Apa Saja Metode Kecantikan Alami menurut Islam?

Dalam Islam, diajarkan untuk menghargai keindahan dan menjaga diri sendiri. Lalu apa saja metode kecantikan yang dianjurkan?

Di dunia produk kecantikan terus-menerus gencar mempromosikan produk melalui iklan dan media sosial. Cara yang terbaik adalah mengurangi kebisingan, meletakkan dompet kita, dan hanya mencoba berlatih perawatan kecantikan yang lebih aman dan menguntungkan secara alami.

Memang dalam Islam, diajarkan untuk menghargai keindahan dan menjaga diri sendiri. Berikut beberapa cara paling alami yang dapat dipercantik seseorang dengan menggunakan tips dari Sunnah dan masa lalu yang cepat dan mudah.

  1. Miswak (siwāk)
    Menggunakan miswak adalah sunnah dalam Islam karena bertindak sebagai sikat gigi herbal alami. Ini biasanya berupa tongkat kecil berwarna cokelat muda, yang langsung digosokkan pada gigi. Dengan menggigit dan mengunyah salah satu ujungnya, ia akan memisahkan serat dan membentuk tekstur seperti kuas, yang memungkinkan sifat kimiawi kayu dilepaskan dan diambil.
    Menurut Nabi Muhammad (SAW) oleh Ibnu Qayyim Al-Jawzijja, ketika digunakan dalam jumlah sedang, itu membantu membersihkan gigi, mencegah gigi berlubang, menyegarkan napas, bersama dengan banyak manfaat lain yang dibuktikan oleh para ilmuwan modern, seperti membunuh kuman dan bakteri. Beberapa penelitian mengatakan lebih baik untuk beberapa kesalahan dicuci sebelum dan sesudah digunakan, dan untuk ujung sikat sesekali dipotong.

  2. Kohl
    Kohl adalah jenis eyeliner yang berbentuk bubuk gelap halus, yang biasanya diterapkan di permukaan bagian dalam kelopak mata. Mengenakannya adalah Sunnah tanpa disadari untuk pria dan wanita dan digunakan sebagai perhiasan umum. Secara mengejutkan itu memiliki manfaat medis yang dibuktikan oleh sains modern juga.
    Seperti yang dikatakan Nabi Muhammad SAW dengan mengatakan, “Terapkan antimon (kohl), karena itu membantu mencerahkan penglihatan mata dan meningkatkan pertumbuhan bulu mata”. (Al-Tirmidzi 2048)
    Kohl biasanya dijual di dalam lubang kecil dan diaplikasikan dengan tongkat dengan ujung bulat. Untuk menerapkannya secara tradisional, seseorang harus membasahi tongkat dengan air, minyak zaitun atau air mawar sebelum mencelupkannya ke dalam panci kohl. Saat dicelupkan, kibaskan bubuk berlebih dan mulai oleskan pada kelopak mata yang sedikit tertutup. Pastikan untuk menggunakan kembali bedak sebelum mengaplikasikannya ke mata yang lain untuk memastikan kedua mata memiliki jumlah yang sama. Ketika proses ini selesai, akar kelopak mata di dekat area bulu mata akan tampak jauh lebih gelap tanpa ruang putih yang terlihat.
    Saat ini, alih-alih menggunakan tongkat, beberapa orang mengaplikasikannya dengan kuas mata sederhana. Juga sangat disarankan bahwa jika seseorang memakai lensa kontak dan ingin menerapkan kohl, maka mereka harus menerapkan kohl sebelum menerapkan lensa mereka.

  3. Henna
    Henna adalah bentuk hiasan tubuh yang berbentuk pasta. Itu terbuat dari daun tanaman pacar, yang dikeringkan dan dihancurkan menjadi bubuk halus, kemudian dibuat menjadi zat seperti pasta. Ini kemudian diaplikasikan dengan menggunakan botol aplikator atau kerucut Mylar yang terlihat mirip dengan tas kue kecil, dan digunakan untuk menghias kulit di semua jenis desain. Rekatnya menempel pada lapisan atas kulit dalam warna coklat atau oranye, dan menghilang secara bertahap hingga 1 hingga 3 minggu.
    Orang-orang telah menggunakan pacar selama lebih dari 5000 tahun dan masih menggunakannya sampai sekarang untuk tidak hanya menghiasi kulit mereka secara alami, tetapi juga untuk mewarnai rambut dan kuku mereka. Henna memungkinkan kulit kenyal, memperkuat kuku, dan kondisi rambut yang dalam. Ini adalah bentuk kecantikan yang telah populer selama beberapa dekade.

  4. Wudhu (Wudhu)
    Salah satu bentuk yang paling sederhana dan tanpa disadari dari manfaat diri sendiri adalah tindakan melakukan wudhu. Itu pada dasarnya mencuci bagian tubuh tertentu menggunakan air sebelum berdoa. Dalam Sunnah, disarankan untuk tidak hanya melakukan wudhu untuk shalat tetapi juga sebelum tidur, membaca Quran dan secara teratur kapan saja kita bisa.
    Manfaat wudhu juga terbukti secara ilmiah. Ini berkontribusi besar terhadap menjaga kesehatan individu secara utuh. Tiga manfaatnya yaitu Sangat membersihkan kulit dan membuatnya tetap bersinar, Membantu mencegah mikroba dan penyakit berbahaya dalam hidung, dan Membantu mencegah penyakit sistematis.

  5. Rambut yang Berminyak
    Minyak alami yang digunakan misalnya, Minyak Zaitun, Minyak Kelapa, dan Minyak Biji Delima.
    Tindakan meminyaki rambut adalah sesuatu yang digunakan oleh Nabi (SAW) Itu diriwayatkan dalam sebuah Hadits:
    “Saya mendengar Jabir bin Samurah ditanya tentang rambut abu-abu Nabi [SAW]. Dia berkata: ‘Jika dia menaruh minyak di kepalanya mereka tidak bisa dilihat, tetapi jika dia tidak menaruh minyak di kepalanya, mereka bisa terlihat. '” (An-Nasa’i, Hadits 75)
    Meminyaki rambut secara teratur juga telah terbukti secara ilmiah membantu mencegah rambut rontok dan beruban, memberikan rambut lezat dengan memperkuat protein rambut, serta meremajakan dan merelaksasi pikiran dengan menenangkan saraf otak dan kapiler. Untuk hasil terbaik, hangatkan minyak sebelum mengoleskan dan tahan selama beberapa jam (semakin lama, semakin baik).

Sumber

https://www.ifdcouncil.org/natural-islamic-beauty-methods/