Apa Saja Kebiasaan Buruk yang Sebabkan Fungsi Ginjal Menurun?

Beragam penyakit ginjal akan menyebabkan fungsi ginjal menurun. Akibatnya, ginjal akan rusak dan tidak mampu menyaring darah. Apa Saja Kebiasaan Buruk yang Sebabkan Fungsi Ginjal Menurun?

Tanpa disadari, kebiasaan buruk turut berperan dalam penurunan fungsi ginjal secara umum. Dan akhirnya, berbagai penyakit ginjal mungkin kamu derita. Kamu perlu mewaspadai 9 kebiasaan buruk berikut:

Terlalu Banyak Konsumsi Gula dan Garam
Selain dapat meningkatkan tekanan darah, konsumsi garam terlalu banyak dapat mempercepat kerusakan ginjal. Terutama pada pembentukan batu ginjal.

Sama dengan garam, konsumsi gula berlebih berpeluang pula berujung pada penyakit ginjal. Konsumsi gula berkaitan dengan diabetes yang merupakan penyebab utama masalah ginjal.

Kamu sebaiknya mulai mengurangi konsumsi kedua bahan penambah rasa ini dan mencoba beralih pada rempah untuk memperkaya cita rasa.

Terlalu Banyak Konsumsi Daging
Daging sebagai sumber protein hewani dapat meningkatkan kandungan asam dalam darah. Akibatnya, ginjal akan sulit membuang asam atau dikenal sebagai kondisi asidosis.

Tetap perlu diingat bahwa tubuh membutuhkan beragam jenis protein, termasuk dari daging, dan kehadirannya dalam tubuh penting untuk pertumbuhan. Tetapi bila ginjalmu sudah bermasalah, membatasi konsumsi daging mungkin diperlukan.

Sering Konsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan mungkin saja mengandung bahan-bahan tertentu yang tidak baik bagi tubuhmu. Sebagian besar makanan dari kelompok ini mengandung sodium dan fosfor yang dicurigai bisa menimbulkan masalah ginjal.

Konsumsi Minuman Beralkohol dan Bersoda Berlebih
Konsumsi minuman beralkohol terlalu banyak dapat menaikkan risiko gagal ginjal kronis. Bahkan, risiko akan lebih besar lagi bila kebiasaan ini dibarengi dengan merokok.

Tak hanya alkohol, konsumsi soda diet yang dianggap aman karena bebas gula pun perlu diwaspadai. Konsumsinya secara berlebihan juga dapat memicu menurunnya fungsi ginjal.

Penggunaan Obat tertentu
Penggunaan jenis obat tertentu dapat berdampak buruk bagi ginjal. Misalnya, penggunaan obat pereda sakit (paracetamol, aspirin, dan ibuprofen) dalam jangka panjang. Sebaiknya kamu tidak mengonsumsi obat ini lebih dari dosis yang dianjurkan.

Obat anabolik steroid yang bekerja layaknya hormon testosteron dalam membentuk otot juga sebaiknya dijauhi. Obat ini berpeluang melukai bagian yang berfungsi sebagai penyaring darah dalam ginjal.

Olahraga Berlebihan
Olahraga berlebih berisiko mengakibatkan penguraian jaringan otot yang rusak dengan sangat cepat. Kondisi ini disebut dengan rabdomiolisis.

Proses tersebut akan menghasilkan zat sisa yang kemudian masuk ke darah untuk diproses di ginjal. Akan tetapi, zat sisa tersebut dapat melukai ginjal dan menyebabkan fungsinya menurun.

Dehidrasi
Apakah kamu sering menunda minum hingga akhirnya rasa haus terlupakan? Jangan sampai tubuhmu dehidrasi ya. Hati-hati, kebiasaan buruk ini mungkin dapat membuat fungsi ginjalmu menurun. Sering kurang minum akan menghambat kerja ginjal.

Asupan cairan yang cukup dibutuhkan dalam menyaring zat-zat sisa dan racun dalam tubuh. Pastikan kamu selalu terhidrasi dengan minum air putih minimal 8-10 gelas per hari.

Merokok
Faktor risiko utama dari penyakit ginjal adalah tekanan darah tinggi dan diabetes. Keparahan kedua penyakit ini dapat meningkat akibat kebiasaan merokok. Mengisap bahan berbahaya dalam rokok juga berpotensi menurunkan aliran darah ke ginjal.

Orang yang merokok nyatanya memiliki kadar protein yang lebih tinggi dalam urine. Kondisi ini juga sering ditemukan dalam kasus kerusakan ginjal.

Kurang Tidur
Kurang tidur ternyata tidak hanya berpengaruh pada fokusmu di hari selanjutnya, tapi juga pada kesehatan ginjal.

Tidur di malam hari penting untuk menjaga kesehatan seluruh tubuh, termasuk ginjal. Fungsi ginjal yang sehat berhubungan dengan siklus tidur yang sehat pula.