Apa saja manfaat yoga bagi kesehatan ?

Yoga

Yoga menjadi salah satu olahraga yang cukup diminati. Jika sebelumnya yoga lebih sering dikenal sebagai olahraga yang berkaitan dengan meditasi, kini yoga dipercaya dapat membakar kalori lebih banyak dibandingkan beberapa olahraga lainnya. Apa saja manfaat yoga ?

Berikut manfaat yang kita bisa dapatkan dari yoga:

Mengurangi stres
Pada dasarnya hampir semua jenis olahraga dapat membantu seseorang yang sedang dalam keadaan depresi, begitu juga dengan yoga. Sebagian studi menunjukkan bahwa dengan melakukan yoga bisa mengurangi rasa gelisah, stres, serta meningkatkan mood maupun kesejahteraan fisik maupun psikis seseorang. Bahkan, manfaat yoga juga dapat dirasakan pada seseorang yang mengalami schizophrenia dan gangguan tidur.

Meningkatkan kebugaran
Tidak hanya dapat mengurangi stres, manfaat yoga lainnya untuk tubuh Anda adalah dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar, meningkatkan keseimbangan tubuh, serta menambah kekuatan tubuh, jangkauan gerak, dan kelenturan tubuh.

Membantu mengatasi masalah kesehatan
Jika Anda memiliki risiko penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, yoga bisa menjadi olahraga yang cocok. Karena yoga dapat membantu tubuh Anda untuk mengurangi risikonya. Yoga juga dapat meringankan gejala nyeri, gangguan cemas, insomnia, dan depresi.

Sakit punggung
Bagi Anda yang mengalami sakit punggung, yoga juga bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat. Bahkan, jika Anda mengalami sakit punggung kronis sekalipun. Salah satu penyebabnya, karena gerakan peregangan tubuh yang ada pada yoga dapat membantu Anda melenturkan tubuh.

Meringankan efek setelah mabuk
Mungkin tidak terpikirkan sebelumnya oleh Anda untuk melakukan yoga, setelah malamnya minum minuman beralkohol hingga mabuk. Tapi jangan salah, ternyata melakukan yoga dapat membantu dalam meringankan efek pengar (hangover) pada pagi harinya karena gerakan yoga dipercaya dapat mendetoksifikasi (menetralkan) sistem tubuh kita. Beberapa gerakan yoga, seperti ‘plow’, atau ‘shoulder stand’ dapat meningkatkan sistem metabolisme dan melatih kelenjar tiroid. Selain itu, dengan melakukan gerakan yoga, darah yang mengalir ke otak menjadi lebih banyak, sehingga meningkatkan keseimbangan tubuh bahkan mungkin mengusir selulit Anda!

Mengurangi masalah asma
Asma yang kambuh dapat sangat mengganggu dan cukup menyiksa. Guna mengatasinya, cobalah untuk melakukan yoga secara rutin. Sebuah studi yang dilakukan pada penderita asma dewasa ringan hingga sedang menunjukkan, beberapa gerakan yoga yang berhubungan dengan pernapasan seperti Pranayama dapat membantu meringankan gejala asma.

Selain beberapa manfaat yoga di atas, manfaat utama yang tentunya dicari banyak orang adalah terbakarnya lemak dalam tubuh.

Sumber gambar &referensi

https://www.alodokter.com/maksimalkan-manfaat-yoga-untuk-kesehatan-jiwa-dan-raga
https://cancercenter.org/wp-content/uploads/2016/08/o-WOMEN-YOGA-CLASS-facebook-845x321.jpg

Manfaat kesehatan dari yoga sudah banyak diketahui. Selain yang bersifat fisik seperti mengurangi nyeri kronik atau membuat tidur lebih nyenyak, rutin berlatih yoga juga bisa memperbaiki mood dan mengurangi stres. Sekelompok peneliti dalam laporannya di jurnal Medical Hypotheses, mengatakan berhasil menemukan kaitan antara yoga dengan stres. Hal ini ternyata berhubungan dengan pengaruh yoga pada otak.

“Yoga memang menurunkan stres karena gerakan-gerakan yoga ternyata bisa memperbaiki ketidaseimbangan sistem saraf,” kata ketua peneliti Dr.Chris Streeter, profesor psikiatri dari Boston University School of Medicine.

Ia dan timnya menemukan bahwa saat seseorang mengalami stres, terjadi ketidakseimbangan di area otak. Gangguan keseimbangan itu termasuk rendahnya aktivitas di area otak yang disebut gamma amino-butyric acid (GABA). Ketidaktifan GABA ini juga ditemui pada penderita epilepsi, nyeri kronik, depresi dan kecemasan.

“Yoga diketahui meningkatkan aktivitas GABA sehingga gejala-gejala stres berkurang,” katanya.

Meski penelitian ini masih bersifat awal, namun para peneliti berharap kelak yoga bisa diintegrasikan dengan pengobatan medis. Beberapa studi juga telah mengaitkan manfaat yoga terhadap kesehatan mental. Penelitian lain yang dipublikasikan awal tahun ini menunjukkan yoga bisa dipraktikkan sebagai cara preventif untuk mengajarkan anak-anak sekolah mengendalikan rasa amarah.

Dalimarta, et.al (2008) menyebutkan bahwa yoga memberikan dua disiplin praktik, yakni gerak dan diam. Disiplin gerak bermanfaat menguatkan fisik, menghilangkan kekakuan sendi dan otot, serta mengontrol kesehatan saraf dan kelenjar tubuh. Disiplin gerak ini banyak membantu keseimbangan energi dan kenyamanan tubuh untuk kehidupan sehari-hari, bahkan penting untuk peremajaan sel-sel tubuh. Sedangkan disiplin diam dalam yoga memberikan relaksasi, ketenangan, kejernihan pikiran, keceriaan, rasa percaya diri, dan berkembangnya intuisi. Hal ini dapat diraih melalui meditasi yoga yang dilakukan dengan pengaturan nafas dan sikap yang sempurna.

Pengaturan nafas dalam yoga akan menjadikan kapasitas paru-paru kita meningkat. Hal ini akan merangsang respons relaksasi yang akan berlawanan dengan peningkatan respons dari stres. Stres yang berkepanjangan akan menimbulkan dampak yang buruk bagi jantung. Melalui terapi yoga pikiran para yogi akan menjadi lebih tenang. Gaya yoga lainnya juga tergantung pada teknik bernafas yang mendalam untuk memfokuskan pikiran, yang berdampak pada ketenangan pikiran. Yoga juga berhubungan dengan penurunan beberapa hormon meliputi neurotransmitter, dopamine, norepinephrine, dan epinephrine.

Ketenangan dan penurunan stress juga berdampak pada kinerja jantung. Yoga telah lama dikenal untuk menurunkan tekanan darah dan memperlambat denyut jantung. Manfaat dari perlambatan denyut jantung ini sangat berarti bagi penderita hipertensi, penyakit jantung dan stroke. Bahkan yoga lebih dipilih oleh beberapa tenaga kesehatan sebagai program yang lebih efektif untuk penanganan penyakit jantung dengan gaya hidup melalui diet dibandingkan dengan operasi (Malahayati, 2010).