judge does not. Although foresight usually implies looking at the future, in the absence of outcome knowledge, past and future events can be equally inscrutable.

Menurut pengertian tersebut bias hindsight dapat dipahami dari dua perspektif, yaitu perspektif evaluator dan perspektif pengambil keputusan. Evaluator memiliki informasi munculan karena berada pada posisi setelah kejadian, sementara pengambil keputusan tidak mengetahui informasi munculan karena berada pada posisi masa lalu.

Dengan demikian, bias hindsight dalam arti yang luas adalah ketidakmampuan in foresight untuk melihat bagaimana sesuatu akan terjadi di masa depan dan ketidakmampuan in hindsight untuk melihat bagaimana sesuatu terjadi di masa lampau (Kamin & Rachlinski, 1995). Secara operasional bias hindsight adalah perbedaan antara probabilitas subjektif estimasi terjadinya munculan tertentu antara orang yang mengetahui munculan dan orang yang tidak mengetahui munculan (Christensen­Szalanski & Willham, 1991; Lowe & Reckers, 2000; Schkade & Kilbourne, 1991).