Apa yang dimaksud dengan Efisiensi Alokatif atau Allocative Efficiency?

Efisiensi Alokatif (allocative efficiency) adalah tindakan untuk memuaskan sejauh mungkin permintaan pelanggan atas barang dan jasa dengan menetapkan harga pada harga yang mendekati biaya produksi sambil tetap memberikan keuntungan kepada produsen. Jika suatu pasar efisien secara alokatif, ia menghasilkan jumlah barang yang tepat dengan harga yang tepat untuk pelanggan yang tepat.

Referensi

John Black - A Dictionary of Economics-Oxford University Press (1997)

Apa itu Efisiensi Alokatif?

Efisiensi Alokatif adalah situasi dimana sumber daya dialokasikan untuk proses produksi dan keluaran dari proses tersebut kepada konsumen atau klien untuk memaksimalkan keuntungan bersih bagi produsen. Singkatnya, efisiensi alokatif adalah efisiensi yang terjadi ketika permintaan konsumen sepenuhnya dipenuhi oleh penawaran.

Efisiensi alokatif terjadi baik dari sisi produsen maupun dari sisi konsumen. Ini adalah saat permintaan dipenuhi sepenuhnya, dan produksi dioptimalkan sampai biaya marjinal sama dengan pendapatan marjinal. Dalam ilmu ekonomi, efisiensi alokatif terjadi pada titik di mana penawaran dan permintaan saling berhubungan. Ini juga dikenal sebagai kesetimbangan atau equilibrium.

Efisiensi Alokatif dari Sisi Produsen

Pada perspektif produsen, pasar efisien secara alokatif apabila produsen terus memproduksi lebih banyak sampai titik di mana biaya marjinal sama dengan harga. Dengan kata lain tidak menghasilkan keuntungan. Apabila titik tersebut sudah tercapai, maka biaya untuk membuat barang tambahan sama dengan harga jual barang itu.

image

Hal tersebut ditunjukkan pada grafik diatas. Perusahan akan terus berproduksi hingga kurva penawaran dan permintaan berpotongan. Dalam pasar yang efisien secara alokatif, di sinilah biaya marjinal sama dengan utilitas marjinal. Ini juga dikenal sebagai titik ekuilibrium. Jika produsen memproduksi dalam jumlah yang lebih rendah, akan terjadi kelebihan permintaan yang artinya tidak efisien secara alokasi dari sisi konsumen.

Efisiensi Alokatif dari Sisi Konsumen

Dari perspektif konsumen, pasar akan mengalami efisiensi alokatif apabila harga mencerminkan harga maksimum yang bersedia konsumen bayarkan. Dengan kata lain, efisiensi alokatif adalah dimana kepuasan konsumen dimaksimalkan dalam kaitannya dengan biaya.

Misalnya, konsumen mungkin bersedia membelanjakan maksimal Rp20.000 untuk membeli roti. Ini adalah harga yang memaksimalkan utilitas konsumen, tetapi juga harga yang dibayarkan kepada produsen. Seiring kenaikan harga, tingkat utilitas atau kepuasan menurun. Hanya sedikit konsumen yang akan membeli roti jika mereka harus membayar Rp50.000 untuk itu. Jadi efisiensi alokatif terjadi ketika konsumen memaksimalkan utilitas mereka sesuai dengan harga yang mereka bayar.

Agar pasar efisien secara alokatif, pasar harus memenuhi dua kriteria.Pertama dari sisi produsen. Produsen harus memasok pasar sampai tidak lagi menguntungkan untuk memproduksi barang lain. Namun, ini juga harus sesuai dengan faktor kedu yaitu harga yang memaksimalkan utilitas marjinal. Sesuai dengan grafik yang sudah ditunjukkan sebelumnya.

Efisiensi Alokatif vs Efisiensi Produksi

Efisiensi produktif terjadi ketika bisnis berfokus pada produksi barang dengan biaya serendah mungkin. Sebaliknya, efisiensi alokatif terlihat untuk mengoptimalkan bagaimana barang didistribusikan.

Misalnya, Perusahaan A menghasilkan 10 juta unit Produk X seharga Rp20.000. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki efisiensi yang produktif. Namun, bukan berarti memiliki efisiensi alokatif. Misalnya, tidak ada yang menginginkan Produk X tersebut di pasar. Artinya ini sangat tidak efisien. Perusahaan tidak akan mendapatkan keuntungan meskipun biaya produksi rendah apabila tidak ada permintaan dari konsumen.

Efisiensi Alokatif dalam Persaingan Sempurna

Efisiensi alokatif yang benar hanya bisa ada di bawah persaingan sempurna. Ini karena perusahaan persaingan sempurna adalah pemaksimal keuntungan. Mereka harus beroperasi di bawah persaingan yang kuat yang membawa pendapatan marjinal sejalan dengan biaya marjinal.

Ini menciptakan lingkungan yang memaksimalkan utilitas konsumen.Tetapi seperti yang kita ketahui pada umumnya, tidak ada pasar yang benar-benar merupakan pasar persaingan sempurna.

Referensi

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780123756787002029
https://boycewire.com/what-is-allocative-efficiency/

1 Like