Apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli kelinci hias ?

Kelinci hias

Apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli kelinci hias ?

Kelinci atau rabbit saat ini bukan hanya dijadikan sebagai komoditi ternak yang cukup menjanjikan, tetapi juga dijadikan sebagai hewan kesayangan. Karena selain imut-imut dan menggemaskan, kelinci juga ternyata mampu memberikan sifat menyenangkan bagi penyanyangnya. Dari berbagai literatur, blog maupun tulisan di majalah terkait dunia veteriner, merawat kelinci bukan perkara mudah.

Ada beberapa hal yg mesti diperhatikan saat memilih kelinci, diantaranya:

1. Perhatikan bagian wajah

Kelinci hias yang memiliki tatapan mata yang tajam serta tidak sayu, ini menandakan bahwa kelinci hias tersebut dalam keadaan sehat dan prima, maka pilihlah kelinci seperti itu. Cek juga bagian hidung kelinci tersebut, karena jika di bagian hidung kelinci terdapat ingus/air, maka kemungkinan besar kelinci tersebut sedang terserang flu (tidak sehat).

2. Gigi kelinci

Perhatikan juga gigi kelinci yang ingin anda pilih. Kelinci yang baik atau berkualitas pastinya memiliki gigi taring yg kokoh namun tidak tajam. Selain yang saya sebutkan tadi, bagian lain yang harus di perhatian adalah bentuk telinga. Telinga kelinci yang baik adalah telinga yang memiliki bentuk tegak dan berdiri pada kedua bagianya, terkecuali untuk kelinci jenis loop. Karena kelinci jenis loop memiliki ciri fisik yang tidak mungkin akan memiliki telinga yang tegak dan panjang.

3. Lihat bagian kaki

Dalam memilih kelinci berkualitas anda juga harus memperhatikan kaki pada kelinci tersebut. Karena kelinci yang memiliki kualitas baik pastinya akan mempunyai kaki dengan bentuk tegak seperti terlihat pada seekor kuda. Oleh karena itu ketika anda ingin membeli kelinci maka lihatlah terlebih dahulu apakah keadaan kaki kelinci tersebut memiliki bentuk tegak atau tidak? Perlu di ketahu karena bentuk kaki yang kurang baik adalah bentuk kaki yang menyamai huruf ‘O’ dan memiliki bentuk kaki melebar kearah luar sehingga hal ini akan menurunkan kualitasnya.

4. Analisa bentuk badan

Untuk kelinci yang baik dan berkualitas juga memiliki bentuk badan yang gempal dan juga berisi. Maka jika anda ingin melihat kelinci dengan bentuk badan yang baik, coba tidurkan kelinci tersebut dan lihat dari posisi belakang.

5. badan kelinci ketika terlentang

Bentuk badan yang baik akan memiliki bentuk badan yang berbentuk lingkaran. Hal ini menunjukan bahwa badan kelinci tersebut cukup sehat di karenakan penuh dengan daging. Sedangkan untuk bentuk badan kelinci yang kurang baik biasanya akan memiliki bentuk yang menyerupai segitiga ketika dilihat dari belakang. Hal ini menunjukan bahwa kelinci tersebut kurus.

6. Bentuk ekornya

Bentuk ekor kelinci yang berkualitas adalah bentuk ekor yang lurus dan sejajar dengan tulang belakang kelinci serta tegak keatas jika di perhatikan .

7. Aktif

Di sarankan untuk pilih kelinci yang aktif namun tidak hiperaktif. Kelinci aktif biasanya dapat kita lihat dari tingkahnya yang hobi loncat kesana kemari dan tertarik serta senang dengan mainan atau barang barang yang di berikan pemiliknya. Namun anda juga harus hati hati dengan kelinci yang memiliki karakter hiperaktif atau suka menyerang kelinci lainnya. Kelinci seperti ini umumnya sering dijumpai pada kelinci pejantan.

8. Ramah dan tidak penakut

Terakhir pilihlah kelinci yang baik dan tidak penakut, terutama dengan manusia. Sangat mudah untuk membedakan kelinci yang penakut dan tidak penakut. Coba dekatkan tangan anda di hadapan kelinci, biasanya kelinci yang tidak penakut akan merespon dengan senang hati mendekati tangan Anda, terutama jika ada pakan lezat di tangan anda. Perlu di ketahui juga bahwa kelinci yang tidak penakut cenderung lebih mudah perawatanya dan sangat baik untuk dijadikan indukan (diternakan), karena kelinci tersebut cenderung akan lebih senang untuk menyusui dan lebih rajin dalam merawat anaknya, jika dibandingkan dengan kelinci yang memiliki sifat penakut.

Nah jika anda sudah tau mengenai kelinci yang berkulitas seperti apa dan bagaimana. Itu tandanya anda sudah siap untuk membeli kelinci hias.

sumber:
https://popopetshop.wordpress.com/kelinci/tips-kelinci/tips-membeli-kelinci/
http://www.indokelinci.com/2016/12/tips-membeli-kelinci-hias.html

Saya akan membagikan beberapa tips yang pernah saya gunakan dalam memilih kelinci.

  • Usia kelinci harus 2 bulan atau lebih

    Mengapa harus kelinci yang berusia di atas 2 bulan. Alasannya karena anak kelinci baru bisa disapih (dipisah) dari induknya, yaitu ketika berusia 2 bulan ke atas. Usia tersebut dinilai cukup matang untuk memisahkan kelinci, karena kelinci sudah bisa makan sendiri. Sebenarnya, kelinci di bawah 2 bulan juga sudah bisa makan sendiri namun mereka tetap membutuhkan asupan asi dari induknya. Namun, tidak masalah apabila membeli kelinci berusia sebelum 2 bulan asalkan membeli beserta induknya. Sehingga asupan asinya tetap bisa terpenuhi.

  • Kedua kelinci tegak

    Kelinci yang sehat memiliki telinga yang tegak, kecuali jenis kelinci fuzzy loop dan holland loop. Hati-hati apabila penjual mengatakan bahwa kelinci yang akan dibeli merupakan salah satu yang telah disebutkan tadi. Bisa saja penjual tersebut menipu.

  • Bentuk kepala besar

    Kepala yang besar menandakan kelinci tersebut sehat dan tidak memiliki darah campuran. Sedangkan, kepala runcing dan pipih menandakan kelinci yang sudah banyak mengalami mutasi genetik.

  • Kelinci melompat dengan dua kaki belakang

    Apabila Anda melihat kelinci melompat dengan hanya satu kaki, maka kemungkinan kelinci tersebut tidak dalam keadaan sehat/baik.

  • Bulu di area kaki penuh dan tidak rontok

  • Air kencing berwarna kuning

    Jika air kencingnya merah, berarti kelinci kekurangan air. Sedangkan untuk warna kuning gelap berarti kelinci banyak konsumsi pelet.

Sumber:
https://www.bersosial.com/threads/tips-membeli-kelinci-yang-bagus.34451/

Sebelum membeli kucing, sebaiknya anda memperhatikan hal-hal berikut,

1. Mengenal Binatang Kelinci Secara Menyeluruh

Cara pertama yang harus sobat lakukan sebelum merawat kelinci adalah mengenalnya lebih dalam terkait hewan ini. Dalam pribahasa mengatakan, “Tak kenal maka tak sayang”. Kelinci adalah binatang mamalia (beranak) yang keberadaannya sudah populer dan tersebar di berbagai belahan dunia, awalnya dia hanya binatang liar namun seiring berjalannya waktu, dia menjadi binatang peliharaan yang banyak membawa keuntungan bagi pemiliknya

2. Manfaat Memelihara Kelinci Secara Umum

Tidak diragukan lagi, ada banyak sekali keuntungan yang akan didapat jika memelihara kelinci, baik yang hias maupun yang pedaging. Yang hias bisa membuat kita senang akan kelucuan dan keimutannya, selain itu bisa juga diternakkan dan jadi usaha sampingan “Menyelam sambil meminum air”. Adapun untuk kelinci pedaging bisa dibikin sate kelinci, ternak kelinci dan masih banyak lagi.

Makanya tidaklah heran jika hari ini peternak kelinci di Indonesia sudah tersebar di mana-mana, karena memang menguntungkan dan cocok dijadikan sebagai bisnis sederhana di rumahnya. Ditambah lagi memelihara kelinci tidak membutuhkan tempat yang luas serta modal yang begitu banyak

3. Cara Membeli Kelinci Untuk Dipelihara

Para pemula wajib mengetahui tipe bibit kelinci yang bagus dan berkualitas untuk dipelihara. Sebab biar tidak salah pilih, apalagi hari ini banyak kelinci-kelinci dijual di pinggir jalan yang perawatannya tidak jelas. Takutnya saat dibawa kerumah dia langsung stress dan meninggal. Jadi disarankan agar membeli ke pasar hewan yang profesional atau ke peternaknya langsung. Karena mereka pasti tahu cara terbaik dalam menangani kelinci-kelincinya, misalnya sebelum dijual mungkin diberi vitamin dahulu atau diberi makan yang teratur atau diletakkan di kandang yang layak.

Di sini saya ada sedikit tips buat kalian, yaitu tips sebelum membeli kelinci, perhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Perhatikan pergerakan kelinci, jangan membeli yang cenderung lemas dan tidak juga yang terlalu agresif. Tapi belilah yang sewajarnya dan dia memiliki nafsu makan tinggi serta terus mengunyah.

  • Pilih kelinci yang saat dijual tidak di kandang sendirian dan kandangnya tidak sempit, sebab biasanya dia akan stres sehingga mengakibatkan kematian saat dibawa pulang.

  • Hindari membeli kelinci yang terluka, periksalah kakinya. Apakah ada lecet atau tidak

  • Periksalah di bagian mulut dan mata, apakah ada lendir atau tidak. Jik ada, jangan dibeli sebab bisa jadi terindikator penyakit

  • Jangan membeli kelinci yang scabies. Apa itu? Scabies adalah sebuah parasit yang menyerang kulit luar. Penyakit ini ditandai dengan kulit yang pitak-pitak atau luka. Pokoknya amati dengan teliti sebab kadang sifatnya tersembunyi.

  • Komitmen, yang terakhir kalian harus komitmen. Sebab kelinci bisa hidup sampai 10 tahun jika baik dalam perawatannya

Sumber : https://www.hobinatang.com/2017/04/cara-memelihara-kelinci-di-rumah-yang-baik-untuk-pemula.html