Apa yang dimaksud dengan Biokimia Gizi?

merupakan salah satu materi yang membahas teori-teori yang menyangkut karakteristik kimia zat-zat gizi dalam tubuh manusia dan merupakan integral dari ilmu kesehatan tubuh. Apakah itu Biokimia gizi?

2 Likes

Gizi berasal dari bahasa Arab “Al Gizzai” yang artinya makanan dan manfaatnya untuk kesehatan, sari makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Kata ‟gizi‟ dikenal di Indonesia sejak tahun 1950-an, sebagai terjemahan kata nutrition , istilah bahasa Inggris yang berarti „hubungan antara makanan dan kesehatan‟.

Oleh Lembaga Bahasa Indonesia Fakultas Sastra Universitas Indonesia, pada tahun 1950-an ditawarkan terjemahan nutrition dengan menggunakan akar kata bahasa Sansekerta ‟Harena‟ atau akar kata bahasa Arab ‟Al Ghizai‟. Oleh Prof. Poorwo Soedarmo bapak Gizi Indonesia, dan pimpinan Lembaga Makanan Rakyat (LMR) menetapkan penggunaan kata gizi yang berasal dari bahasa Arab. Kata ‟ilmu gizi‟ resmi menjadi istilah ilmiah tahun 1958 pada saat masuk dalam kurikulum ilmu kedokteran di Universitas Indonesia.

Sejak tahun 1990-an di masyarakat awam dan periklanan beredar kata ‟nutrisi‟ di samping gizi. Secara profesional kata ‟nutrisi‟ digunakan sejak tahun 1950-an di kalangan ilmu peternakan dan kedokteran hewan.

Sebagai orang yang berkecimpulng dalam Kesehatan, maka istilah Gizi mungkin lebih pas dibanding istilah Nutrisi.

Tujuan Objektif Biokimia Gizi:

  1. Menganalisa peran Biokimia dalam diet untuk mempertahankan homeostasis

  2. Menginterpertasi pengaruh beban kerja, umur dan perubahan fisiologis terhadap diet yang dibutuhkan.

Kebutuhan makanan (nutrisi)


Kebutuhan nutrisi tiap orang berbeda-beda. Tabel yang dikeluarkan tentang kebutuhan kalori untuk seorang dengan berat badan 70 kg tidaklah cocok untuk semua induvidu. Umur, jenis pekerjaan, keadaan kesehatannya, keadaan ususnya termasuk floranya, suplemen vitamin mineral yang diterima dan kecepatan eliminasi bahan buangan (waste product) mempengaruhi kebutuhan kalori seseorang. Akan tetapi mekanisme kontrol secara Fisiologi dan Biokimia yang terjadi dalam tubuh kita menghasilkan suatu keadaan keseimbangan.

Seperti halnya makhluk hidup yang lain, manusia bertahan hidup karena adanya perpindahan energi yang berkelanjutan keluar masuk tubuhnya. Makanan menyediakan energi yang dibutuhkan termasuk juga nutrisi esensial yang tidak bisa dibuat dalam tubuh makhluk hidup. Nutiri yang cukup adalah mencakup 6 kompnen utama dari diet yaitu, karohidrat, protein, lipid, vitamin, mineral dan air. Makanan juga mengandung komponen yang tidak diperlukan (nonnutritive components) yang bersama-sama dengan bakteri flora usus serta sel-sel debris dan material buangan lainnya dieksresi keluar tubuh berupa keringat, urine dan feses.

Homeostasis.


Komposisi intraselluler harus dipertahankan konstant, dapat berubah namun dalam batas-batas perubahan yang kecil. Mekanisme untuk mempertahankan keadaan yang relatif konstant tersebut disebut homeostasis.

Air dalam tubuh manusia.


Orang normal terdiri dari  55% air, 19% protein, 19% lipid dan kurang dari 1% karbohidrat, dan 7% inorganik. Air dalam tubuh manusia terdapat dalam dua kompartmen, intraselluler dan eksraselluler. Air ekstraselluler ada dua bagian yaitu air interstisial yang seolah-olah menjadi tempat mengapungnya sel dan air yang terdapat dalam plasma darah. Distribusi air yang merata ini tidaklah memperlambat pergerakan atau aliran air dalam tubuh kita. Percobaan dengan infuse radioaktif karbon atau glukosa akan digabungkan dengan karbohidrat atau lipid dalam tubuh kita dalam waktu 30 detik. Hal ini menunjukkan adanya koordinasi dan regulasi reaksi-reaksi Biokimia dalam tubuh kita dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Komponen utama makanan.


1.Protein.
Protein tersusun dari asam amina yang terikat dengan ikatan peptida. Lihat kuliah enzim ! Proein yang masih dalm bentuk “native state” tidak bisa dicerna oleh enzim dalam pencernaan kita. Untuk itulah maka harus dimasak dulu. Pemanasan akan meusak bentuk “native state” menjadi bentuk “denatured”. Bentuk “denatured” ini dapat dicerna oleh enzim-enzim yang ada dalam pencernaan kita.

  1. Lipida
    Dalam makanan banyak sekali macam-macam lipida yang bisa kita peroleh, namun yang paling banyak dan mempunyai nilai nutrisi tinggi adalah trigliserida atau triasilgliserol atau disebut TG. TG terdiri dari gliserol dan tiga asam lemak yang terikat dengan ikatan eser. Asam lemak yang paling sering kita dapatkan adalah asam palmitat adam oleat dan asam stearat. Asam lemak bisa jenuh atau tidak jenuh. Apabila kandungan asam lemak tidak jenuh makin tinggi atau makin tidak jenuh asam lemaknya ( ikatan rangkapnya banyak dan jumlahnya banyak) maka titik rendah titik cairnya (melting point).

  2. Karbohidrat
    Dalam makanan karbohidrat terbanyak adalah dalam bentuk amilum, laktosa, sukrosa dan glukosa (dextrose). Alfa-D-glukosa adalah merupakan “building block” dari karbohidrat yang terdapat dalam makanan kita. Lihat kuliah karohidat ( KLP ) ! dan pencernaan. Metabolisme karohidrat, lipid dan protein akan diberikan tersendiri.

Secara garis besar lihat diagram dibawah ini menggambarkan metabolisme ketiga makromolekul.
image

Diagram diatas menunjukkan bahwa protein, karbohidrat dan lipida di dalam tubuh dapat diubah menjadi energi fosfat bertenaga tinggi ATP yang diperlukan tubuh untuk bergerak, bernafas, proses anabolik, katabolik dan peristiwa lainnya yang merupakan ciri khas makhluk hidup.
Demikian pula makromolekul di atas di dalam tubuh dapat juga dibuat senyawa yang dibutuhkan untuk menyusun sel, jaringan atau organ.

Kelompok makanan dasar


Makanan bisa dikelompokkan menjadi 4 kelompok dasar :

  1. Kelompok susu. Susu mengandung protein, Ca++, P, riboflavin, vit. D

  2. Kelompok daging. Daging mengandung protein bernilai biologik tinggi, niacin, iamin, vit. B12. Besi –heme, mineral.

  3. Kelompok sayur-buah. Kandungan yang penting diantaranya adalah : Vit. C, karotin (provitamin A), vitamin-vitamin larut dalam air, mineral dan serat. Satu jenis sayur saja tidak bernilai biologik tinggi, akan tetapi kombinasi sayur-sayuran yang benar akan dapat saling melengkapi dan dapat meningkatkan nilai gizi.

  4. Kelompok roti-sereal. Banyak mengandung carbohydrate, vitamin, serat dan zat besi. Nilai proteinnya lebih rendah dari protein hewani.

Kebutuhan dalam kalori


RDA adalah singkatan dari Recommended Daily Allowance yaitu kebutuhan gizi cukup yang dianjurkan. USRDA : anjuran yang berlaku di USA. Dianggap memenuhi gizi optimum pada orang sehat. Dirancang untuk diet rata-rata orang Amerika, yang terdiri dari : 15% protein, 40% lipida dan 45% karbohidrat.

Kebutuhan makanan seseorang dipengaruhi oleh : usia, ukuran tubuh, jenis kelain, beban pekerjaan dan kondisi fisiologik misalnya hamil atau menyusui (laktasi).

Kebutuhan energi didapat dari makanan. Energi dari makanan diubah menjadi ATP atau senyawa fosfat tenaga tinggi lainnya (GTP). Effisiensi mencapai ± 40%.

Untuk 1 mol Glukosa = C6H12O6 BM 180 -> 180 gr/L

Kalau diukur dengan kalorimeter akan didapatkan panas dan CO2 + H2O. Panasnya bisa diukur. Besarnya adalah 686 kcal -> 1 gr ± = 4,… kcal.

Dalam jaringan oksidasi 1 mol glukosa menghasilkan 38 ATP. Satu mol ATP ± = 7,6 kcal. Jadi 38 ATP = 288,8 kcal. Kalau dikembaikan keperhitungan dengan kalorimeter akan dihasilkan 42% (dari 686). Untuk 1 kcal = 4,185 J (Joule) yaitu dalam perhitungan panas. Ada nilai yang lain yaitu 16,7 kJ = 4 kcal dan 37.7 kJ = 9 kcal.

Misalnya kebutuhan orang dewasa agar berat badan konstan dan tetap sehat memerlukan kurang lebih 31 – 44 kcal/kg BB. Atau diperlukan 129 – 184 kJ/kg BB untuk memenuhi BMR, SDA dan kebutuhan energi dan aktivitas lainnya.

Nilai biologis protein


Dalam memilih protein dalam diet penting untuk diperhatikan, pertama kualitas dan yang kedua kuantitas.

Protein yang paling baik dari segi kandungan asam aminonya adalah diet yang ada keseimbangan yang baik dari semua asam amino, yang esensial dan non esensial. Protein mempunyai nilai biologis untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, ini berarti harus mengandung senyawa asam amino esensial.

Nilai biologis protein hewani lebih besar dari pada protein nabati, kecuali gelatin (dari hewan) yang mana kekurangn asam amino Try (triptofan=tryptophane). Protein nabati kebanyakan nilai biologisnya rendah oleh karena masing-masing kekurangan macam asam amino yang dikandungnya atau kandungannya rendah. Kombinasi yang baik dari berbagai bahan makanan nabati dapat menghasilkan perbandingan asam amino yang seimbang dan saling melengkapi dalam jumlah cukup.

Protein telur “score” 100, beef (daging sapi) 70. Beberapa makanan mengandung protein yang bersifat toksis pada keadaan tertentu atau dapat menimbukan alergi.

Keseimbangan nitrogen


Pada orang dewasa yang mengalami keseimbangan nitrogen jumlah N yang masuk sama dengan jumlah N yang keluar (melalui urine, keringat dan feses).

Keseimbangan N positif artinya N masuk lebih besar dari N yang keluar. Ini dapat terjadi pada : masa pertumbuhan, kehamilan dan masa penyembuhan.

Keseimbangn N negatif apabila N keluar lebih besar dari N yang masuk, bisa terjadi pada : kelaparan, malnutrisi, penyakit, trauma, operasi dan luka bakar.

Contoh komposisi diet:


USA Diet
image