© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa tujuan kita beribadah kepada Allah?

Ibadah

Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir).

Tujuan dari ibadah adalah untuk menemukan “jalan pulang”

"Innalilahi wa innaillaihi roji’un"

Kita kembali kepada الله, itulah tujuan terkahir dari perjalanan hidup ini
Tahu, apa yang dicari orang yang masih hidup,tapi sudah terasa mendekati masa akhir hayat ?

Bukan harta bukan tahta bukanpula wanita. Tapi “jalan pulang” biar ingat,
Kita semua asli penduduk surga lalu diturunkan ke bumi.
Dari mana asalnya, itulah tempat kembali yang sesungguhnya dan itu adalah jalan pulang…

Didunia ini hanya sedikit orang yang mencapainya dan tahu rahasia jalan pulang
Dan itu menjadi rahasia nya seumur hidup.

Apakah rahasia menemukan jalan pulang yaitu tidak tersentuh rasa sakit, ketakutan, mencekam, dan menghantui jiwa saat menjelang ajal. Segala kesakitan, ketakutan dan mencekam itulah yang disebut “sakaratul maut”. Akan diderita orang yang tidak tau jalan pulang.

Yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah “life after dead” “Kehidupan setelah mati”. Karna ketidakpastian nasibnya, menimbulkan was was dan ketakutan yang luarbiasa.

Yaitu pertanyaan, apa yang di alami setelah mati? selamat atau celaka ?

Dalam hal itu hanya kemakrifatan dan kedalaman pengenalanya kepada الله menjadi sesuatu yang sangat berharga. Makin mengenalnya maka seseorang makin faham, apa yang akan terjadi kepadanya setelah kematianya.

Tidaklagi berspekulasi dengan nasibnya sendiri, sebab الله dengan rahmatnya menganugrahkan pengetahuan tentang maqom kedudukan kemuliaan seseorang sebelum kematian nya.

Dengan demikian bagi orang yang dianugrahkan nikmat kemuliaan kematian adalah penerimaan piala. Kemenangan setelah berjuang dalam jalannya.

Matikan dirimu sebelum matimu. Demikian pesan nabi SAW. Agar mengerti jalan pulang masing".

Mursyid Syeikh Muhammad Zuhri (Abah FK)