Apa saja fase-fase yang perlu dilakukan dalam Manajemen Produk agar produk yang dibuat dapat diterima di Pasar?

Manajemen produk adalah sebuah fungsi organisasi yang bertugas untuk merencanakan, meramal, memproduksi, dan memasarkan sebuah produk.

Apa saja fase-fase yang perlu dilakukan dalam Manajemen Produk agar produk yang dibuat dapat diterima di Pasar ?

Manajemen Produk adalah suatu disiplin ilmu yang berperan untuk menjangkau keseluruhan tim untuk melakukan perencanaan, perancangan dan terus menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan pasar. Peran tersebut berevolusi dari serangkain tanggung jawab yang secara tradisional diberikan pada pengembang dan engineers yaitu menganalisis masalah pengguna dan membuat sebuah keputusan dalam suatu produk. Sejak saat itu, sebuah kepemimpinan yang sukses dengan produk yang diluncurkan merupakan sebuah usaha yang dilakukan oleh sebuah tim yang solid (keseluruhan ), bukan hanya dari seorang pengembang dan engineers saja. Seorang pengembang dan engineers memiliki fungsi yang terpisah dengan product management, dimana product manajemen membutuhkan sebuah ketajaman dalam berbisnis, pemahan yang mendalam tentang sebuah desain tentang User Experience dan juga tentang pengetahuan produk.

Dalam manajemen produk, tentu di dalamnya memiliki manajer produk yang bertanggung jawab untuk menetapkan visi produk, strategi produk dan mengembangkan peta jalan bagi perusahaan agar dapat memenuhi tujuan dari perusahaan itu sendiri dan kebutuhan pengguna.

Lantas bagaimana cara kita membawa produk terbaik yang dimiliki ke pasar dan mengembangkan bisnis kita?

Berikut ada 6 fase agar produk kita dapat diterima pasar dan bisnis kita menjadi berkembang :

  • Idea management
    Dalam fase proses manajemen produk ini, sebuah saran baru, gagasan dan permintaan fitur disimpan menjadi bagian dari permintaan pelanggan atau customer yang belum tercapai atau terealisasikan. Idea Management akan menjadi sumber inspirasi bagi perubahan dalam produk yang akan dibuat, dengan adanya insiprasi yang baik maka akan tercipta sebuah gagagsan yang baik juga, tentunya gagasan tersebut harus dijaga dan dikunci kemudian dikembangkan lebih jauh lagi.

  • Spesifikasi
    Dalam fase ini, gagasan dan permintaan fitur yang belum tercapai atau terealisasikan akan lebih disesuaikan dengan permintaan pelanggan, hal ini bertujuan untuk memahami dampak apa yang akan dihasilkan jika produk itu benar-benar terealisasi dan upaya apa yang cocok agar produk itu dapat berkembang. Spesifikasi produk yang bagus tidak mengatur perkembangan sebuah produk secara mikro, sebaliknya, spesifikasi produk akan memberikan konteks yang relevan tentang pengguna, kebutuhan bisnis dan kriteria lain yang dinginkan oleh pengguna, hal tersebut digunakan untuk mengambil sebuah keputusan saat merancang dan membangun sebuah solusi untuk kedepannya.

  • Roadmapping
    Roadmapping produk merupakan dokumen visual yang mengkomunikasikan langkah-langkah yang akan diambil oleh sebuah perusahaan untuk memenuhi visi produk dari waktu ke waktu. Roadmapping ini akan membantu sebuah perusahaan dalam mengkomunikasikan kemana produk kita hari ini, kemana arah pergerakannya, serta bagaimana cara agar mencapai tujuan. Roadmaps sering digunakan untuk mecerminkan perubahan pasar, itu dapat membantu kita untuk mnegtahui kemana bergesernya keinginan pelanggan.

  • Prioritas
    Prioritas merupakan proses untuk menentukan mana yang akan dibangun terlebih dahulu bedasarkan nilai yang dihasilkan bagi pengguna dan langkah apa yang layak dilakukan. Saat perusahaan mengembangkan gambaran yang jelas mengenai gagasan mana yang akan menghasilkan nilai terbaik dan seberapa banyak usaha yang akan dilakukan dalam menerpakannya, maka informasi yang didapatkan dalam proses tersebut harus langsung dimasukan ke dalam perhitungan untuk perusahaan agar perusahaan tau apa yang akan terjadi selanjutnya.

  • Pengiriman (Delivery)
    Dalam fase ini, manajer produk bekerja erat dengan tim teknik, pemasaran, pendukung, dan tim lainnya untuk memastikan fitur yang dikirim (luncurkan) berkualitas tinggi dan sesuai dengan spesifikasi.

  • Analytics & eksperimen
    Analiytics dan metric digunakan untuk menemukan apaka perubahan yang perusahaan berikan bernilai bagi pengguna. Eksperimen adalah proses pengujian hipotesis yang terus menerus yang bertujuan untuk mendapatkan produk yang diberikan ke pelanggan menajadi lebih baik lagi. Pendekatan secara ilmiah pada manajemen produk diarahakan untuk memahami bagaimana orang menggunakan produk yang kita buat, dan mengidentifikasi cara untuk memperbaiki produk yang kita buat jika masih ada kurangnya.

  • FeedBack Pelanggan
    Feedback dari pelanggan merupakan umpan balik yang memainkan peran kunci dalam memvalidasi dan memperbaiki fitur dan produk yang kita ajukan. Dalam proses pemberian feedback, menawarkan sejumlah wawasan dan saran langsung yang tentunya dapat membantu perusahaan untuk memahami bagaimana cara perusahaan dalam memecahakan masalah dan menemukan masalah yang tidak disadari oleh perusahaan.

Sumber : https://www.prodpad.com/resources/guides/product-management-process/