Apa saja tujuan dari pendidikan karakter ?

Pendidikan karakter

Pendidikan karakter ialah proses transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh kembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku kehidupan. Apa saja tujuan dari pendidikan karakter ?

Pendidikan karakter pada hakikatnya adalah sebuah perjuangan untuk memelihara kelangsungan hidup umat manusia agar tidak jatuh pada kehancuran. Sejarah kehidupan bangsa-bangsa dari sejak zaman dahulu hingga sekarang telah mengingatkan dan mengajarkan, bahwa kemajuan dan kehancuran suatu bangsa amat bergantung pada maju mundurnya atau kuat lemahnya karakter suatu bangsa.

Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan etika mulia murid secara utuh, terpadu dan berimbang sesuai dengan standar kompetensi lulusan.

Menurut Kemendiknas, tujuan pendidikan karakter antara lain:

  • Mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warga negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.

  • Mengembangkan kebiasaaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius.

  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.

  • Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk menjadi manusia yang mandiri, kreatif, dan berwawasan luas.

  • Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).

Sedangkan menurut Dharma Kesuma di dalam bukunya yang berjudul Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah, tujuan pendidikan karakter adalah sebagai berikut:

  • Menguatkan dan mengembangkan nilai-nilai kehidupan yang dianggap penting dan perlu sehingga menjadi kepribadian/kepemilikan peserta

  • didik yang khas sebagaimana nilai-nilai yang dikembangkan.

  • Mengoreksi perilaku peserta didik yang tidak bersesuaian dengan nilai- nilai yang dikembangkan oleh sekolah.

  • Membangun koneksi yang harmoni dengan keluarga dan masyarakat dalam memerankan tanggung jawab pendidikan karakter secara bersama.

Dari berbagai penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa tujuan dari pendidikan karakter adalah

  1. membentuk, menanamkan, memfasilitasi, dan mengembangkan nilai-nilai positif pada peserta didik sehingga menjadi pribadi yang unggul dan bermartabat dan berkarakter tinggi,

  2. penanaman nilai dalam diri siswa dan pembaruan tata kehidupan bersama yang lebih menghargai kebebasan individu.

Sedangkan untuk tujuan jangka panjangnya tidak lain adalah mendasarkan diri pada tanggapan aktif kontekstual individu atas impuls natural sosial yang diterimanya, yang pada gilirannya semakin mempertajam visi hidup yang akan diraih lewat proses pembentukan diri secara terus-menerus.

Referensi :

  • Mohammad Fakhry Gaffar, Pendidikan Karakter Berbasis Islam, (Yogyakarta: Makalah WorkshopBerbasis Agama, 2010)
  • Nurul Zuhriyah, Pendidikan Moral dan Budi Pekerti, (Jakarta: Bumi Aksara, 2008)
  • Dirjen Dikdasmen Kemendiknas, Pembinaan Pendidikan Karakter
  • Kemendiknas, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa