Apa yang anda ketahui tentang Trenggiling ?


(Nature For Life) #1

Trenggiling

Trenggiling (juga disebut sebagai pemakan-semut bersisik) adalah mamalia dari ordo Pholidota. Satu keluarga yang masih ada, Manidae, memiliki tiga genera, Manis yang terdiri dari empat spesies yang hidup di Asia, Phataginus yang terdiri dari dua spesies hidup di Afrika, dan Smutsia yang terdiri dari dua spesies juga tinggal di Afrika.[2] Spesies ini berbagai ukuran dari 30 100 cm (12-39 in).

Apa yang anda ketahui tentang Trenggiling ?


(Harun Christian Bentro) #2

Trenggiling merupakan salah satu bintang unik dan khas. Hewan langka yang salah satu spesiesnya, Manis javanica, hidup di Indonesia ini mempunyai ciri khas dengan tubuhnya yang dilindungi sisik dari keratin. Namun bukan sekedar kulitnya yang bersisik saja yang kemudian menasbihkan trenggiling sebagai binatang yang unik. Masih terdapat sederetan fakta-fakta unik lainnya terkait dengan trenggiling.

Trenggiling merupakan sekelompok hewan mamalia dari family Manidae. Semula keseluruhan trenggiling dikelompokkan dalam satu genus yaitu Manis. Namun seiring perkembangan, sekarang trenggiling dikelompokkan dalam empat genus yaitu Manis (sebanyak 4 spesies), Smutsia (2 spesies), Phataginus, dan Uromanis (masing-masing 1 spesies). Dalam bahasa Inggris trenggiling dikenal sebagai pangilon.

Fakta Unik Trenggiling

Adalah situs Annamiticus.com, yang mengetengahkan 10 fakta menakjubkan terkait trenggiling. Fakta unik tersebut adalah:

  • Terdapat 8 spesies trenggiling di dunia. 4 spesies di Afrika dan 4 spesies di Asia.

  • Lidah trenggiling lebih panjang dari badan trenggiling tersebut.

  • Seekor trenggiling dapat mengkonsumsi 70 juta semut per tahun.

  • Trenggiling tidak memiliki gigi. Mereka mengunyah dengan kerikil & duri keratin terletak di dalam perutnya.

  • trenggiling menutup telinga dan hidung mereka untuk menjaga agar tidak dimasuki serangga dari luar.

  • Trenggiling menandai wilayah mereka dengan air kencing, tinja dan sekresi yang bercanpur dengan kelenjar khusus.

  • Bayi Trenggiling dibawa di punggung dan ekor ibu mereka.

  • Berat sisik trenggiling mencapai 20% dari total berat tubuh mereka.

  • Sisik trenggiling terbuat dari keratin seperti kuku manusia.

  • Puluhan ribu trenggiling liar dibunuh setiap tahun untuk diperdagangkan sisik dan dagingnya.

Jenis-jenis Trenggiling di Dunia

Di dunia terdapat delapan spesies trenggiling yang dikelompokkan dalam empat genus. Sebanyak 4 spesies diantaranya hidup di Asia sedangkan 4 spesies sisanya hidup di Afrika. Dari kedelapan spesies tersebut, satu jenis hidup di Indonesia yaitu spesies trenggiling yang bernama ilmiah Manis javanica atau dikenal dengan Sunda Pangolin.

Kedelapan spesies trenggiling tersebut adalah:

  • Manis crassicaudata (Thick-tailed Pangolin); hidup di Bangladesh, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Status konservasi Near Threatened.

  • Manis culionensis (Philippine Pangolin); hidup di Filipina. Status konservasi Near Threatened.

  • Manis javanica (Sunda Pangolin); hidup di Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Status konservasi Endangered.

  • Manis pentadactyla (Chinese Pangolin); hidup di Bangladesh, Bhutan, China, Hong Kong, India, Laos, Myanmar, Nepal, Taiwan, China, Thailand, dan Vietnam. Status konservasi Endangered.

  • Phataginus tricuspis (sinonim: Manis tricuspis; White-bellied Pangolin); Hidup di Angola, Benin, Kamerun, Afrika Tengah, Kongo, Equatorial Guinea, Gabon, Ghana, Kenya, Liberia, Nigeria, Rwanda, Sierra Leone, Sudan, Tanzania, Togo, Uganda, dan Zambia. Status konservasi Near Threatened.

  • Smutsia gigantea (sinonim: Manis gigantea; Giant Ground Pangolin); hidup di Rwanda. Status konservasi Near Threatened.

  • Smutsia temminckii (sinonim: Manis temminckii; Temminck‚Äôs Ground Pangolin). Hidup di Angola, Botswana, Afrika Tengah, Chad, Ethiopia, Kenya, Malawi, Mozambiq, Namibia, Afrika Selatan, Sudan, Swaziland, Tanzania, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe. Status konservasi Last Concern.

  • Uromanis tetradactyla (sinonim: Manis tetradactyla; Black-bellied Pangolin). Hidup di Kamerun, Kongo, Equatorial Guinea, Gabon, Ghana, Liberia, Nigeria, dan Sierra Leone. Status konservasi Last Concern.

Populasi trenggiling semakin terancam dan beberapa spesies, termasuk Trenggiling di Indonesia, dilabeli oleh IUCN Redlist sebagai hewan terancam punah (Endangered). Ancaman terbesar yang menjadikan trenggiling sebagai hewan langka dan terancam punag adalah adalah perburuan. Setiap tahunnya puluhan ribu trenggiling diburu untuk diperdagangkan sisik dan dagingnya.

Klasifikasi ilmiah. Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Mammalia. Ordo: Pholidota Famili: Manidae.