Apa saja ciri-ciri Teori Middle Range?

Salah satu teori di ilmu keperawatan adalah Middle Range Theory. Teori tersebut memiliki ciri yang cukup berbeda dari teori yang lain.

Apa saja ciri-ciri Teori Middle Range ?

image

Ciri Middle Range Theory menurut Mc. Kenna h.p. (1997) :

  1. Bisa digunakan secara umum pada berbagai situasi

  2. Sulit mengaplikasikan konsep ke dalam teori

  3. Tanpa indikator pengukuran

  4. Masih cukup abstrak

  5. Konsep dan proposisi yang terukur

  6. Inklusif

  7. Memiliki sedikit konsep dan variabel

  8. Dalam bentuk yang lebih mudah diuji

  9. Memiliki hubungan yang kuat dengan riset dan praktik

  10. Dapat dikembangkan secara deduktif, retroduktif. Lebih sering secara induktif menggunakan studi kualitatif

  11. Mudah diaplikasikan ke dalam praktik, dan bagian yang abstrak merupakan hal ilmiah yang menarik

  12. Berfokus pada hal-hal yang menjadi perhatian perawat.

  13. Beberapa di antaranya memiliki dasar dari grand teori, salah satu contohnya adalah : middle range theory dari “self care deficit” diturunkan dari grand theory “self care” oleh Orem.

  14. Mid-range theory tumbuh langsung dari praktik. Misalnya, “caring in perinatal nursing” dari Swansons

  15. Chinn and Kramer (1995) menyatakan bahwa ada 8 mid-range theory yaitu

    • teori perawatan mentruasi,
    • teori “family care-giving”,
    • theory of relapse among ex-smokers (kekambuhan di antara mantan perokok),
    • theory of uncertainty in illness (ketidakpastian saat sakit),
    • theory of the peri-menopausal process (proses menopause),
    • theory of self-transcendence,
    • theory of personal risking
    • theory of illness trajectory

Menurut Meleis, A. I. (1997), mid-range theory memiliki cirri-ciri sbb :

  1. Ruang lingkup terbatas,
  2. Memiliki sedikit abstrak,
  3. Membahas fenomena atau konsep yang lebih spesifik, dan
  4. Merupakan cerminan praktik (administrasi, klinik, pengajaran)