Apa saja strategi pemasaran yang tepat untuk dilakukan oleh manager pemasaran?

6

Salah satu tugas dari manajer pemasaran yaitu mengembangkan strategi pemasaran untuk organisasinya. Lalu menurut pendapat anda, apa saja strategi yang tepat yang harus dilakukan oleh manager pemasaran untuk memasarkan produknya?

Menanggapi pertanyaan tersebut, berikut beberapa strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh manager pemasaran untuk memasarkan produknya:

  1. Memasarkan produk yang berfokus pada solusi. Berikan produk yang mereka inginkan atau butuhkan sehingga mereka tertarik untuk menggunakan produk kita.

  2. Menggunakan judul dan sub judul yang provokatif, ekstrim, dan benar-benar tak terduga. Memiliki skill copywritig yang tepat sangatlah penting untuk strategi pemasaran.

  3. Konsistensi terhadap semua area marketing untuk membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.

  4. Membuat perencaan terkait strategi pemasaran, anggaran pemasaran, serta konsep lainnya yang berhubungan dalam pemasaran.

  5. Menentukan strategi dalam menetapkan siapa target pasar, bagaimana cara membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.

    • Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju dengan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki.

    • Menghitung anggaran pemasaran untuk persiapan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran.

  6. Memutuskan secara spesifik produk atau jasa anda, harga yang sesuai, dimana dan bagaimana anda akan mendistribusikan produk anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui mengenai produk yang anda tawarkan.

  7. Usahakan untuk memiliki website karena hampir 60% konsumen mengetahui informasi dari internet.

  8. Melakukan branding sebagai tanda pengenal produk yang anda buat. Selain itu buatlah promosi dan iklan untuk mendukung proses pengakuan brand yang efektif hingga meningkatkan penjualan.

  9. Mengelola hubungan dengan pelanggan yang tepat untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten. Contoh: memberikan kartu membership, potongan harga untuk member, dll.

Referensi:
http://blog.sribu.com/8-langkah-membuat-strategi-pemasaran-dan-promosi-sukses/.
http://www.dimakstrategy.com/10-strategi-pemasaran-yang-efektif/.

Kotler & Armstrong (2004) mengemukakan 5 (lima) jenis orientasi yang dapat dilakukan oleh
manajer pemasaran yaitu:

  1. Konsep produksi (production concept) berpendapat bahwa para konsumen akan menyukai produk-produk yang tersedia luas dan sangat terjangkau harganya.
  2. Konsep produk (product concept) berpendapat bahwa para konsumen menyukai produk-produk yang menawarkan mutu, kinerja, serta fiturfitur inovatif yang terbaik. Dengan kata lain, faktor utama yang menyokong keberhasilan pemasaran adalah kualitas produk.
  3. Konsep penjualan (selling concept) berpendapat bahwa para konsumen tidak akan membeli produk-produk perusahaan dalam jumlah yang cukup jika tidak dilakukan upaya promosi dalam skala besar.
  4. Konsep pemasaran (marketing concept) berpendapat bahwa pencapaian sasaran organisasi tergantung kepada pemahaman akan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan seberapa mampu perusahaan memenuhinya dengan cara yang lebih efektif dan efisien dibanding para pesaing.
  5. Konsep pemasaran bernuansa sosial (societal marketing concept) berpendapat bahwa organisasi harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan, keinginan-keinginan, dan minat-minat pasar-pasar sasaran, serta menyampaikan kepuasan yang diinginkan oleh mereka secara lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan cara yang mempertahankan atau memperbaiki kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

Kotler & Armstrong (2004) juga mengemukakan orientasi yang lebih mutakhir yaitu manajemen hubungan pelanggan (customer relationship management - CRM) yang didefinisikan sebagai proses menyeluruh dalam membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan dengan cara menyampaikan nilai dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dari yang disampaikan oleh para pesaing.

Strategi pemasaran berkaitan dengan perencanaan strategis. Perencanaan strategis dapat dilakukan pada tingkat korporasi, bisnis, dan fungsi. Pelakunya adalah karyawan-karyawan dari level manajerial. Manajer pemasaran hanya salah satu di antaranya. Rencana strategis (strategic plan) korporasi dijabarkan ke dalam rencana strategis UBS, kemudian rencana strategis UBS ini dijabarkan ke dalam rencana strategis bagian fungsional.

Pada level manapun, rencana strategis berisikan keputusan-keputusan strategis yang berkaitan dengan (McDonald 1992):

  1. Arah jangka panjang organisasi. Keputusan strategis tidak terkait dengan isu-isu manajemen yang dihadapi dari hari-hari.

  2. Pendefinisian ruang lingkup kegiatan-kegiatan organisasi dalam mana yang termasuk dan yang tidak termasuk.

  3. Mengklopkan (matching) kegiatan-kegiatan organisasi dengan lingkungan di mana ia berada, sehingga organisasi dapat mengoptimalkan kesempatan dan meminimalkan ancaman.

  4. Mengklopkan (matching) kegiatan-kegiatan organisasi dengan kapasitas sumber daya organisasi, seperti keuangan, sumber daya manusia, teknologi, atau dan keahlian.

Manajer pemasaran dalam dalam melaksanakan strategi pemasaran di perlukan langkah-langkah dalam mendukung kesuksesan strategi pemasaran, dan antara yang satu dengan yang lainnya saling mendukung dan merupakan komponen untuk mencapai tujuan. Langkah-langkah strategi antara lain:

  1. Memutuskan proposisi nilai.
  2. Mendiferensiasikan penawaran pasar untuk menciptakan nilai pelanggan yang unggul.
  3. Positioning memposisikan penawaran pasar dalam fikiran pelanggan pasar.
  4. Menciptakan nilai bagi pelanggan sasaran.
  5. Memilih pelanggan yang dilayani.
  6. Segmen membagi seluruh pasar menjadi segmen yang lebih kecil.
  7. Penetapan sasaran memilih satu atau beberapa segmen yang dimasukin. strong text