Apa yang dimaksud dengan Database Administrator ?

Administrator basis data adalah orang yang bertanggungjawab terhadap keseluruhan basis data yang ada di dalam sebuah organisasi, mulai dari merancang, mengimplementasikan, merawat hingga memperbaiki kesalahan yang ad didalam basis data.

Apa yang dimaksud dengan Administrator basis data atau Database Administrator ?

Database administrator (DBA) merupakan seseorang yang bertanggungjawab atas kinerja, integritas dan keamanan database. Mereka juga akan terlibat dalam perencanaan dan pengembangan database, serta pemecahan masalah apapun atas nama pengguna.

Seorang database administrator harus memahami tidak hanya sisi teknis untuk menciptakan, mengelola, dan memelihara database, tetapi juga tujuan organisasi belakang fungsi masing-masing database. Setelah itu, administrator database memastikan bahwa informasi infrastruktur beroperasi secara efisien dan memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari mereka - seperti mengelola laporan keuangan atau mencari informasi kontak klien. Selain itu, seorang database administrator bertugas memastikan bahwa sebuah database memiliki kualitas sebagai berikut:

  1. Data yang ada harus konsisten pada database
  2. Data dapat terdefinisikan secara jelas
  3. Pengguna dapat mengakses data secara bersamaan, sesuai dengan kebutuhan mereka
  4. Ada pengamanan data dan dapat mem-back up data yang hilang dalam keadaan darurat

Peran DBA bervariasi tergantung pada jenis database, proses yang mereka kelola dan kemampuan sistem manajemen database (DBMS) yang digunakan.

Tanggungjawab (Responsibilities)


  • Memberikan kebutuhan pengguna dan melakukan pemantauan akses pengguna serta keamanan
  • Memantau kinerja dan mengelola parameter untuk memberikan tanggapan yang cepat kepada pengguna
  • Memetakan desain konseptual untuk database yang direncanakan
  • Menyempurnakan desain fisik untuk memenuhi persyaratan sistem penyimpanan;
    menginstal dan menguji versi baru dari DBMS
  • Menyempurnakan logic design sehingga dapat diterjemahkan ke dalam model data yang spesifik
  • Menginstal dan menguji DBMS versi baru
  • Mempertahankan standar data, termasuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data
  • Menulis dokumentasi database, termasuk data standar, prosedur dan definisi untuk kamus data (metadata)
  • Mengontrol hak akses dan hak-hak istimewa
  • Mengembangkan, mengelola, dan pengujian back-up dan rencana pemulihan (Recovery plans)
  • Memastikan bahwa penyimpanan dan pengarsipan prosedur data berfungsi dengan benar
  • Mengadakan kerja sama dengan manajer IT, programmer database, dan programmer multimedia
  • Berkomunikasi secara teratur dengan teknisi dan staf operasional untuk memastikan integritas dan keamanan database
  • Menginstal aplikasi baru dan menyesuaikan aplikasi yang ada untuk membuat pengguna merasa cocok dengan tujuan mereka masing-ng
  • Memodifikasi struktur database, diperlukan, dari informasi yang diberikan oleh pengembang aplikasi
  • Mendaftarkan pengguna dan menjaga keamanan sistem
  • Memastikan kepatuhan dengan perjanjian lisensi database vendor
  • Mempertahankan data arsip
  • Mencadangkan dan memulihkan database
  • Menghubungi database vendor untuk dukungan teknis
  • Menghasilkan berbagai laporan dengan query dari database sesuai kebutuhan

Skills


  1. Komunikasi, kerja tim, dan keterampilan negosiasi
  2. Pengetahuan tentang database
  3. Pengetahuan tentang design database
  4. Pengetahuan tentang RDBMS, misalnya Microsoft SQL Server atau MySQL
  5. Pemahaman umum dari arsitektur komputasi terdistribusi, misalnya model client-server
  6. Pemahaman umum tentang sistem operasi, misalnya Windows atau Linux
  7. Pemahaman umum dari teknologi storage dan jaringan
  8. Pemahaman umum dari perawatan rutin, pemulihan, dan penanganan failover database
  9. Pemecahan masalah dan kemampuan analisis yang baik
  10. Keakraban dengan bahasa manipulasi data utama dan prinsip-prinsip desain database
  11. Fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi
  12. Keterampilan organisasi yang baik
  13. Keterampilan untuk bekerja untuk tenggang waktu yang ketat di bawah tekanan
  14. Kemampuan untuk menciptakan dan memelihara hubungan kerja yang kuat dengan kolega dan pelanggan;
  15. Kesadaran bisnis dan pemahaman tentang kebutuhan bisnis TI
  16. Kemauan untuk tetap up to date dengan perkembangan teknologi baru
  17. Komitmen untuk melanjutkan pengembangan profesional (CPD)
  18. Pemahaman tentang undang-undang informasi, seperti Undang-Undang Perlindungan Data

Prospek Karir


DBA bekerja dalam berbagai organisasi dan prospek karir yang berbeda-beda. Organisasi yang lebih besar mungkin menawarkan jalur karir yang terstruktur dengan tingkat DBA lebih banyak.
Banyak DBA yang pindah ke pekerjaan yang masih berkaitan, seperti:

  • Pengembangan sistem
  • Manajemer proyek
  • Manajer jaringan
  • Arsitek database

Kualifikasi (Qualificantions)


Anda dapat memasuki karir sebagai database administrator dengan gelar dalam berbagai subjek sebagai berikut:

  1. Ilmu Komputer;
  2. Rekayasa Perangkat Lunak
  3. Elektronika
  4. Teknologi Informasi
  5. Matematika
  6. Riset Operasional
    Kualifikasi pascasarjana tidak terlalu dibutuhkan untuk menjadi database administrator tetapi kemungkinan dibutuhkan untuk meningkatkan prospek Anda jika gelar pertama Anda dalam subjek non-computing.
Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Database_administrator
https://www.prospects.ac.uk/job-profiles/database-administrator
http://www.itdegreesandprograms.com/it-careers/security-information-assurance/become-a-database-administrator
http://www.computersciencedegreehub.com/faq/database-administrator/