Apa saja gejala alergi dingin?

Alergi dingin atau dikenal pula sebagai urtikaria dingin merupakan reaksi kulit terhadap suhu dingin, baik dari udara atau air. Tingkat keparahan dari masalah ini beragam. Sebagian mungkin hanya mengalami reaksi ringan, namun ada juga parah (anafilaksis). Apa saja gejala alergi dingin?

Ketika terjadi paparan dengan suhu dingin, misalnya air atau udara dingin, akan muncul kemerahan dan gatal pada kulit. Reaksi lain berupa pembengkakan di tangan ketika memegang benda dingin, bibir, atau tenggorokan yang terpapar dingin dan gatal-gatal yang semakin parah saat suhu menghangat kembali.

Gatal-gatal hadir sebagai wujud dari pelepasan histamin secara cepat ketika tubuh terpapar temperatur dingin. Gatal mungkin akan bertahan selama beberapa menit hingga beberapa jam, bergantung dari keparahan. Hal ini berbeda pada tiap orang.

Ternyata tidak hanya udara dan air dingin yang dapat menimbulkan reaksi. Makanan dan minuman dingin juga dapat mengaktifkan reaksi alergi. Sehingga, bibir, lidah, sampai tenggorokan berisiko bengkak. Ini berbahaya sebab dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

Respon tubuh terhadap dingin bahkan dapat memunculkan reaksi anafilaksis (reaksi alergi serius) yang memiliki gejala parah berupa syok, kehilangan kesadaran, hingga kematian. Kemunculan anafilaksis bergantung pada persentase bagian tubuh yang terpapar, durasi paparan, dan tingkat suhu.

Sayangnya, tidak terdapat batasan yang jelas pada suhu berapa seseorang dapat mengalami reaksi anafilaksis. Namun disarankan untuk menghindari suhu di bawah 4 derajat celsius.