Apa yang dimaksud dengan Ekonomi pertanian?

image
Ekonomi pertanian merupakan salah satu yang dibahas dalam ilmu ekonomi.

2 Likes

Ekonomi pertanian adalah bagian ilmu ekonomi umum yang mempelajari fenomena-fenomena serta persoalan-persoalan yang berhubungan dengan pertanian baik mikro maupun makro. Sumberdaya ekonomi pertanian meliputi lahan pertanian, rumah tangga pertanian, dan pendapatan petani. Ekonomi pertanian merupakan satu-satunya cabang ilmu ekonomi yang terkait dengan pemanfaatan lahan.

Referensi

http://tatiek.lecture.ub.ac.id/ilmu-amaliah/pengantar-ilmu-ekonomi-pertanian/

Ilmu ekonomi pertanian termasuk dalam kelompok ilmu-ilmu kemasyarakatan (Social science), yaitu ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya, serta hubungan-hubungan antarmanusia. Perilaku yagn dipelajari tidak hanya mengenai perilaku manusia secara sempit tetapi juga mencakup persoalanekonomi lainnya, baik yang langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan produksi, pemasaran, dan konsumsi petani atau kelompok-kelompok petani. Hal tersebut berarti bahwa analisis ekonomi perusahaan pengolahan hasil pertanian, perdagangan internasional hasil pertanian, kebijakan pertanian, serta hukum dan hak pertanahan termasuk dalam bidang-bidang yang dipelajari pada ilmu ekonomi pertanian.

Ilmu ekonomi pertanian adalah bagian dari ilmu ekonomi umum yang mempelajari fenomena-fenomena dan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan pertanian, baik mikro maupun makro. Dengan kata lain, ilmu ekonomi pertanian adaah ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya manusia, baik yang langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan produksi, pemasaran, dan konsumsi hasil pertanian. Pertanian adalah proses produksi yang didsarkan atas pertumbuhan tanaman dan hewan. Pertanian merupakan industri primer yang mencakup pengorganisasian sumber daya tanah, air, dan mineral, serta modal dalam berbagai bentuk, pengelolaan dari tenaga kerja untuk memproduksi dan memasarkan berbagai barang yang diperlukan oleh manusia.

Ilmu ekonomi pertanian di Indonesia berkembang dalam 2 segi pandangan, yaitu sebagai berikut :

  1. Salah satu bagian atau cabang ilmu pertanian merupakan bagian atau aspek-aspek sosial ekonomi dari persoalan-persoalan yang dipelajari oleh ilmu pertanian. Ilmu ekonomi pertanian yanga demikian pada awalnya dipelajari dan diberikan kepada mahasiswa-mahasiswa fakultas pertanian. Dalam perkembangannya, bagian ini telah bercabang menjadi dua, yaitu a) Ilmu ekonomi pertanian dengan cabangnya mencakup tata niaga, ilmu ekonomi produksi pertanian, dan lain-lain, serta b) Ilmu sosiologi pedesaan. Aspek-aspek sosial-ekonomi dari perilaku petani menjadi pusat perhatian para mahasiswa yang ingin menekuni bidang ini.

  2. Bagi mahasiswa fakultas ekonomi, ilmu ekonomi pertanian merupakan ilmu ekonomi yang diterapkan pada bidang pertanian. Hal ini memiliki ciri dan tekanan yang agak berbeda dengan ilmu ekonomi pertanian pada pandanan yang pertama. Dengan dasar-dasar teori ekonomi mikro, ekonomi makro, tata buku, statistik, dan lain-lain, para mahasiswa mempelajari penerapan segala teori-teori ekonomi dan perusahaan tersebut pada persoalan-persoalan pertanian, hubungan-hubungan ekonominya satu sama lain, dan implikasinya bagi perekonomian nasional.

Berdasarkan asal-usul, perkembangan, dan manfaat penerapannya maka ilmu ekonomi pertanian, khususnya di Indoneisa, mengambl manfaat kedua sudut pandang yang timbul dalam bidang pertanian, pembangunan pertanian, dan pembangunan ekonomi Indonesia pada umumnya.

Ilmu ekonomi pertanian mencakup analisis ekonomi dari proses produksi, hubungan-hubungan sosial dalam produksi pertanian, serta hubungan antara faktor-faktor produksi, hubungan antara faktor dan hasil produksi, dan hubungan antara beberapa hasil produksi dalam satu proses produksi, yang semuanya itu termasuk dalam wilayah telaah ekonomi mikro. Selain itu, ilmu ekonomi pertanian juga mempelajari analisis, interpretasi, dan hubungan persoalan-persoalan ekonomi makro.

Referensi

Hanafie, Rita. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta : PENERBIT ANDI.