Apa yang akan terjadi jika orang digantikan oleh Artificial Intelligence dalam menjalankan pekerjaan mereka?

Jaman sudah semakin maju begitu pula teknologi, ada sebuah teknologi yang begitu menarik minat beberapa peneliti, yaitu kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence atau disingkat AI. AI merupakan suatu teknologi dimana sebuah program akan berkembang dan belajar dari situasi yang ada. AI akan mengalami beberapa kegagalan di awal dan pada akhirnya dapat berhasil, AI mempunyai kemampuan seperti manusia yaitu berpikir yang mana membuat kebanyakan orang khawatir jika pekerjaan mereka di masa depan akan digantikan oleh AI.

Yang akan terjadi jika AI mulai menggantikan orang dalam pekerjaan adalah tingkat penggangguran yang meningkat yang akan memicu terjadinya banyak aksi kejahatan dengan beralasan memerlukan uang untuk kehidupan sehari-hari. Di samping pengangguran adalah semakin sedikitnya interaksi antara orang di pekerjaan yang memakai AI, jika awalnya perusahaan tersebut memiliki komunikasi yang bagus karena adanya interaksi antara manusia dengan manusia dalam mengerjakan proyek perusahaan tersebut, maka saat digantikan oleh AI akan muncul berbagai macam error yang sebenarnya bukan berasal dari AI namun dari manusianya itu sendiri seperti tidak adanya pemikiran yang sejalur antara manusia dengan mesin atau program.

Jika manusia digantikan oleh AI tentunya akan meningkatkan kecepatan produktivitas dikarenakan mesin atau program AI tersebut tidak perlu istirahat layaknya manusia dan bisa terus bekerja nonstop selama ada perintah yang diberikan. Tidak hanya kecepatan produktivitas meningkat, masalah penggajian karyawan tidak akan ada jika menggunakan AI, melainkan diganti dengan biaya perawatan, perbaikan, dan biaya untuk ahli yang mengenal AI tersebut.

Di satu sisi AI merupakan penyelamat karena kemampuannya yang hebat dan tidak perlu istirahat, di satu sisi AI juga merupakan awal pemicu terjadinya beberapa masalah. Kita sebagai manusia mungkin di masa depan akan digantikan oleh AI namun kita juga harus meningkatkan kemampuan kita agar tidak tergantikan oleh AI yang hanya sebuah program yang mana bukan merupakan makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan.

Artificial Intelligence (AI) adalah sebuah mesin robot yang diciptakan manusia yang mampu mengerjakan banyak tugas yang saat ini dilakukan oleh manusia. Revolusi AI yang menjanjikan efisiensi lebih besar dan layanan yang lebih murah nantinya diperkirakan akan menggantikan pekerjaan-pekerjaan manusia.

Sebuah survei yang dilakukan di Universitas California, Amerika Serikat memperkirakan bahwa mesin tersebut akan bisa melipat baju yang baru dicuci pada tahun 2021. Robot tersebut memerlukan waktu sekitar 19 menit untuk mengambil, memeriksa, dan melipat handuk pada tahun 2010. Namun dua tahun kemudian, robot itu bisa melipat satu jeans dalam waktu lima menit dan satu kaos dalam waktu sekitar enam menit.

Lalu apakah para robot itu akan menggantikan posisi pekerjaan kita? Jangan langsung khawatir. Mungkin pekerjaan yang paling berat untuk dikerjakan mesin adalah pekerjaan yang memerlukan manusia yang harus dilatih selama beberapa tahun untuk melakukannya dengan baik. Termasuk di dalamnya adalah pengambilan keputusan yang intuitif, dalam lingkungan fisik yang rumit, atau pemikiran abstrak.

Para ahli memperkirakan robot tidak akan mengambil alih pekerjaan ahli bedah sampai tahun 2053, dan diperlukan waktu 34 tahun lagi sebelum mesin bisa bersaing dengan para ahli matematika untuk menulis di jurnal akademis.

Katja Grace yakin bahwa surveinya seharusnya dilihat sebagai pengingat bahwa dunia sedang berada dalam puncak perubahan. “Saya pikir tidak ada tugas yang bisa dilakukan manusia tidak akan bisa dilakukan oleh AI secara teknis.”

Namun dia yakin beberapa peran mungkin tidak akan pernah tergantikan oleh mesin. Pendeta di gereja, misalnya, tidak akan pernah digantikan oleh robot jika jemaat gereja ingin manusia yang melakukan peran itu. “Masih akan tetap ada tugas yang hanya bisa dilakukan oleh manusia, karena kita peduli dengan manusia,” tegasnya.

Sumber : http://www.bbc.com/capital/story/20170619-how-long-will-it-take-for-your-job-to-be-automated

Akan timbul banyak masalah jika pekerjaan manusia digantikan oleh AI di masa depan. Yang pertama tentunya adalah pengangguran masal. Manusia tidak memiliki lagi lapangan pekerjaan untuk menghidupi diri dan keluarga sehingga kemiskinan, kriminalitas dan berbagai macam konflik lainnya akan muncul. Pemilik perusahaan mungkin akan merasa diuntungkan pada awalnya namun perlu diingat dengan bertambahnya jumlah pengangguran maka kemiskinan akan meningkat dan tentunya daya beli konsumen akan menurun.

Produksi akan meningkat namun kesejahteraan masyarakat tidak akan terjamin apabila semua ladang pekerjaan diinvasi oleh AI. Dampak lainnya yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan AI untuk menggantikan manusia adalah berkurangnya kualitas hidup manusia. Sebagai contoh di Jepang, robot dengan AInya yang masih seperti sekarang sudah biasa dijadikan teman. Kemudian orang-orang juga pastinya akan semakin malas bergerak jika AI bisa menggantikan semua fungsi kehidupan.

Hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan dan pola perilaku manusia. Oleh karena itu penggunaan AI untuk menggantikan fungsi manusia harus bisa dikontrol agar manusia dapat mempertahankan eksistensinya. Karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti kehadiran manusia sebagai makhluk yang paling mendekati sempurna akan digantikan oleh AI yang hanya sebuah program komputer.

Sumber:
https://www.forbes.com/sites/nextavenue/2017/10/04/is-there-a-robot-friend-in-your-future/#67c8f9fd516f