Apa yang dimaksud dengan Bussiness Resilience ?

Bussiness Resilience adalah kemampuan organisasi untuk segera beradaptasi dengan gangguan yang terjadi dengan tetap mempertahankan operasi bisnis dan melindungi aset-aset organisasi secara keseluruhan.

Apa yang dimaksud dengan Bussiness Resilience ?

Bussines Resilience merupakan kemampuan suatu organisasi untuk cepat dalam beradaptasi dengan berbagai gangguan maupun masalah dengan tetap mempertahankan operasi bisnis yang berkesinambungan serta menjaga aset dan ekuitas merek secara keseluruhan. Perencanaan ketahanan bisnis biasanya disebut dengan perencanaan kelangsungan bisinis.

Ketahanan bisnis dimulai dengan pemahaman bahwa alur kerja harus diperhatikan agar organisasi maupun perusahaan dapat terus berjalan meskipun ada kejadian yang sangat genting. Salah satu aspek yang sering dikesampingkan dari perencanaan ketahan bisnis yaitu unsur manusia, dimana individu dalam situasi yang kacau harus mampu mananggapi dan menangani berbagai problematika yang muncul dalam suatu organisasi.

Kelangsungan bisnis merupakan pendekatan proses yang dapat di standarisasi serta mampu memimpin suatu organisasi dari berbagai insiden besar sehingga kegiatan pengorganisasian tetap berjalan.Kelangsungan bisnis telah difokuskan pada postur ketahanan defensif yang terdiri dari tiga blok bangunan dasar yaitu recovery, pengerasan dan redundansi. Sebuah sikap defensif berguna dalam melindungi organisasi dan aliran pendapatan tetapi tidak membantu garis bawah. Ini adalah sebuah asuransi atau inisiatif statis yang membuat lebih aman atau dilindungi, tapi jarang akan diperbarui.

Pada dasarnya ketahanan bisnis lebih dispesifikan pada pendekatan management risiko strategis yang menintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi individu. Semua organisasi dari berbagai jenis di dunia memiliki resiko dalam jangka panjang, penyebabnya diantaranya yaitu bencana alam, gangguan ekonomi serta gejolak pasar, cyber crime serta kegagalan teknologi.

STRATEGY BUSSINESS RESILIENCE

Dalam hal ini dibutuhkan beberapa strategi penting bussiness resilience untuk mengatasi dan mencegah hal tersebut diantaranya :

  • Sebuah rencana yang berkesinambungan dalam bisnis dan selalu respon terhadap semua gangguan operasional yang kemungkinan terjadi.
  • Diadakannya sebuah rencana pemulihan dari bencana yang memungkinkan organisasi tersebut dapat pulih dari bencana nyata.
  • Sebuah rencana perlindungan dana yang menjamin bahwa dana yang dibawa oleh pemegang saham bebas dari gangguan.
  • Sebuah rencana exploitasi yang memungkinkan organisasi dapat mengekploitasi peluang komersial yang mungkin hadir dalam diri sendiri selama masa gangguan.

HAL PENTING DALAM BUSSINESS RESILIENCE

Ketahanan merupakan tahap evolusi struktur perusahaan yang tradisional ke yang sangat virtual yang memungkinkan orang dapat bekerja kapan saja dan dimana saja. Terdapat hal penting dalam bussiness resilience diantaranya :

  • Leadership
    Bussiness resilience dimulai dari kepemimpinan organisasi/ perusahaan yang menetapkan prioritasnya serta mengalokasikan sumber daya dan membuat komitmen untuk membuat ketahanan bisnis organisasi. Ketegasan dalam pengambilan keputusan yang akan membawa pengaruh bisnis kedepanya.

  • Culture
    Budaya organisasi yang tangguh akan memberikan pengaruh yang kuat terhadap tujuan perusahaan sehingga dalam kegiatanya akan selalu berpatokan pada hal-hal budaya organisasi yang telah ditetapkan.

  • People
    Landasan ketahanan organisasi adalah tenaga kerja perusahaan. Manusia selaku subjek dari organisasi harus mampu dalam pengelolaan yang berkaitan dengan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dengan efektif dan efisien.

Ketahanan bisnis harus mencakup bisnis dan serta operasi IT hal ini dikarenakan haltersebut telah mencakup enam lapisan diskrit: strategi, organisasi, proses, data / aplikasi, teknologi dan fasilitas / keamanan. Model tersebut dapat diterapkan untuk suatu perusahaan, untuk lokasi individu, proses bisnis utama atau sistem IT.

BUSINESS CONTINUITY

Business Continuity adalah hal yang berkaitan dengan cara dalam membangun dan meningkatkan ketahanan dalam bisnis atau juga bisa dikatakan sebagai kemampuan untuk organisasi untuk dapat terus melakukan peningkatan produk dan jasa pada tingkat yang telah ditetapkan selama organisasi tersebut mendapatkan masalah yang sangat genting. Dalam business continuity terdapat beberapa elemen :

  • Sebuah prusahaan dapat meningkatkan ketahanan dengan merancang fungsi kritis dan infrastruktur dengan berbagai kemungkinan masalah, pemulihan yang cepat untuk mengembalikan fungsi bisnis setelah bencana atau masalah sangatlah penting, strategi pemulihan termasuk pada persediaan sumber daya, perjanjian dengan pihak ketiga untuk mengambil aktivitas perusahaan dan menggunakan ruang dikonversi untuk fungsi mission-critical.

  • Sebuah rencana kontingensi dibutuhkan dalam mengatasi masalah – masalah yang sifatnya darurat dan butuh penyelesaian yang cepat dan tepat. Dalam hal ini dibutuhkan sebuah rantai komando yang dapat mendistribusikan tanggung jawab dalam organisasi maupun perusahaan.

Referensi

http://searchcio.techtarget.com/definition/business-resilience
http://www.continuitycentral.com/feature083.htm
http://www.itgovernance.co.uk/business-resilience.aspx
https://www.accenture.com/us-en/insight-protect-from-cyber-risk-with-business-resilience
https://www.gartner.com/doc/351410/principles-organizational-resilience
http://www.thebci.org/index.php/resources/what-is-business-continuity
http://searchdisasterrecovery.techtarget.com/definition/business-continuity