Apa saja yang menjadi penyebab bau mulut pada anak?

bau mulut

Apa saja yang menjadi penyebab bau mulut pada anak?

Berikut ini beberapa penyebab bau mulut pada anak yang harus diwaspadai:

  • Penyakit tertentu.
    Infeksi sinus kronik merupakan salah satu penyakit yang dapat memicu bau mulut pada anak. Ini adalah kondisi di mana cairan yang terkumpul di sinus bisa mengalir kembali ke kerongkongan dan belakang lidah. Akibatnya, lendir itu bisa jadi makanan bagi bakteri penghuni mulut. Sisa-sisa metabolisme bakteri itu akan menghasilkan gas yang berbau.

    Tanda infeksi sinus yang kronik antara lain sering mengalami batuk dan pilek, lendir hidung berwarna kehijauan, serta anak tampak mudah lelah. Beberapa penyakit lain yang bisa menyebabkan bau mulut pada anak adalah tonsilitis atau radang amandel, alergi, gangguan pencernaan, hingga beberapa jenis kanker. Penyakit asam lambung pada anak, gangguan usus, nyeri perut, diare, pasca-operasi lambung dan usus, juga bisa menyebabkan bau napas yang tidak sedap. Dalam beberapa kasus, bau mulut juga merupakan tanda penyakit serius seperti pneumonia, bronkitis, diabetes hingga masalah hati dan ginjal.

  • Gangguan pada gigi.
    Gigi berlubang, penumpukan karang gigi dan abses gigi juga dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak.

  • Benda asing di hidung.
    Penyebab lain bau mulut pada anak adalah adanya benda asing, seperti potongan makanan, kacang, atau bahkan mainan kecil yang tersangkut di hidung anak. Hal ini sering terjadi pada anak-anak atau balita yang kerap sembarangan memasukkan benda-benda ke mulut atau hidungnya.

  • Kebersihan gigi dan mulut yang buruk.
    Bakteri yang hidup di dalam mulut Si Kecil akan berinteraksi dengan partikel sisa makanan yang terdapat di sela gigi dan gusi, lidah, atau di permukaan amandel di belakang tenggorokan. Hal tersebut dapat memicu bau mulut, terutama jika sisa makanan menumpuk dalam jangka waktu lama.

*Mulut kering.
Bila kondisi mulut kering (xerostomia), maka produksi air liur akan ikut berkurang. Sedangkan air liur diperlukan untuk melembapkan mulut, menetralisir asam yang diproduksi oleh plak, dan membasuh sel-sel mati yang menumpuk di lidah, gusi, dan pipi. Jika tidak dibasuh, sel-sel ini dapat menyebabkan bau mulut. Mulut kering bisa jadi merupakan efek samping dari berbagai obat, masalah pada kelenjar ludah, napas yang dilakukan melalui mulut. Saat mengalami kondisi hidung tersumbat, umumnya Si Kecil akan bernapas melalui mulut, dan kondisi tersebut menyebabkan bakteri berkembang biak dan menyebabkan bau mulut pada anak.

  • Makanan.
    Makanan pedas dan makanan yang berbau dan memiliki rasa yang menyengat, seperti bawang merah dan bawang putih, juga dapat menyebabkan bau mulut pada anak.

  • Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan bau mulut.
    Adapun obat-obatan yang dimaksud antara lain seperti nitrat yang biasa digunakan untuk mengobati nyeri dada, obat kemoterapi, dan obat penenang.

Sumber : https://www.alodokter.com/ini-penyebab-bau-mulut-pada-anak-dan-cara-mengatasinya