Apa yang dimaksud dengan etnomusikologi?

Apa yang dimaksud dengan etnomusikologi ?

Pada awalnya etnomusikologi memiliki pengertian sebagai gabungan dari dua bidang ilmu yang telah mapan yaitu antropologi dan musikologi. Di sudut lainnya etnomusikologi disebut juga sebagai ilmu musikologi komparatif. Situasi ini ternyata menggugah kesadaran para peneliti terutama bidang ilmu antropologi. Etnomusikologi memiliki dua sisi pendekatan yaitu secara antropologis dan musikologis.

Apa yang dimaksud dengan etnomusikologi ?

1 Like

Nettl (1956) menuliskan etnomusikologi sebagai berikut:

“Ethnomusicology as the science that deals with the music of peoples outside of Western civilization”

Semula etnomusikologi disebut Comparative Musikology, karena mempelajari musik dari masyarakat di luar kebudayaannya sendiri (Eropa), sehingga musik di luar Eropa tersebut dapat dijadikan sebagai perbandingan. Dalam kenyataannya sering basil kajiannya tidak selalu memperbandingkan antara budaya musik Barat dengan budaya musik di luar Barat. Untuk itu maka Jaap Kunst (1959) memunculkan istilah ethnomusicology yang dipakai hingga sekarang.

Sedangkan Allan P.Merriam (1960) mendefinisikan: "…ethno-rnusikologi as the study of music in culture".

Dari berbagai definisi etnomusikologi yang telah diuraikan tersebut dapat disimpulkan bahwa etnomusikologi adalah lahan kajian studi tentang musik milik kebudayan suku (etnis) tertentu baik dari aspek phisik atau materi musiknya itu sendiri maupun konteks budaya masyarakat yang merniliki musik tersebut.

Dari definisi-definisi yang telah dikemukakan tampak bahwa kajian studi etnomusikologi mempelaiari aspek phisik musik dan konteks sosial budaya masyarakat tertentu (etnis, suku) yang memiliki musik itu. Dari titik tolak ini rlial:a ada dua permasalahan kajian utama dalam etnomusikologi yaitu: pertama tentang kajian musik dilihat dari aspek phisik, body musiknya sebagaimana yang didefinisikan Mantle Hood, yaitu lahan penelitian dari aspek phisik musik etnis itu sendiri dan yang kedua adalah aspek sosial budaya, yaitu studi musik dalam kebudayaan.

  1. Aspek Phisik Musik
    Aspek phisik musik yang dimaksudkan adalah mempelajari, mendalilli, mengkaji serta meneliti dari sisi materi musiknya itu sendiri. Dari mulai mempelajari hal-ikhwal tentang instrumen musiknya, suara-suara musik yang dihasilkan, unsur-unsur musiknya hingga pada komposisinya.

    Dari sisi aspek musik itu sendiri, kita dapat mengkaji tentang hal-hal yang merupakan sifat-sifat dasar dan proses-proses terjadinya musik secara teknik. Dalam hal ini kita dapat mengkaji dan mendeskripsikan tentang ciriciri yang mendasari musik yang sedang dikaji yang dapat meliputi: nada, wilayah melodi, Qaris melodi (contour), interval, ornamentasi, tempo, rythm, tangga nada dan koleksi model nyanyian. Kita juga dapat mengkaji tentang instrumen musik yang digunakan, cara mengklasifikasikan instrumen musik menjadi klasifikasi ideofon, membranofon, aerophon, chordofon, teknik pembuatan instrument musik, teknik permainan, komposisi atau analisa tentang struktur (structure) musik: serta gayanya (style).

  2. Kontek Sosial Budaya
    Musik itu sendiri tidak dapat dilepaskan dari masyarakat pencintanya, masyarakat yang berhubungan dengan musik tersebut, demikian juga proses terjadinya kehidupan bermusik tidak lepas dari lingkungan masyarakatnya. Mereka menciptakan musiknya sendiri yang dapat merupakan bahasa untuk mengekspresikan keinginan-keinginan, pengungkapan kondisi sosial dalam masyarakatnya atau musik sebagai sarana ungkapan ritual mereka. Pada butir ini maka kita akan melihat musik dalarn konteks tingkah laku manusia.

Etnomusikologi di Indonesia seperti yang dikatakan oleh Suka Hardjana adalah ilmu yang masih termasuk baru di Indonesia (Kompas,27 Januari 1991). Sebagai hal baru maknanya masih kabur, apa yang menjadi pusat kajiannya serta tujuan dan sasaran obyek ilmu tersebut masih dalam proses pemantapan (Parto, 1996).

Referensi

Pradoko, AMS. 2007. Diktat Perkuliahan Etnomusikologi. Jurusan Pendidikan Sendratasik Fakultas Bahasan dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta.