Apa Yang Anda Ketahui Tentang Ruqyah Menurut Ajaran Islam?

Ruqyah

Apa yang anda ketahui tentang ruqyah menurut ajaran Islam?

Secara istilah, ruqyah disebut sebagai Al-‘udzah yang berarti perlindungan. Ruqyah adalah metode islami untuk menyembuhkan seseorang dari sihir, kerasukan, gangguan jin, gigitan hewan ataupun penyakit lainnya. Metode ruqyah umumnya dilakukan oleh para ahli agama (seperti ustad atau kyai). Untuk proses pelaksanaannya, ustad akan membacakan doa-doa yang bersumber dari Al-quran, kemudian meniupkannya di tangan lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh orang yang diruqyah.

Ruqyah yang benar tentunya harus sesuai syariat agama. Tidak boleh menggunakan bacaan-bacaan yang tidak ada dalilnya. Terlebih lagi jika disertai mantra-mantra ataupun pemakaian jimat. Perbuatan tersebut justru menjadi syirik dan hukumnya haram. Sebenarnya Praktek Ruqyah sendiri, sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dijelaskan dalam suatu hadist:

Dari Aisyah radhiallahu’anha bercerita,

“ketika Rasulullah masuk rumahnya, saat itu dia sedang mengobati atau meruqyah seorang wanita. Maka beliau memerintahkan, ”Obatilah ia dengan al-Qur’an.” (HR. Ibnu Hibban).

Auf bin Malik al-Asyja’iy berkata,

“Kami pada zaman jahiliyyah pernah melakukan ruqyah, apa pendapat Anda wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Perdengar­kanlah ruqyah kalian kepadaku, ruqyah itu tidak apa-apa selama tidak bermuatan syirik.” (HR. Muslim).

“Bacakan ruqyah-ruqyah kalian kepadaku, tidak apa-apa dengan ruqyah yang tidak mengandung kesyirikan didalamnya.” (HR. Muslim).

Ruqyah adalah salah satu jenis penyembuhan yang dilakukan pada orang yang sedang mengalami sakit. Sakit yang dimaksud adalah bisa disebabkan karena berbagai macam penyebab seperti sengatan hewan berbisa, pengaruh sihir kerasukan setan, gangguan jin, gila dan berbagai macam kondisi kesehatan lainnya. Sedangkan menurut syariat, ruqyah merupakan doa-doa atau bacaan ayat suci Al-Quran dalam meminta pertolongan Allah SWT untuk pengobatan atau pencegahan suatu bencana dan penyakit.

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyah, terapi ruqyah adalah terapi dengan melafatkan doa baik Al Qur’an maupun As Sunnah dalam menyembuhkan penyakit.Beliau juga mengatakan bahwa ruqyah tidak hanya digunakan untuk mengusir gangguan jin tetapi juga sebagai bentuk terapi fisik dan gangguan jiwa. Ruqyah juga salah satu metode yang sering dipakai oleh Nabi Muhammad SAW disamping ada metode pembekaman, pemanasan, makanan, minuman, wewangian dsb.

Dalil-dalil dan Jenis Ruqyah

Allah berfirman dalam QS Al Isro ayat 82 yang artinya :

“Dan Kami turunkan Al Qur’an yakni suatu bentuk penawar dan rahmat bagi orang yang beriman dan Al Quran iu janganlan menambah kerugian bagi orang zalim.”

Rasulullah bersabda :

“Dan bacakan ruqyah-ruqyah kalian kepadaku selama tidak mengandung syirik.”

Dalam syariat Islam, ruqyah dibedakan menjadi 2 jenis adalah :

  1. Ruqyah syar’iyah

    Adalah bentuk pengobatan yakni dengan melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang diberikan kepada pasien. Hal ini bertujuan untuk meminta pertolongan Allah SWT melalui dzikir dan do’a penyembuhan penyakit. Ruqyah syar’iyah adalah ruqyah yang dilakukan dengan membaca ayat-ayat Al-quran, dzikir atau doa-doa perlindungan yang memiliki dalil jelas sesuai syariat agama. Metode ruqyah yang demikian diperbolehkan dalam islam. Namun tetap kita harus percaya bahwa kesembuhan hanya berasal dari Allah Ta’ala, bukan percaya pada ayat tertentu ya.

  2. Ruqyah Syirkiyah

    Adalah bentuk pengobtan yang tidak dianjurkan dalam Islam yakni dengan mantra-mantra oleh para dukun. Sesuai dengan namanya, ruqyah syirkiyah adalah metode pengusiran jin dari tubuh manusia atau penyembuhan penyakit dengan cara-cara yang mengandung kekufuran. Misalnya membaca jampi-jampi atau mantra dengan bahasa yang tidak jelas. Atau mungkin membaca doa yang tidak ada dalilnya. Dengan disertai penggunaan jimat (semisal keris, bawang putih, bunga-bunga dan sejenisnya) maka hukumnya haram

Sedangkan ketentuan ruqyah dalam Islam adalah sebagau berikut :

  1. Bacaan atau do’a ruqyah harus bersumber dari Al Qur’an

  2. Bacaan yang diapakai pada saat ruqyah harus menggunakan bahasa Arab kecuali yang tidak bisa

  3. Ruqyah harus memiliki tujuan jelas serta tidak meminta kepada selain Allah SWT

  4. Tidak mengandung celaan atau kalimat yang diharamkan

  5. Tidak memakai persyaratan misalnya harus dilakukan di tempat tertentu, dalam keadaan suci dan lain sebagainya

  6. Proses yang dilakukan harus sesuai dengan nilai-nilai syariah misalnya pasien wanita harus tetap menutup aurat dan alangkah lebih baik jika yang meruqyah adalah seorang wanita juga. Apabila yang menajdi peruqyah adalah laki-laki, maka harus ada mahran dari pasiehn wanita tersebut. Peruqyah pria juga sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan tebal sebagai perantara pada saat menyentuh tubuh pasien wanita.

Bacaan-Bacaan dalam Ruqyah

Berikut adalah beberapa bacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang biasa dibaca dalam ruqyah seperti berikut :

  1. Al-Fatihah ayat 1-7 (Ummul Qur’an)

  2. Al-Baqarah ayat 1-5 (Al-Qur’an sebagai petunjuk orang bertaqwa), 8-10 (gangguan jin munafik yang membantah, 102 (gangguan pemisah suami istri), 163-164 (kekuasaan Allah pada penciptaan langit dan bumi, 255 (ayat kursi), 256-257 (Allah melindungi orang beriman), 285-286 (doa dijauhkan dari beban berat).

  3. Ali Imran ayat 1-10 (Allah menurunkan Al-Qur’an dan kita sebelumnya), 18-19 (agama yang diridhoi Allah hanya agama Islam)

  4. An-Nisa ayat 56 (gangguan jin kafir)

  5. Al-Maidah ayat 72-76 (gangguan sihir)

  6. Al-A’raf ayat 117-122 (gangguan sihir)

  7. Yunus ayat 81-82 (gangguan sihir)

  8. Taha ayat 69 (gangguan sihir)

  9. Al-Mu’minun 115-118 (Allah Maha Tinggi dan Raja yang sebenarnya)

  10. An-Naml ayat 30-31 (surat Nabi Sulaiman kepada Ratu Bilqis)

  11. As-Shaffat ayat 1-10 (siksaan bagi syaitan dari segala penjuru oleh api)

  12. Ad-Dukhan ayat 43-45 (pohon zaqqum mendidih untuk makanan orang berdosa

  13. Al-Ahqaf ayat 29-32 (peringatan agar bangsa jin beriman kepada Allah)

  14. Ar-Rahman ayat 33-36 (ancaman bangsa jin untuk ingkar pada nikmat Allah)

  15. Al-Hasr ayat 21-24 (keangungan Allah)

  16. Al-Jinn ayat 1-9 (gangguan jin kanuragan/tenaga dalam)

Yang perlu diingat bahwa :

  1. Dibaca secara berurutan

  2. Harus diulang terutama yang terkait dengan gangguan jin atau berekasi saat ayat tertentu dibacakan

  3. Boleh menggunakan ayat lain yang terkait asalkan sesuai dengan jenis gangguan jin yang dihadapi

  4. Penyebab Seseorang Harus diRuqyah

  5. Manusia sejatinya diciptakan sesuai dengan Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam. Namun ada beberapa orang yang mengalami sakit karena gangguan sihir atau jin yang harus mendapatkan ruqyah untuk mendapatkan Jiwa Tenang Dalam Islam yang sesungguhnya.

Berikut adalah beberapa penyebab seseorang yang harus melakukan ruqyah diantaranya :

  1. Jimat Al-Quran
    Tamimah adalah sesuatu yang djahit dan digantungkan dengan keyakinan dapat menolak datangnya penyakit. “Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu, sungguh ia telah menyekutukan Allah (HR. Ahmad)

  2. Khodam dari Malaikat
    Khodam adalah pembantu yang dapat menjaga dan melindungi dengan mengadakan ritual tertentu. Namun, khodam malaikat adalah suatu kebohongan (As-Saba’: 40-41)\

  3. Melihat bangsa jin
    Melihat jin adalah salah satu gangguan jin yang pada dasarya manusia biasa tidak dapat melihat jin kecuali didalamnya sudah ada atau atas dasar bantuan jin.

  4. Kerjasama dengan bangsa jin
    Mukjizat untuk memerintah dan menguasai bangsa jin adalah mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi dan Rasul terutama Nabi Sulaiman. Sebab tidak ada jin yang memberi tanpa meminta imbalan (Al-An’am:128). Dan meminta perlindungan bangsa jin menambah dosa dna kesalahan (Al-Jin:6)

Manfaat Ruqyah dalam Islam

Ruqyah ternyata tidak hanya berhubungan dengan hal-hal yang berbau agama, namun hal ini juga dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Berikut adalah manfaar ruqyah dalam Islam baik itu untuk segi agama maupun bagi kesehatan kita:

  1. Dapat mengusir gangguan setan dan sihir
    Abdul Khalik Al-Attar menjelaskan dalam buku yang ditulisnya bahwa manfaat ruqyah adalah membantu untuk mencegah atau menolak seseorang dari gangguan setan dan sihir jahat. Metode ruqyah yang dilakukan adalah :

    • Metode Istinthaq adalah dengan mengajak bicara setan atau jin yang berada dalam tubuh pasien

    • Metode Istilham yakni dengan memohon petunjuk Allah SWT lewat mimpi agar pengaruh sihir yang menimpa seseorang dapat hilang

    • Metode Tah shin yakni pengobatan yang dilakukan dengan membacakan ayat suci Al Qur’an, dzikir ataupun ibadah khusus lainnya.

    • Metode dengan obat-obatan adalah metode dengan menggunakan berbagai macam obat atau ramuan yang Islam perbolehkan misalnya kurma ajwah

    • Hijmah atau metode penyembuhan akibat sihir dnegan berbekam atau berhijamah pada anggota tubuh yang terkena sihir

    Menurut Imam Ibnu Qayyim, obat yang paling ampuh dlaam melawan sihir akibat pengaruh setan adalah pengobatan dnegan zikir, do’a serta bacaan ayat suci Al Qur’an. Pada hakekatnya, apabila jiwa seseroang telah dipenuhi dengan zikir, wirid dan mensucikan nama Allah SWT maka sihir akan terhalang.

    Sedangkan menurut Imam Nawawi, ruqyah dengan membaca bacaan ayat suci Al Quran diiringi dengan do’a-do’a yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah bukan hal yang dilarang bahkan disunnahkan.

  2. Mengobati penyakit fisik dan non fisik
    Selain ruqyah dapat secara ampuh mampu mengusir gangguan setan dan sihir, ruqah juga dapat mengobati penyakit fisik dan non fisik. Berikut adalah beberapa pendapat dari dokter yang menggunakan terapi ruqyah pada pasien seperti berikut:

    Dokter Dossey dari Universitas Texas mengungkapkan bahwa do’a-do;a ayang diberikan kepada pasien dipercaya mampu membantu mengendalikan sel-sel kanker, sel-sel darah merah, enzim, bakteri serta jamur di dalam tubuh manusia
    Dokter Dadang Hawari di San Fransisco berhasil melakukan sebuah penelitian terapi pada 393 pasien jantung dengan do’a-do’a yang terbukti mampu menghindari adanya komplikasi sedangkan pasien yang tidak meminum air tanpa adanya do’a-do’a cenderung mendapatkan komplikasi

    Spesialis kedokteran jiwa klinik Prorevital yaitu dr. H. Tb. Erwin Kusuma Sp. Kj mengungkapkan bahwa air yang telah dibacakan do’a-do’a terbukti merubah struktur molekulnya sehingga bisa dijadikan sebagai bentuk penyembuhan
    Dokter Ermoto dari Jepang juga meneliti mengenai kandungan air yang telah dibacakan bacaan do’a-do’a dimana bacaan tersebut mengubah molekul di dalam air yang dapat meningkatkan daya kesehatan seseorang.

Berikut beberapa manfaat ruqyah syariyyah dalam islam dan kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah:

Memberikan kebaikan untuk orang lain

Ruqyah memang bukanlah hal yang diwajibkan dalam islam. Namun bila seseorang mampu melakukan ruqyah terhadap orang lain dengan cara yang benar sesuai syariat agama maka berarti ia telah berbuat kebaikan. Yakni menolong orang yang kesusahan.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa diantara kalian mampu memberi manfaat kepada saudaranya, maka berilah padanya manfaat” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

Sebagai bentuk keimanan, jika dilakukan tanpa kesyirikan

Mempercayai kebesaran Allah dan kemuliaan kitab suci Al-quran merupakan bentuk iman kepada Allah Ta’ala. Ruqyah yang dilakukan dengan cara benar, yakni menjadikan bacaan al-quran sebagai cara untuk mengusir penyakit berarti menunjukkan bahwa ia percaya kepada Allah (bukan ayat tertentu ya).

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga telah berfirman bahwa Dia menurunkan Al-quran sebagai penyembuh atau penawar bagi umat manusia. Hal ii dijelaskan dalam Surat Al-Isra’ ayat 82 yang artinya:

“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”. (QS. AL-Isra’:82).

Mengusir gangguan setan

Manfaat ruqyah dalam islam berikutnya adalah untuk menyingkirkan gangguan syaiton. Hal ini juga dijelaskan oleh Abdul Khalik Al-atthar yang mengatakan bahwa ruqyah bertujuan untuk memohon pertolongan dari Allah agar kita terhindar dari gangguan sihir.

Membentengi Diri

Terdapat banyak doa yang dibacakan saat proses ruqyah, beberapa diantaranya adalah surat yasin dan ayat kursi. Kedua surat ini dapat memberikan perlindungan pada diri sendiri. Untuk membentengi agar dijauhkan dari hal-hal yang jahat.

Dari Ibnu Mas’ud t, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa membaca sepuluh ayat dari empat ayat pertama dari surat al Baqarah dan ayat kursi, kemudian membaca dua ayat sesudahnya dan akhirnya, maka rumah itu tidak dimasuki setan hingga pagi hari.” (HR Thabrani).

Obat ampuh untuk berlindung dari kejahatan

Imam Ibnu Qayyim berpendapat bahwa ruqyah adalah obat yang sangat ampuh untuk melindungi dari hal-hal buruk (seperti gangguan syaitan), apabila ruqyah tersebut dilakukan secara syariyyah. Maksudnya, Ruqyah dipraktekkan lewat bacaan-bacaan Al-quran ataupun dzikir. Maka hal ini bisa membantu membersihkan jiwa, bahkan menyembuhkan penyakit di tubuh.

Menjaga diri dari segala sesuatu

Beberapa doa yang dianjurkan dibaca saat ruqyah adalah surat Al-ikhlas, An Naas dan Al-Falaq. Membaca ketiga surat tersebut dapat membantu melindungi diri dari segala sesuatu yang buruk, misalnya kejahatan manusia, gigitan binatang ataupun gangguan syaitan.

Dari Abdullah bin Khubaib bahwasahnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ucapkanlah !” Mereka (para shahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang mesti kami ucapkan ?”Nabi bersabda, “Qul huwallaahu ahad (Surat al Ikhlas), surat An Naas, dan al Falaq sebanyak tiga kali di kala pagi dan malam hari, itu cukup bagimu sebagai pelindung dari segala sesuatu.” (HR Tirmidzi).

Menyembuhkan penyakit

Metode ruqyah tidak hanya membantu menghilangkan gangguan jin dan syaitan saja. Tetapi juga membantu menghilangkan penyakit di tubuh. Hal ini didasari oleh penelitian yang dilakukan di Texas, Amerika oleh Dr. Dossey. Beliay melakukan suatu uji coba yang ternyata berhasil membuktikkan bahwa doa-doa dapat membantu mencegah perkembangan bakteri dalam tubuh serta menekan pertumbuhan sel kanker.

Meningkatkan kesehatan tubuh

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Emoto di Negeri Sakura kembali membuktikkan bahwa bacaan ayat-ayat Alquran dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Hal ini tentu sangat luar biasa. Yang mana menunjukkan bahwa kekuatan doa sangat menakjubkan.

Mengurangi stres

Membaca doa-doa dari ayat Alquran dan dzikir dapat membantu menenangkan jiwa, termasuk menghilangkan stres dan despresi. Membaca doa tidak harus lewat ruqyah. Saat kita sedang sendirian dianjurkan untuk memperbanyak bacaan doa agar hati lebih tenang.

Membaca doa dan dzikir juga bisa mengendalikan emosi. Ada banyak faktor yang menjadikan seseorang ingin marah, seperti tekanan dari orang-orang disekitar, rasa sedih berlebihan ataupun karena godaan setan. Nah, untuk menghilangkan emosi tersebut cara terampuh lewat membaca doa dan berdzikir kepada Allah Ta’ala.

Membuat hati tenang

Setelah dibacakan doa-doa, biasanya hati orang yang diruqyah akan menjadi lebih tenang dan damai. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh setan sudah tidak ada.

Mengamalkan sunnah

Ruqyah tidak apa-apa untuk dipraktekkan jika sesuai syariat agama. Yakni dengan membaca doa-doa ayat Al-quran dan dzikir. Sebab prkaterk ruqyah juga telah ada sejak zaman nabi. Namun jika ruqyah dijadikan perbuatan syirik (percaya terhadap hal-hal lain selain Allah Ta’ala), bahkan berkomunikasi dan mengadakan perjanjian dengan jin, maka hukumnya haram.

Menyembuhkan sengatan hewan

Ruqyah tidak hanya menghilangkan gangguan syetan. Penyakit yang diakibatkan sengatan hewan seperti kalajengking juga bisa disembuhkan lewat bacaan doa-doa Al-quran. Selain dengan obat-obatan medis dan traditional, dibantu dengan doa-doa ruqyah, insya Allah luka akibat hewan menyengat perlahan lahan sembuh.

Bentuk dzikir kepada Allah Ta’ala

Membaca doa-doa ayat Al-quran merupakan bentuk dzikir kepada Allah. Aktivitas ini dapat mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Sehingga perasaan akan lebih tenang dan terhindar dari bisikan setan. Dengan berdzikir, kamu juga akan senantiasa merasa dekat dengan Allah SWT, baik secara jiwa dan juga raga.

Mendekatkan diri pada Allah Ta’ala

Ruqyah yang dilakukan sesuai syariat agama membantu kita untuk lebih dekat pada Allah Ta’ala. Tentunya kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca doa tidak hanya saat merasa lemah saja. Namun harus setiap saat. Karena dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita akan merasa aman dan nyaman karena akan selalu terasa terlindungi dalam hidupnya.

Mendapat kekuatan dari Allah Ta’ala

Apabila kita senantiasa berdzikir kepada Allah Ta’ala, maka Allah akan memberikan kekuatan pada kita. Bukan berarti kekuatan yang ajaib. Namun pertahanan diri menjadi lebih sehat, tidak mudah terjerat godaan setan dan terhindar dari kesesatan. Manfaat Dzikir juga dapat dirasakan ketika sedang berada dalam ujian dari Allah SWT,. Dengan berdzikir, kita merasa mendapatkan kekuatan untuk lulus dari ujian-Nya.

Senantiasa diingat oleh Allah Ta’ala

Manfaat terakhir apabila kita sering berdzikir adalah kita akan diingat oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana firmanNya:

“Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (QS. Al-Baqarah:152).

Akan sangat menggembirakan bagi seorang hamba yang senantiasa diingat oleh Allah SWT, sepanjang waktu dalam hidupnya.

Sumber : https://islamedia.web.id/hukum-ruqyah-dalam-islam/