Apa yang Dimaksud dengan "General Adaptation Syndrome"?

General Adaptation Syndrome adalah deskripsi respons terhadap stres kronis dalam tiga tahap: alarm, resistensi, dan kelelahan. Pada tahap pertama respons terhadap stres, tubuh pertama-tama mengalami syok, di mana suhu tubuh, tekanan darah, kadar air jaringan, dan tonus otot turun, dan kemudian ke dalam gairah atau guncangan di mana ada gairah sistem saraf simpatis ke posisi flight-or-fight. Tahap kedua menjadi terbiasa secara subyektif dengan tekanan darah tinggi dan kadar hormon serta penurunan fungsi pencernaan dan kekebalan yang merupakan karakteristik dari gairah simpatis. Perubahan ini dapat menyebabkan kerusakan organ jika gairah terus berlanjut. Pada tahap kelelahan terjadi gangguan fungsi yang ditandai dengan gangguan tidur, gelisah, lekas marah, cemas, menangis tersengal-sengal, depresi, kehilangan konsentrasi, mudah kaget, koordinasi terganggu, dan tremor. Kemungkinan penyakit meningkat secara signifikan setelah stres berkepanjangan.

Sumber : David Matsumoto, The Cambridge Dictionary of Psychology