© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang Anda ketahui tentang Palace of Versailles, Perancis?

Palace of Versailles

Palace of Versailles adalah Puri Royal kerajaan dengan taman yang indah di Versailles di wilayah Île-de-France dari Perancis. Di Perancis itu merupakan Château de Versailles. Ketika château dibangun, Versailles adalah sebuah desa negara, bagaimanapun, itu adalah pinggiran kota kaya dari Paris, sekitar 20 kilometer barat daya ibukota Perancis. Republik Kelima telah antusias mempromosikan museum sebagai salah satu atraksi wisata utama Perancis, namun masih melayani fungsi politik.

Sejarah istana ini berawal sejak abad ke-11. Pada awalnya Versailles merupakan kota yang melingkupi sebuah istana dan gereja Saint-Julien. Setelah mengalami peperangan, tempat ini hanya ditinggali segelintir orang saja. Pada abad ke-16, calon Raja Louis XIII terpikat saat mengunjungi daerah ini. Ia pun membeli tanah di daerah tersebut lalu membangun sebuah pondok kecil di tahun 1622. Sepuluh tahun kemudian ia menjadi Raja Versailles dan tak lama kemudian mulai membeli banyak lahan di daerah kekuasaannya itu. Louis XIII meninggal pada 1643.

Hingga di tahun 1622, Louis VIX yang dikenal pula dengan sebutan The Sun King menaruh minat yang besar pada Versailles. Karena faktor politik ia ingin memindahkan Royal Residence jauh dari Louvre Palace. Louis VIX inilah yang memegang tanggung jawab yang besar atas ekspansi pada Palace of Versailles yang masih berdiri megah hingga kini. Dalam proses pembangunannya, pengganti Louis XIII ini pun menyewa arsitek Louis Le Vau dan seorang artis Charles Le Brun untuk membuat model klasik istana yang akan ditempatinya itu. Pada akhirnya istana ini menjadi model klasik semua istana di Eropa.

Setelah kematian Louis Le Vau, Jules Hardouin Mansart ditugaskan untuk melakukan ekspansi istana hingga tiga kali lipat dari ukuran semula. Di bawah pengawasan ketatnya, dibangunlah The Orangerie, The Grand Trianon dan The Royal Chapel di sayap utara dan selatan istana. Pada tahun 1761-1765, Louis XV dan Madame de Pompadour menambah pembangunan istana dengan The Opera and The Petit Trianon. Selama Revoluisi Perancis bergulir, banyak koleksi luar biasa berupa lukisan, barang antik dan karya seni lainnya yang dipindah dari Versailes ke Louvre. Sedangkan aneka koleksi penting lainnya disimpan dalam The National Library and Conservatory of Arts and Crafts. Sayangnya, sebagian besar furniture di sanatelah terjual dalam proses lelang.

Setelah revolusi Perancis berlalu, Napoleon menghabiskan musim panas di Versailles hingga ia turun tahta. Pada tahun 1830, Louis – Phillipe mengubah fungsi istana menjadi sebuah grand museum. Selain The Chapel, Opera dan Hall of Mirrors, banyak apartemen kecil di sekitar istana yang akhirnya dihancurkan untuk dibuat ruang pameran yang luas. Pada tahun 1960, seorang Kurator bernama Pierre Verlet bertanggung jawab untuk mengembalikan beberapa perabot penting istana yang hilang dan melakukan sejumlah restorasi pada apartemen kerajaan. Hingga saat ini, wisatawan yang berkunjung ke Versailles masih dapat menikmati interior istana yang spektakuler dilengkapi dengan sebuah taman terkenal di dunia bernama Geometric Garden.

Apa yang Anda ketahui tentang Palace of Versailles, Perancis ?