© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa saja gejala-gejala defisiensi Vitamin?

image

Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Untuk itu kita bukan hanya perlu mengetahui defisiensi vitamin apa yang ada pada tubuh kita tetapi juga mengetahui dampak kekurangan vitamin dan sumber makanan untuk memperoleh vitamin guna menanggulangi maupun mencegah defisiensi tersebut. Lalu apa saja gejala Defisiensi vitamin tersebut?

Defisiensi


Defisiensi/kekurangan vitamin terjadi karena asupan vitamin yang tidak mencukupi (tidak sesuai dengan besarnya kebutuhan tubuh). Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin, yaitu: gangguan pencernaan atau gangguan penyerapan (malabsorpsi), meningkatnya kebutuhan tubuh akan zat gizi, dan gangguan metabolik.

Gejala-gejala yang tampak saat kekurangan vitamin antara lain.

  • Vitamin A : sulit melihat dalam cahaya remang/senja hari, kulit kering, gampang infeksi, rambut kering, mata gatal dan terasa terbakar.

  • Vitamin B1 : gampang lelah, kram otot, kulit kering, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.

  • Vitamin B2 : sudut mulut pecah-pecah, lidah tampak merah dan licin, gampang lelah, kulit bersisik, sariawan, gampang kesemutan.

  • Vitamin B3 : gatal-gatal pada tangan dan wajah, gampang lelah, mual.

  • Vitamin B6 : kurang nafsu makan, gampang lelah, kram otot, luka pada gusi dan lidah.

  • Vitamin B12: sakit kepala, anemia, mual, kurang nafsu makan.

  • Vitamin C : gusi berdarah, mudah memar, kulit kering, lemah (kurang energi), mimisan, gampang infeksi, nyeri sendi.

  • Vitamin D : tulang nyeri, otot lemah, gigi rusak.

  • Vitamin E : gampang lelah, rambut kering, rambut rontok, kulit kusam, kram kaki.

  • Vitamin K : darah lambat membeku, mudah berdarah, mudah memar.

1 Like