Apa saja pola pengembangan sebuah paragraf?

Dalam sebuah paragraf, penulis dapat mengembangkan paragraf tersebut dengan menggunakan bermacam-macam pola. Apa saja pola-pola tersebut?

Pola pengembangan paragraf antara lain:

  1. Pola Klimaks-Antikklimaks: merupakan pola yang berisi rincian gagasan paragraf mulai yang dari yang terbawah hingga yang teratas. Atau, bisa juga berisi rincian gagasan yang dimulai dari puncak menuju ke gagasan yang terendah.
  2. Pola Kausalitas: merupakan pola paragraf yang berisi sebab akibat suatu hal, di mana sebab menjadi gagasan utama, dan akibat menjadi penjelasnya.
  3. Pola Sudut Pandang: merupakan pola yang berisi sudut pandang penulis terhadap suatu hal.
  4. Pola Definisi Luas: merupakan pola yang berisi definisi suatu hal atau gagasan abstrak yang luas.
  5. Pola Pertentangan: berisi beberapa gagasan paragraf yang saling bertentangan satu sama lain.
  6. Pola Perbandingan: berisi beberapa gagasan yang diperbandingan satu sama lain.
  7. Pola Generalisasi: merupakan pola yang berisi simpulan umum dari beberapa gagasan khusus. Atau, bisa juga berisi pengembangan dari gagasan yang bersifat umum.
  8. Pola Klasifikasi: merupakan pola yang pengelompokkan suatu topik tertentu ke dalam kelompok tertentu, Pola ini biasanya mengandung kata antara lain, dibagi, dan sejenisnya.
  9. Pola Analogi: merupakan pola yang berisi perumpamaan suatu hal dengan hal lainnya.
  10. Pola Contoh: merupakan pola paragraf yang berisi contoh dari topik atau gagasan yang bertujuan untuk menguatkan gagasan tersebut.

Sumber