Apa saja kelebihan dari Computational Thinking?

berpikir komputasi

Computational thinking terdiri dari dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Menurut kalian, apa kelebihan dari computational thinking secara menyeluruh ?

Computational thinking adalah teknik pemecahan masalah yang sangat luas wilayah penerapannya
Dengan computational thinking kita bisa memecahkan masalah yang kompleks dengan berbagai cara yang sederhana

Computational Thinking juga bermanfaat untuk melatih otak supaya terbiasa berfikir secara logis, terstruktur dan kreatif.

Manfaat lain dari computational thinking adalah dampat membuat sesorang mampu merumuskan masalah dengan menguraikan masalah tersebut ke bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Serta Mampu melakukan identifikasi, analisa dan implementasi solusi dengan berbagai cara dan sumber daya yang efisien dan efektif

Computational Thinking merupakan pemecahan masalah yang besar kemudian disederhanakan menjadi hal kecil yang lebih mudah dan dijelaskan secara rinci. Banyak yang berfikir dengan nama “computational thinking” hanya diterapkan dalam bidang ilmu komputer. Pola pikir ini memang biasanya digunakan untuk membuat algoritma dalam program komputer. Tapi kemampuan berpikir logis dan efisien ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam segala bidang, bukan hanya bidang komputer.

Computational Thinking sangat dibutuhkan pada jaman sekarang, karena penyederhanaannya mudah dan efisiensi waktunya baik. Model pemecahan masalahnya dapat digunakan untuk model permasalahan yang lain.

Computational Thinking dapat kita terapkan pada kehidupan kita sehari-hari tanpa kita sadari. Seperti algoritma, mungkin kita hanya membayangkan hal tersebut sangat berhubungan dengan komputer. Tetapi, dari kita bangun tidur saja sudah bisa dibuat algoritmanya. Maka dari itu, computational thinking saja bisa dimulai dari hal-hal kecil.

Sumber :
http://blog.stephenwolfram.com/2016/09/how-to-teach-computational-thinking/

Computational thinking merupakan salah satu skill fundamental yang dibutuhkan oleh setiap orang untuk bersaing dengan orang lain pada abad 21 seperti sekarang ini. Computational thinking adalah salah satu cara berpikir dengan mengimpementasikan teknik-teknik yang digunakan software engineer ke dalam setiap masalah yang terjadi. Ada 4 teknik yang digunakan yaitu dekomposisi atau memecah-mecah, pengenalan pola, abstraksi atau mengambil hal penting, algoritma atau pentahapan.

Seseorang yang berpikir secara computational thinking akan siap menghadapi era globalisasi dan MEA seperti sekarang ini. Karena skill yang dicari oleh banyak perusahaan untuk dapat bersaing adalah complex problem solving. Untuk bisa mempermudah dalam mencari solusi dari suatu masalah yang kompleks kita butuh berpikiran secara komputasional dengan memecah masalah kompleks menjadi masalah sederhana, kemudian dicari polanya agar kedepannya jika menemukan pola yang sama ataupun pola yang mirip bisa lebih cepat untuk mencari solusinya, setelah menemukan pola dilanjutkan dengan mencari hal-hal penting dan bersifat umum dan mengabaikan hal-hal yang tidak penting, setelah itu baru mulai pentahapan dan perencanaan agar tujuan bisa terpapar dengan jelas.

Karena computational thinking memiliki banyak kelebihan maka computational thinking sangat dibutuhkan di era sekarang ini bukan hanya sebagai skill pendukung tetapi sebagai skill yang menjadi fundamental atau pondasinya.

Kelebihan computational thinking.

Computational Thinking merupakan sebuah pendekatan dalam proses pemecahan masalah. Dengan melakukan tahapan-tahapan computational thinking, masalah yang diselesaikan dapat lebih terstruktud dan hasil yang didapat lebih masksimal. Penyelesaian yagn dilakukan menggunakan pemikiran yang logis sehingga dapat mempermudah proses penyelesaiannya.

Dengan sering menggunakan computational thinking, orang akan lebih bisa berpikir dengan kritis. Setiap masalah yang dihadapi pasti ada pemecahannya dan computational thinking akan membantu menyelesaikan masalah dengan logika yang baik. Mulai dari penguraian masalah menjadi detail yang lebih kecil, penyaringan detail-detail tersebut, melakukan rancangan tahap, dan pengenalan pola. Metode-metode tersebut yang akhirnya bisa menghasilkan pemecahan masalah yang baik.