Apa saja manfaat dari tanaman hias Rosemary?

Tanaman hias memiliki berbagai macam manfaat selain bagi lingkungan yang semakin indah, tanaman hias juga memiliki manfaat bagi kesehatan kita seperti tanaman rosemary memiliki aromaterapi yang dapat menenangkan pikiran, selain itu apa saja manfaat tanaman rosemary?

2 Likes

Manfaat tanaman hias rosemary antara lain:

  1. Mencegah kerontokan rambut
    Rosemary mampu menghambat produksi DHT yaitu zat alami yang dihasilkan untuk merangsang kerontokan rambut.

  2. Mengurangi stres
    Dilansir dari Dr. Axe sebuah penelitian yang dilakukan oleh Meikai University, School of Dentistry di Jepang menyebutkan bahwa aromaterapi dengan lavender dan rosemary selama lima menit dapat menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh yang bisa menyebabkan stres.

  3. Meningkatkan daya ingat
    Rosemary mengandung zat bersifat carnosic yang dapat melawan kerusakan sel-sel otak akibat radikal bebas.

  4. Meningkatkan fungsi hati
    Tanaman rosemary memiliki sifat heaptoprotektif, yaitu menjaga fungsi hati tetap normal dan mencegah kerusakan organ tersebut, seperti penyakit sirosis. Tanaman ini dapat melindungi hati dengan cara meningkatkan jumlah produksi empedu dan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lancar.

  5. Berpotensi melawan kanker
    Selain kaya antioksidan dan antiradang, rosemary juga memiliki komponen aktif yang disebut carnosol. Sebuah studi yang diterbitkan pada Cancer Letters, carnosol telah terbukti sebagai zat antikanker yang dapat melawan sel-sel kanker, tapi tidak merusak sel sehat lainnya.
    Jurnal Nutritiens tahun 2016 mencatat bahwa ekstrak rosemary telah terbukti menunjukkan sifat antikanker in vitro untuk kanker payudara, kanker kulit, kanker prostat, kanker darah, dan kanker usus besar.

  6. Melindungi kesehatan mata
    Sebuah studi dari di Sanford-Burnham Medical Research Institute mengungkapkan bahwa asam karnosik memiliki potensi untuk melidungi kesehatan mata. Hasil temuan ini pun menyebutkan manfaat rosemary untuk melindungi mata dari penyakit yang memengaruhi bagian retina, seperti degenerasi makula akibat faktor usia.

Sumber:


hi kak :slight_smile: bantu menambahkan manfaat dari rosemary ya. Tanaman hias dan sekaligus tanaman herbal ini banyak sekali manfaatnya. Dan yang paling berpengaruh pada kesehatan. Selain manfaatnya segudang, ternyata tanaman ini juga ada efek sampingnya, misal: gatal-gatal, hidung meler, batuk, sesak napas dll. apalagi, tanaman ini tidak direkomendasikan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kejang dan gangguang pembekuan darah. Nah berikut beberapa manfaat tambahan daripada tanaman rosemary, diantaranya:

  1. Membantu Melindungi Otak dan Mencegah Penuaan Otak

Manfaat rosemary juga dirasakan oleh otak dan sistem saraf. Menurut ahli, rosemary mengandung zat yang disebut sebagai asam karnosik. Asam karnosik dapat menangkal kerusakan yang dipicu oleh radikal bebas di otak. Selain itu, beberapa penelitian yang diuji cobakan pada tikus menyimpulkan, rosemary memiliki potensi manfaat untuk pasien yang menderita stroke. Rosemary dipercaya mampu melindungi otak dari kerusakan dan meningkatkan pemulihan.

Tak hanya melindungi otak dari kerusakan, rosemary juga memiliki khasiat untuk mencegah penuaan otak secara signifikan, dibuktikan oleh beberapa penelitian. Walau masih diperlukan kajian lebih lanjut, rosemary diyakini dapat menjadi harapan baru untuk mencegah Alzheimer.

  1. Memperbaiki Kesehatan Pencernaan

Rosemary telah digunakan untuk membantu mengobati gangguan pencernaan di benua Eropa. Bahkan, lembaga berwenang di Jerman juga telah menyetujui rosemary untuk pengobatan gangguan di sistem pencernaan.

Walau begitu, belum ada studi ilmiah yang benar-benar mampu mendukung klaim manfaat rosemary tersebut.

  1. Berpotensi Melawan Sel Kanker

Manfaat rosemary lainnya yang menakjubkan adalah melawan sel kanker. Dibuktikan oleh kajian akademik, ekstrak rosemary dapat memperlambat leukemia (salah satu jenis kanker darah) serta sel karsinoma payudara.

Tak sampai di situ, rosemary juga memiliki potensi sebagai antiradang dan antitumor. Penelitian lain dalam Journal of Food Science juga menemukan, ekstrak rosemary yang ditambahkan ke daging sapi dapat mengurangi pembentukan agen penyebab kanker yang dapat berkembang selama proses memasak.

  1. Meringankan Nyeri

Minyak esensial rosemary diketahui mengandung zat antiradang yang dapat membantu meredakan nyeri. Zat antiradang ini terlihat dapat membantu meringankan nyeri akibat nyeri otot, nyeri sendi, dan kram atau nyeri saat menstruasi.

  1. Memperbaiki Mood

Terdapat beberapa studi yang menyatakan bahwa rosemary terlihat dapat memberikan efek relaksasi, memperbaiki suasana hati, meningkatkan kualitas tidur, hingga meredakan stres dan rasa cemas. Manfaat tersebut bisa diperoleh dari penggunaan rosemary sebagai teh herbal atau sebagai aromaterapi.

Referensi:

Salah satu jenis tanaman hias dan juga tanaman herbal yaitu Rosemary (Rosemarynus of ficanalis), berasal dari Eropa. Tanaman ini sangat ditakuti oleh nyamuk (karena mengeluarkan aroma yang khas seperti aroma minyak kayu putih) dan merupakan tanaman yang tahan lama. Rosemary memiliki warna bunga ungu dan dapat bertahan hidup dalam udara yang kering dan sejuk.

Pada umumnya rosemary kerap digunakan sebagai pencampur bahan masakan maupun sebagai minuman teh. Salah satu manfaat dari mengkonsumsi teh rosemary adalah membantu mengatasi gejala flu, nyeri otot dan gangguan persendian, rematik. Tanaman inijuga merangsang otak dan memberikan otak suplai darah yang kaya akan oksigen sehingga dapat meningkatkan fungsi otak. Manfaat lain yang diperoleh dari tanaman rosemary adalah membantu meningkatkan sirkulasi darah yang lemah seperti pada tekanan darah rendah dan tinggi, pembengkakan pembuluh darah dan cidera otot, melancarkan pencernaan dan mengurangi kejang dank ram pada perut, meregangkan otot saraf dan kecemasan rasa sakit pada tubuh serta berguna bagi pasien yang menjalani perawatan migraine, depresi, kecemasan, dan apatis.

1558704471438

Sering disebut pula bahwa rosemary mengandung antioksidan yang kuat dan dapat mengatasi radikal bebas serta aktif sebagai anti tumor dan kanker. Manfaat lain tanaman ini yaitu sebagai antiseptic dan membersihkan darah, mengurangi/menurunkan risiko kanker, serta sebagai aroma terapi sesuai jenis tanaman tersebut, misalnya : rosemary officinalis ct Champor, untuk melonggarkan otot yang tegang dan menstimulus sirkulasi darah; rosemary ct Cineole, untuk mengeluarkan getah radang pada saluran pernafasan; rosemary ct Verbenon untuk mengeluarkan atau mengencerkan dahak sehingga mudah untuk dikeluarkan.
Referensi

Jusup, Lenny. 2015. 100 Resep Sehat Lezat dari Tanaman Herbal dan Bumbu Dapur . Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Rosemary merupakan salah satu tanaman yang termasuk kedalam tanaman aromatik , karena mempunyai aroma yang khas. Minyak atsirinya yang sering disebut quita essenta mengandung karnosol, rosmasol, isorosmasol, epirosmasol, rosmaridifenol dan rosmariquinon. Selain itu, juga dilaporkan bahwa rosemary mengandung linalool, burneol dan kamfor. Kandungan yang terdapat dalam minyak atsirinya sering digunakan sebagai penolak serangga antara lain sineol, kapur barus, camphene, linalool, limeon, borneon, mircene, terpineol dan caryophyllene.

rosemary

Daun rosemary merupakan salah satu sumber antioksidan aktif kelompok diterpen zat asam karbol. Antioksidan merupakan zat aditif yang penting dalam pembuatan kosmetik . Dewasa ini rosemary banyak digunakan sebagai bumbu masak, atau sebagai pengempuk daging, menghilangkan bau amis dan sebagai penyedap atau meningkatkan citra rasa.

Referensi:
Kardinan, A. 2007. Daya Tolak Ekstrak Tanaman Rosemary ( Rosmarinus officinalis ) Terhadap Lalat ( Musca domestica ). Bull. Littro.18(2): 170-176.