Apa yang anda ketahui tentang shalat tahiyatul masjid?

Apa yang anda ketahui tentang shalat tahiyatul masjid?

Shalat Tahiyatul masjid (sering disebut Tahiyat Masjid saja) adalah shalat yang biasa dikerjakan oleh setiap orang yang baru masuk masjid untuk mengerjakan suatu kegiatan baik shalat berjamaah siang maupun malam ataupun melakukan kajian dan kegiatan lainnya pada setiap masuk masjid. Sholat ini dilakukan dengan tujuan sebagai penghormatan kepada masjid yang merupakan rumah Allah, yaitu rumah untuk beribadah kepada Allah SWT.

Hukum dari sholat Tahiyatul Masjid ini adalah sunnah.

Banyak sekali hadits nabi Muhammad SAW yang memerintahkan untuk melakukan sholat Tahiyatul Masjid ini, antara lain sebagai berikut:

Jabir bin Abdillah –radhiyallahu ‘anhu– berkata, Artinya,“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka beliau langsung bertanya padanya,

“Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no. 875).

Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda,

“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari no. 537 & Muslim no. 714).

Keutamaan dari Melaksanakan Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid

Mengerjakan sholat Tahiyatul Masjid adalah suatu bentuk pemuliaan terhadap masjid sebagai rumah Allah (baitullah). Menurut jumhur ulama, kedudukan sholat ini seperti mengucapkan salam saat memasuki rumah atau seperti mengucapkan salam saat bertemu saudara seiman.

Hal ini dipertegas oleh Imam Nawawi rahimahullaah yang berkata,

“Sebagian mereka (ulama) mengungkapkannya dengan Tahiyyah Rabbil Masjid (menghormati Rabb -Tuhan yang disembah dalam- masjid), karena maksud dari shalat tersebut sebagai kegiatan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah, bukan kepada masjidnya, karena orang yang memasuki rumah raja, ia akan menghormat kepada raja bukan kepada rumahnya.” (Lihat: Hasyiyah Ibnu Qasim: 2/252)

Sumber : http://panduansholatsunnah.blogspot.com/2015/06/penjelasan-lengkap-sholat-sunnah.html