Apa Saja yang dapat Membuat Belajar Mandiri Lebih Efektif?

https://pixabay.com/static/uploads/photo/2016/03/01/23/01/study-1231396_960_720.jpg

Termasuk bagaimana kita bisa membuat tantangan kepada diri kita untuk belajar mandiri.

Menurut Sisco ada 6 langkah kegiatan untuk membantu individu menjadi lebih mandiri dalam belajar, yaitu:

  1. Preplanning (aktivitas sebelum proses pembelajaran)

  2. Menciptakan lingkungan belajar yang positif

  3. Mengembangkan rencana pembelajaran

  4. Mengidentifikasi aktivitas pembelajaran yang sesuai

  5. Melaksanakan kegiatan pembelajaran dan monitoring

  6. Mengevaluasi hasil pembelajar individu

Banyak pembelajar yang telah belajar dengan giat tetapi usahanya itu tidak memberikan hasil yang diharapkan, dan sering kali mengalami kegagalan, bekerja keras belum tentu menjamin seseorang dapat belajar dengan berhasil. Di samping itu seorang pembelajar perlu memperhatikan syarat- syarat dapat belajar secara efesien atau belajar dengan baik.

Di antara syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kesehatan jasmani, badan yang sehat berarti tidak mengalami gangguan penyakit tertentu cukup dengan vitamin dan seluruh fungsi badan berjalan dengan baik.

  • Rohani yang sehat, tidak berpenyakit syaraf, tidak mengalami gangguan emosional, senang dan stabil

  • Lingkungan yang tenang, tidak ribut, serasi bila mungkin jauh dari keramaian dan gangguan lalu lintas dan tidak ada gangguan yang lainnya

  • Tempat belajar menyenangkan, cukup udara, cukup matahari, penerangan yang memadai.

  • Tersedia cukkup bahan dan alat-alat yang diperlukan, bahan-bahan dan alat-alat itu menjadi sumber belajar dan alat sebagai pembantu belajar

Belajar mandiri pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh pandangan bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam pendidikan. Proses pembelajaran hendaknya diupayakan agar dapat memberikan kebebasan dan kemandirian kepada pembelajar dalam proses belajarnya.

Pembelajar bebas secara mandiri untuk menentukan atau memilih materi pembelajaran yang akan dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya. Jika dalam pendidikan konvensional pembelajar lebih banyak berkomunikasi dengan manusia yaitu pengajar dan pembelajar lainnya. Sedangkan dalam pembelajaran jarak jauh lebih banyak berkomunikasi secara intrapersonal berupa informasi serta materi pembelajaran dalam bentuk elektronik, cetak maupun non cetak.

Pembelajaran jarak jauh merupakan bentuk aktifitas belajar mengajar yang bercirikan pembagian kerja dan materi pembelajaran secara massal, pembelajaran jarak jauh merupakan metode untuk mengajarkan ilmu pengetahuan, ketrampilan, dan sikap dengan cara menerapkan dan memanfaatkan teknoligi yang dapat memproduksi materi pembelajaran yang berkualitas secara massal sehingga dapat digunakan secara bersamaan oleh pembelajar yang tempat tinggalnya tersebar dimana-mana.

Pengertian belajar mandiri tidak berarti belajar sendiri. Pembelajar perlu berinteraksi dan berkomunikasi dengan komponen penyelenggara pendidikan jarak jauh.