Apa saja tantangan yang dihadapi Manajer dalam Manajemen Organisasi?

Apa saja tantangan yang dihadapi Manajer dalam Manajemen Organisasi?

Dalam mengelola sebuah organisasi, seorang Manajer pasti menemukan tantangan yang muncul di hadapannya.

Manajer merupakan peran yang bertanggungjawab atas fungsi atau departemen tertentu dalam organisasi. Pekerjaan manajemen dibagi ke dalam kegiatan perencanaan, memimpin, mengatur, dan mengendalikan. Manajer yang baik harus memahami peran mereka dan mementingkan kinerja tim bukan tentang kepentingan pribadi.

Dalam menjalankan perannya, manajer dapat menemukan tantangan yang akan dihadapi. Tantangan tersebut adalah:

1. Menjadi Responsif Terhadap Pelanggan
Hukum bisnis pertama adalah mengurus pelanggan dengan baik. Tanpa pelanggan (pembeli, klien, konsumen, pengguna, tamu, investor, atau apapun namanya) – tidak akan ada organisasi. Organisasi nirlaba juga disarankan untuk bersikap responsif terhadap “pelanggan” mereka, karena mereka adalah pembenaran atas keberadaan organisasi tersebut.

2. Penemuan Inovasi
Cara untuk menghadirkan barang atau jasa baru, atau lebih baik disebut inovasi. Tidak ada organisasi, untuk-keuntungan atau nirlaba, yang dapat membiarkan dirinya menjadi puas. Terutama ketika saingan datang dengan gagasan kreatif. “Berinovasi atau Mati” merupakan pepatah yang penting bagi manajer manapun.

3. Kualitas Produk
Jika organisasi anda adalah satu-satunya dari jenisnya, pelanggan dapat bertahan dengan produk atau layanan yang kurang dari bintang 5 (seperti yang terjadi pada beberapa maskapai penerbangan yang memiliki monopoli dekat pada penerbangan dari kota-kota tertentu), namun hanya karena mereka tidak memiliki pilihan. Tetapi jika ada organisasi lain yang datang dan menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas, program TV, makanan, perangkat lunak komputer, atau apa pun, mungkin anda mendapati perusahaan anda tertinggal. Melakukan perbaikan kualitas telah menjadi ide manajemen yang penting belakangan ini.

4. Efisiensi Bisnis
Satu generasi yang lalu, organisasi memberi penghargaan kepada karyawan atas lama layanan mereka. Namun saat ini, penekanannya adalah pada efisiensi: Perusahaan berusaha menghasilkan barang atau jasa secepat mungkin dengan menggunakan sesedikit mungkin karyawan (dan bahan mentah). Meskipun strategi yang merendahkan nilai karyawan pada akhirnya bisa menjadi bumerang-mengakibatkan hilangnya pengalaman dan keterampilan penting dan bahkan pelanggan-sebuah organisasi yang kelebihan gaji, mungkin tidak dapat bersaing dengan pesaing yang lebih ramping organisasinya. Inilah alasan mengapa saat ini banyak perusahaan sangat bergantung pada pekerja temporer (sementara).

[details=“Referensi”]


https://ilmuekonomi.info/tantangan-menjadi-manajer-untuk-mengelola-organisasi/[/details]