Apa saja tingkah turis yang telah membuat kesalahan fatal ketika melakukan penerbangan?

kesalahan dalam penerbangan

Tersesat, terkendala bahasa, dan menghabiskan terlalu banyak uang asing adalah pengalaman menjadi turis. Tetapi, membuat kesalahan besar saat melakukan penerbangan bisa menjadi hal paling memalukan. Ada banyak tingkah turis yang tidak masuk akal, bahkan masuk kategori membuat kesalahan fatal ketika melakukan penerbangan. Ini tidak bisa dibiarkan, sebab dampaknya bisa merugikan orang banyak hingga terjadi penundaan penerbangan. Apa saja tingkah turis yang telah membuat kesalahan fatal ketika melakukan penerbangan?

1. Menampar petugas bandara
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh China Global Television Network pada 2017, seorang wanita tampaknya menampar petugas Bandara Internasional Wuhan Tianhe. Menurut laporan itu, penumpang yang bersangkutan tiba di bandara untuk penerbangannya ke Paris, 14 menit setelah pintu ditutup. Ketika diberitahu dia datang terlambat, wanita itu diduga memukul petugas pintu gerbang di wajah tiga kali. The South China Morning Post melaporkan, wanita itu adalah seorang mahasiswa PhD berusia 36 tahun di Wuhan yang sedang dalam perjalanan menuju “konferensi penting.” Dia ditahan selama 10 hari, menurut The Daily Mail.

2. Seorang lansia melempar koin ke mesin pesawat
Channel News Asia melaporkan, penerbangan Lucky Air ditunda semalaman setelah seorang wanita berusia 76 tahun melemparkan koin ke mesin pesawat untuk mendapatkan keberuntungan. Penerbangan itu seharusnya terbang dari Anqing ke Kunming di China barat daya pada 19 Oktober 2017. Tetapi ketika penumpang lainnya melihat wanita itu melempar koin ke mesin pesawat, mereka memberi tahu anggota awak pesawat. Anggota kru di lapangan kemudian menemukan koin di landasan di sebelah pesawat, dan penerbangan dijadwal ulang untuk hari berikutnya karena untuk tindakan keselamatan. Wanita itu ditahan. Tidak jelas apakah dia akan menghadapi dakwaan, tetapi sebelumnya, seorang wanita berusia 80 tahun melakukan hal yang sama pada 2016 dan dibebaskan dari hukuman karena usianya.

3. Melempar mi instan mendidih ke pramugari
Menurut pernyataan yang diberikan kepada Reuters, penerbangan AirAsia harus berbalik arah dan kembali ke Bangkok, ketika seorang penumpang diduga menyiram seorang pramugari dengan mi instan. Hal tersebut terjadi karena, wanita tersebut duduk terpisah dengan pacarnya. The Washington Post melaporkan, mereka bepergian dengan kelompok besar dan kursinya telah diatur dalam urutan abjad. Anggota kru akhirnya menemukan tempat duduk bersama untuk mereka. Tetapi ketika wanita itu meminta air panas untuk membuat mi instan yang dia beli di pesawat, dia diduga melemparkannya ke wajah pramugari. Petugas penerbangan memberikan pertolongan pertama, sementara pesawat mengubah arah. Setelah tiba kembali di Bangkok, wanita dan tiga orang lainnya dikawal dari pesawat oleh polisi. Namun, akhirnya mereka berdamai tanpa ada tuduhan pidana.

4. Seorang turis tertidur di bagasi dan melewati X-ray
Pada 2012, seorang pria berusia 36 tahun yang tidak disebutkan namanya dilaporkan masuk melalui meja check-in di Bandara Fiumicino Roma. Turis ini juga tertidur di sabuk konveyor korsel bagasi. Dia ditemukan ketika staf bandara melihat seseorang berada dalam pemindai X-ray, dan tampak mabuk ketika ditanya. Pria itu dibawa ke rumah sakit oleh petugas polisi yang khawatir tentang paparan sinar-X, dan kemudian menghadapi tuduhan kriminal, seperti dilaporkan The Daily Mail.

5. Turis membuka pintu darurat pesawat
Dalam sebuah pernyataan dari South China Morning Post, China Southern Airlines mengatakan, seorang pria membuka pintu darurat sebuah pesawat sebelum lepas landas pada penerbangan dari Nanjing ke Nanning. Ketika penumpang lain bertanya mengapa dibuka, dia menjawab, “Pintunya tidak penting.” Kemudian, polisi Bandara Internasional Nanjing Lukou memenjarakannya selama 10 hari. Tak hanya itu, pada 2015, penerbangan Urumqi Airlines, seorang pria juga membuka pintu darurat pesawat yang sedang bersiap untuk lepas landas. Saat itu, dia sedang melakukan penerbangan Urumqi Airlines ke wilayah Xinjiang China. Dia diduga secara tidak sengaja membuka pintu darurat saat pesawat bersiap-siap lepas landas, menurut South China Morning Post. Dia mengklaim, itu adalah pertama kalinya dia duduk di deretan pintu keluar dan dia pikir, pegangannya digunakan untuk menenangkan dirinya.

Sumber: