Apa saja yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan anak menuju dunia digital?

source image:winstarlink.com

Perkembangan teknologi di era ini menjadikan berbagai ragam aplikasi dan media adalah bagian dari kehidupan manusia. Tak jarang akses yang tidak terkontrol dan berlebihan akan memberikan dampak negatif. Di era teknologi ini, orang tua perlu mempersiapkan anaknya untuk dapat menghadapinya agar bijaksana dan cerdas dalam bertindak.
Apa saja yang perlu dilakukan orang tua untuk mempersiapkan anak menghadaoi dunia digital?

1 Like

Menurut saya isu tentang pendidikan anak di era digital sangatlah menarik, karena berhubungan dengan generasi penerus kita nanti. Kita, termasuk saya yang generasi yang lahir di era 90-an merupakan generasi peralihan dari era non teknologi menuju generasi teknologi. Anak kita (nantinya) adalah benar-benar generasi asli teknologi dimana teknologi sudah ada dan terus berkembang. Di dalam menghadapi teknologi yang ada para orang tua harus mampu bijak dan mendidik agar anak bijak dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi.

Berikut beberapa tips mempersiapkan anak menghadapi era digital dari sebuah sumber :

1. Mempersiapkan Diri Anda
Ya, langkah ini sangat penting. Berhati-hatilah dalam mengekspresikan ketidak sukaan anda mengenai apa yang anak anda sukai. Ini berlaku baik untuk website, games, maupun aplikasi apapun. Jika anda bersikap tenang namun tegas, anak anda akan merasa nyaman dan terbuka. Ingatlah bahwa apa yang menarik bagi anda dan anak anda bisa sangat berbeda. Dan, jika anda bereaksi sangat negatif dengan aplikasi atau website yang tidak anda anggap aman, mereka akan lebih memilih untuk menyembunyikannya. Setelah anda mendapat kepercayaan anak anda, akan sangat mudah mengajaknya berdiskusi kemudian.

2. Kenalkan Dengan Konsekuensi Mengakses Intenet
Internet memang memberikan banyak keuntungan. Namun, dunia maya ini juga memiliki celah yang bisa membahayakan keselamatan anak anda. Ketahuilah bahwa riset yang dilakukan Departemen Kehakiman AS menemukan bahwa 70% anak mengalami kejadian tidak menyenangkan melalui internet yang diakses di rumah. 25% diantaranya bahkan mengalami pelecehan seksual tanpa diketahui orangtuanya. Selain itu, internet juga membuka akses cyber bullying, terbukanya materi-materi yang tidak layak dilihat anak, hingga kekerasan seksual. Membicarakan konsekuensi-konsekuensi ini kepada anak akan membuat mereka menyadari bahwa hal-hal tersebut memang nyata. Berikan juga contoh-contoh yang terjadi di sekitar anda atau diskusikan yang anda lihat di berita. Ajari bahwa ini bisa terjadi pada siapapun yang tidak waspada.

3. Ajari dengan Konsep Orang Asing di Dunia Maya
Mungkin anda pernah mengajari anak-anak mengenai konsep ini. Tapi, konsep orang asing di internet sangat berbeda dengan dunia nyata. Di internet, siapapun bisa menjadi apapun, dengan memalsukan identitasnya. Mereka bisa menampilkan diri sebagai malaikat sampai idola anak. Dengan identitas tersebut, mereka akan mencoba meyakinkan si anak bahwa ia bukan orang asing. Berbekal hal itu, ia bisa mendapatkan apapun dari mulai informasi hingga si anak itu sendiri. Hal inilah yang harus diajarkan kepada anak. Mulailah memberikan pengertian untuk sangat berhati-hati dalam membagi informasi penting melalui internet.

4. Gunakan Komputer atau Gadget di Ruang Keluarga
Menggunakan komputer atau gadget di ruangan yang sering dilalui atau ditempati akan membuatnya lebih aman untuk diakses. Anak-anak pun dapat lebih terkontrol dalam hal durasi pemakaian dan apa saja yang dilakukannya. Selain memasang pengaman teknis seperti filter internet, pengawasan dari orang tua adalah yang terbaik. Biasakan pula untuk bertanya dan berdiskusi mengenai kegiatan yang ia lakukan di depan komputer.

5. Pahami Teknologi dan Internet
Pelajari segala hal yang berhubungan dengan internet, dari mulai penggunaan email, password, aplikasi hingga kode chatting yang sering digunakan anak jaman sekarang. Meskipun anak anda sangat canggih dalam urusan teknologi, mereka tetap membutuhkan bantuan anda untuk mengaksesnya dengan aman. Maka, jangan pernah berasumsi bahwa anak anda tahu lebih banyak dari anda. Karena, seperti halnya melindungi mereka di dunia nyata, anda juga perlu melakukannya di dunia maya.

6. Berdiskusi Mengenai Cara Mengakses Internet dengan Aman
Sekali lagi, anak anda memerlukan perlindungan anda. Inilah yang harus selalu anda tekankan sebelum membiarkannya mengakses internet. Jika perlu, ajari dia cara mengamankan diri dengan sangat teknis. Contohnya, perbolehkan ia untuk langsung menutup laptop jika tiba-tiba keluar gambar yang tidak layak dilihat. Atau, ia bisa memutuskan sambungan pesan instan dan memblokir jika lawan bicaranya meminta ia berpose untuknya. Tekankan bahwa hal tersebut bukan salah mereka. Yang harus anda fokuskan adalah cara anak anda mengatasi situasi yang berbahaya.

7. Tegakkan Aturan dalam Mengakses Internet atau Menggunakan Gadget
Sama seperti bermain di dunia nyata, dunia maya pun perlu aturan untuk menjaga anak anda tetap aman. Aturan-aturan tersebut dapat berupa durasi penggunaan komputer atau gadget, kapan dan dimana mengaksesnya, hingga perjanjian untuk tidak membuka identitas diri kepada siapapun, tidak berkomunikasi dengan orang yang dianggap tidak nyaman, dan menghormati pengguna dunia maya yang lain. Diskusikan pula konsekuensi yang diambil jika mereka melanggarnya.

8. Buatlah Daftar Aplikasi atau Website Yang Anda Setujui
Pastikan anda selalu menjaga komunikasi mengenai penggunaan dunia maya. Dengan melakukan hal ini, anak anda akan terbiasa berbicara secara terbuka mengenai website apa yang akan ia kunjungi atau aplikasi yang ingin ia unduh. Selain itu, buat pula daftar website atau aplikasi yang aman untuk ia gunakan dan jelaskan alasannya. Ingat, keterbukaan sangatlah penting untuk mendapatkan informasi yang cukup dari anak anda.

9. Periksa Segala Aktifitasnya
Razia memang terdengar kuno, tapi cukup ampuh untuk mengetahui apa yang anak anda sembunyikan. Katakan kepada anak anda bahwa anda melakukannya karena memang tidak ada privasi dengan penggunaan internet. Namun, jangan gunakan ini sebagai ancaman. Pelajari cara menjelajah komputer atau gadget anda karena bisa saja anak anda menyembunyikannya dengan baik. Teruslah mengkinikan kemampuan dan pengetahuan anda sambil melakukan hal kuno ini secara berkala.

Menurut saya tips-tips yang saudara @Rendi_Ar sampaikan sangat menarik. Kita perlu menyampaikan konsekuensi penggunaan teknologi, memperhatikan aktivitas dan menerapkan aturan dalam pemanfaatan teknologi kepada anak. Yang tak kalah penting yang harus diterapkan pada setiap orang tua menurut saya adalah menciptakan kedekatan dengan anak-anaknya. Apalagi pada anak yang masih berada pada usia balita dan usia sekolah. Hal ini penting agar anak tidak fokus hanya pada gadget/teknologi. Dampak yang lebih parah akibat teknologi adalah keterhantungan teknologi. Ketergantungan teknologi dapat menyebabkan anak kehilangan waktu dalam pembentukan karakter dan interaksi dengan lingkungannya.

Bentuk komunikasi yang positif dan perhatian orang tua kepada anak perlu diperhatikan. Menciptakan situasi yang hangat sangat pentng. Seringkali gadget menjadi pengalihan bagi anak ketika orang tua tidak mampu untuk menciptakan kehangatan dan komunikasi yang baik. Semoga (nantinya) bisa menjadi orang tua yang bijaksana.

1 Like