Apa saja Unsur-unsur dari Komunikasi Interpersonal?

komunikasi interpersonal

Komunikasi interpersonal adalah proses dimana orang bertukar informasi, perasaan, dan makna melalui pesan verbal dan non-verbal: komunikasi tatap muka. Komunikasi interpersonal bukan hanya tentang apa yang sebenarnya dikatakan (bahasa yang digunakan) tapi bagaimana sesuatu yang dikatakan dan pesan non-verbal dikirim melalui nada suara, ekspresi wajah, gerak tubuh dan bahasa tubuh.

1 Like

Elemen-Elemen dari Komunikasi Interpersonal

  • komunikator

    Untuk komunikasi apapun terjadi setidaknya ada dua orang yang terlibat. Mudah untuk memikirkan komunikasi yang melibatkan pengirim dan penerima pesan. Namun, masalahnya adalah terkadang komunkasi hanya terjadi satu arah (yang satu berbicara atau memberikan informasi sedangkan yang satunya hanya mendengarkan / diam saja tanpa memberikan respon).

    Sebenarnya komunikasi hampir selalu rumit (proses dua arah), dengan orang-orang mengirim dan menerima pesan ke dan dari satu sama lain secara bersamaan. Dengan kata lain, komunikasi merupakan proses interaktif. Sementara satu orang berbicara yang lain adalah mendengarkan - tapi saat mendengarkan mereka juga mengirim umpan balik berupa senyum, kepala mengangguk, dll.

  • Pesan

    Pesan tidak hanya berarti pidato yang digunakan atau informasi yang disampaikan, tapi juga pesan non-verbal dipertukarkan seperti ekspresi wajah, nada suara, gerak tubuh dan bahasa tubuh. Perilaku non verbal dapat menyampaikan informasi tambahan tentang pesan lisan. Secara khusus, ini bisa mengungkapkan lebih banyak tentang sikap emosional yang mungkin mendasari isi pidato.

  • Noise

    Kebisingan memiliki makna khusus dalam teori komunikasi. Ini mengacu pada sesuatu yang mendistorsi pesan, sehingga apa yang diterima berbeda dari apa yang dimaksudkan oleh pembicara. Sementara ‘noise’ fisik (misalnya, suara latar belakang atau pesawat terbang rendah) dapat mengganggu komunikasi, faktor lain dianggap ‘noise’. Setiap distorsi atau ketidakkonsistenan yang terjadi selama usaha berkomunikasi dapat dilihat sebagai kebisingan (noise).

  • Feedback

    Umpan balik terdiri dari pesan yang diterima penerima, yang memungkinkan pengirim mengetahui seberapa akurat pesan telah diterima, dan juga reaksi penerima. Umpan balik memungkinkan pengirim mengatur, menyesuaikan atau mengulangi pesan untuk memperbaiki komunikasi.

  • Context

    Semua komunikasi dipengaruhi oleh konteks di mana hal itu terjadi. Namun selain melihat konteks, situasional tempat interaksi berlangsung, misalnya di ruangan, kantor, atau di luar rumah. Konteks sosial juga perlu dipertimbangkan, misalnya peran, tanggung jawab dan status relatif partisipan. kondisi emosional juga akan mempengaruhi komunikasi.

  • Channel

    Saluran (Channel) mengacu pada sarana fisik yang memindahkan pesan dari satu orang ke orang lain. Dalam konteks tatap muka, saluran yang digunakan adalah ucapan dan penglihatan, namun saat percakapan telepon saluran hanya terbatas pada ucapan saja.

Devito (1995) mengemukakan beberapa elemen dalam komunikasi interpersonal, yaitu :

  1. Sumber-Penerima (Source-Receiver)

    Komunikasi interpersonal melibatkan paling sedikit dua orang. Masing-masing orang mengirimkan (fungsi sumber) dan juga memaknai dan memahami pesan (fungsi penerima). Siapa diri kita, apa yang kita yakini, apa yang kita inginkan, apa yang kita ketahui, sikap, dan lain sebagainya akan mempengaruhi apa yang individu sampaikan, bagaimana ia mengatakannya, pesan apa yang diterima, dan bagaimana ia menerima pesan tersebut.

  2. Encoding-decoding

    Penerjemahan pesan dalam bentuk bahasa (encoding) serta pemahaman bahasa yang diterima (decoding).

  3. Kompetensi

    Adanya kompetensi dalam berkomunikasi, seperti mengetahui topik apa yang tepat dibicarakan dengan pendengar tertentu. Salah satu penelitian mengenai kompetensi komunikasi mengemukakan bahwa terdapat korelasi antara kompetensi komunikasi dengan kesuksesan di perguruan tinggi (Rubin & Graham, 1988). Kompetensi dalam komunikasi terkait budaya, sehingga kompetensi komunikasi antarsatu budaya dengan budaya lain bisa berbeda.

  4. Pesan

    Pesan yang disampaikan dan diterima dalam komunikasi bisa beraneka ragam, terkait dengan penginderaan manusia dan kombinasinya. Menurut Devito (1995) penyampaian pesan dalam komunikasi interpersonal tidak harus melalui pertemuan langsung, tetapi juga bisa melalui perantara media. Penyampaian dan penerimaan pesan terkait juga dengan umpan balik terhadap apa yang disampaikan pengirim pesan dan feedforward (informasi yang disampaikan sebelum memberikan pesan utama). Salah satu fungsi dari feedforward adalah sebagai sarana pembuka komunikasi, atau sebagai sarana pemberian gambaran umum mengenai apa yang akan disampaikan.

  5. Channel (saluran)

    Merupakan media yang digunakan dalam komunikasi. Saluran berfungsi sebagai penghubung antara sumber dan penerima. Saluran pesan dapat berbentuk visual, auditori, gerakan, dan aroma.

  6. Noise (gangguan)

    Merupakan segala sesuatu yang mengubah bentuk atau mengganggu penerimaan pesan, mengakibatkan pesan yang disampaikan berbeda dengan pesan yang diterima.

  7. Konteks

    Merupakan lingkungan tempat terjadinya komunikasi, dan mempengaruhi bentuk dan isi dari komunikasi

  8. Effects (akibat)

    Setiap komunikasi yang terjadi akan menimbulkan akibat-akibat tertentu

  9. Etika

    Komunikasi interpersonal memiliki batasan-batasan wajar mengenai apa yang benar dan salah dalam berkomunikasi.