Apa rahasia dibalik kesuksesan seorang pelajar ?

kesuksesan seorang pelajar

Menjadi seorang pelajar yang sukses merupakan impian semua orang. Setiap pelajar ingin meraih kesuksesan di dunia pendidikan, mendapatkan nilai akademik yang bagus, mendapat penghargaan, dan juga dapat mengejar cita-citanya. Namun untuk menjadi pelajar yang sukses, pastinya ada yang harus diperjuangkan.

Lalu seperti apakah strategi dalam mencapai kesuksesan seorang pelajar?

Rahasia menjadi seorang mahasiswa yang sukses ada beberapa, diantara lain sebagai berikut.

  1. Menulis menggunakan tangan
    Sebuah studi menemukan bahwa jika seseorang menulis dengan tangan dibanding mengunakan media lain, ia akan menyerap informasi lebih baik.

  2. Belajar dengan pintar
    Daripada mereview dan membaca ulang, kita lebih baik menggunakan active recall, yang melibatkan kita mengingat informasi yang telah kita dapat untuk menguji daya ingat seorang mahasiswa.

  3. Mencari kawan yang benar
    Jika teman kita rajin, maka kita otomatis akan terpengaruh dengan kebiasaannya. Seseorang selalu terbawa pengaruh dari lingkungannya, jadi sebaiknya kita mencari teman yang rajin dengan kebiasaan baik yang dapat kita contoh.

  4. Seminar
    Studi menemukan bawha seorang mahasiswa yang belajar secara pasif akan belajar lebih sedikit dibanding ketika ia secara aktif berperan dalam pembelajaran. Dalam seminar yang settingnya lebih kecil juga membuat mahasisswa menyerap informasi dengan baik.

  5. Fokus
    Ketika seorang pelajar atau mahasiswa berfokus pada satu pekerjaan, studi menunjukan bahwa mereka lebih produktif. Matikan handphone atau hal-hal lainnya yang bisa menjadi pengalih perhatian.

  6. Kualitas diatas Kuantitas
    Studi juga menunjukkan bahwa belajar lama tidak seefektif seperti belajar dengan paruhan waktu. Ketika belajar, sebaiknya kita memberi jeda agar otak kita bisa beristirahat dan menyerap informasi dengan lebih efektif.

  7. Berpakaian dengan rapi
    Mahasiswa dengan pakaian yang sopan dan rapi akan menjadi lebih fokus dan dapat mengikuti pelajaran dengan baik.

  8. Memiliki Mindset Pertumbuhan
    Mahasiswa yang percaya bahwa kemampuan dan kepintaran seseorang dapat terus berkembang, dan hanya dapat diraih dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi cenderung mencapai lebih dari teman-temannya.

  9. Tidur Dengan Teratur
    Kebiasaan tidur yang tidak baik mengurangi kemampuan otak kita untuk menyerap informasi, sehingga dapat mempengaruhi performa belajar seorang mahasiswa.

  10. Kerja Part-Time
    Dengan kerja part-time, seorang mahasiswa mendapat kepercayaan diri serta melatih diri untuk menggunakan waktu secara efektif. Mahasiswa dengan waktu lebih sedikit cenderung pintar menggunakan waktu yang mereka miliki.

  11. Banyak Bertanya
    Bertanya merupakan bentuk menggunakan perasaan ingin tahu dari seseorang. Dengan bertanya, kita dapat mempelajar hal-hal baru dan menemukan koneksi diantara informasi yang kita dapatkan. Selain itu, banyak bertanya juga sebenarnya membuat kita terlihat pintar dan kritis.

  12. Menjaga Kesehatan
    Pelajar yang sehat secara jasmani akan lebih dapat mengikuti pelajaran serta mendapat nilai tes yang lebih tinggi.

  13. Berefleksi
    Studi menyatakan bahwa jika seseorang mengambil waktu untuk istirahat dan melihat kembali performa belajar mereka, mereka akan meningkatkan produktivitas mereka. Orang-orang yang melakukan ini akan belajar lebih baik dan efektif dibanding mereka yang terus belajar tanpa jeda.

  14. Jangan Mencela Diri Sendiri
    Berrefleksi dan melihat kembali performa diri sendiri dengan jujur memang baik dan produktif, tetapi tidak ketika hal tersebut menjadi sesuatu yang negatif, terlebih ketika terarah pada hal-hal yang tidak mungkin kita ubah. Jadi sebaiknya kita berfokus kepada hal-hal yang bisa kita ubah secara langsung.

  15. Kurangi Konsumsi Kafein
    Kafein dalam dosis yang teratur dapat meningkatkan konsentrasi dan energi, terlalu banyak kafein dapat mempengaruhi kita secara psikis dan jasmani. Insomnia, kecemasan bahkan kita tidak bisa fokus. Sebaiknya kita mencari alternatif dari minuman kafein, contohnya seperti teh hijau yang mengandung anti-oksidan dan lebih sedikit kafein.

Sumber:


Kesuksesan di mata para pelajar merupakan sebuah tujuan akhir yang diraih untuk mempermudah melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ada banyak hal yang dapat mendukung kesuksesan menghampiri pelajar. Para pelajar akan hanyut dalam tugas-tugas dan ujian yang diberikan oleh pengajar demi mendapatkan nilai maupun ilmu untuk melewati tahap selanjutnya. Lalu bagaimana cara menjadi seorang pelajar yang sukses? Berikut ada 10 poin untuk menjadi pelajar yang sukses:

1. Abaikan Gawai

Menulis dengan tangan lebih mengaktifkan otak daripada mengetik dan bahkan mendorong memori kita lebih baik untuk mengingat sesuatu. Komputer atau gawai di kuliah mengurangi pemahaman bukan
hanya untuk pelajar menggunakan komputer, tetapi semua orang di sekitar mereka.

2. Cari cara belajar yang pintar

Banyak pelajar yang masih tidak efisien dalam metode pembelajarannya. Seperti terlalu banyak membaca materi yang luas namun tidak spesifik. Meringkas, mempraktekkan, dan menandai poin penting merupakan cara belajar yang pintar. Dengan praktek, meringkas dan menandai akan mempermudah otak untuk mengingat dan belajar dengan efisien

3. Cari teman dekat yang tepat

Menemukan teman sekamar pintar ataupun yang dapat mendukung dalam belajar. Dengan adanya kebiasaan rajin dari teman dekat, akan memberi efek positif pada temannya yang kurang rajin. Ini adalah cara termudah untuk meningkatkan nilai.

4. Menghadiri acara seminar atau aktif diluar kelas

Penelitian menunjukkan bahwa pelajar kurang mendapat informasi hanya dengan mendengarkan secara pasif. Dengan terlibat diskusi dalam suasana seminar atau menelusuri hal-hal kecil di sekitar anda maka akan merangsang otak menerima informasi lebih baik.

5. Makan makanan sehat, minum air yang cukup dan olahraga yang tepat

Untuk meningkatkan kemampuan otak dalam bekerja, maka badan harus dijaga kebugarannya. Dengan menjaga stamina tubuh dan memberi otak anda nutrisi, maka anda akan lebih optimal dalam memproses informasi yang masuk.

6. Tidur yang cukup

Menjaga kesegaran pikiran adalah hal yang penting. Tidur dengan waktu yang kurang dari kebutuhan akan mempengaruhi kemampuan untuk menganalisis dan menyimpan informasi. Apabila terpaksa bergadang di malam hari, pastikan di siang hari anda melakukan tidur siang yang cukup.

7. Memiliki mindset yang berkembang

Intelejensi saja tidak cukup. Kita harus percaya bahwa bakat bisa diusahakan tidak haya didapat sejak lahir, lalu peningkatan kualitas diri merupakan hasil usaha dan dengan bekerja keras dan akan mendapatkan lebih banyak hasil.

8. Ajukan pertanyaan yang bagus

Mengajukan pertanyaan adalah tentang menumbuhkan rasa ingin tahu yang kuat, melihat sesuatu materi atau kemungkinan yang kurang jelas dari pemateri atau pengajar. Bertentangan dengan apa yang banyak orang yakini, mengajukan pertanyaan membuat Anda terlihat lebih cerdas dan tentunya juga membuat anda lebih cerdas.

9. Cari pekerjaan paruh-waktu

Dengan bekerja anda dapat meningkatkan rasa percaya diri, dan mendapat kemampuan mengatur lebih baik dibanding orang yang tidak bekerja. Karena dengan bekerja anda dapat membagi tugas-tugas mana yang lebih dahulu untuk diselesaikan. Namun kebanyakan pekerjaan juga tidak baik dalam jadwal kegiatanmu.

10. Mono-task

Fokus pada satu tugas sekaligus. Itu berarti mematikan telepon Anda saat sedang mengerjakan tugas atau tidak sedang mengerjakan hal yang lain yang dapat menggangu anda tetap fokus seperti bermain gim di smartphone. Studi menunjukkan bahwa ketika orang mematikan email, atau aktifitas yang lain mereka lebih produktif dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Sumber: https://www.psychologytoday.com/blog/positive-prescription/201508/20-secrets-successful-students

Sebagian besar orang berpikir bahwa seorang siswa yang berhasil adalah ketika ia mendapatkan nilai akademis yang baik. Dikatakan juga bahwa seorang siswa berhasil ketika ia menemukan sesuatu yang memotivasi dirinya untuk berangkat ke universitas setiap hari, duduk selama beberapa jam dan mencari jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh guru dan rekan mereka.

Tapi terkadang kita bertanya seperti: Apakah seorang siswa yang sukses selalu menemukan kesuksesan saat meninggalkan universitas? Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jawabannya … belum tentu. Sebenarnya, terkadang mereka merasa tersesat dan kebingungan untuk menentukan apa yang akan mereka lakukan, setelah bertahun-tahun orang lain yang menuntun kinerja mereka.

Salah satunya adalah mengajarkan Metakognisi, namun belum tentu cara ini yang terbaik, terutama jika hanya mengajarkan dari subjek akademis dan tidak dapat menjelaskan manfaatnya di luar kelas. Itu sebabnya saya berpikir bahwa yang terbaik adalah dengan menjelaskan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kemampuan kognitif, tentu saja, membaca, menulis karena itu akan sangat penting dalam lingkungan apapun. Keterampilan matematikapun tidak tertinggal. Kemudian kreativitas, tidak diragukan lagi akan menyiratkan pemikiran yang fleksibel. Dimana hal tersebut akan membantu kita dalam memecahkan masalah sehari-hari, merencanakan tugas dan sasaran, cakupan tujuan, analisis sumber daya, solusi pencarian, lingkungan, analisis dan sintesis informasi, mencari ketrampilan informasi, dan penanganan perangkat komputer.

Unsur kesuksesan lainnya, tanpa diragukan lagi, adalah merencanakan tujuan. Merencanakan tujuan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang, bukan hanya tujuan akademis, tapi juga tujuan hidup, dimana mereka melihat diri mereka pada usia 6 bulan, satu tahun atau 10 tahun. Dengan menetapkan tujuan yang realistis, dan berkomitmen untuk mencapainya, Anda dapatkah Anda menghasilkan yang terbaik dari diri Anda sendiri.

Strategi terbaik adalah dengan menjadi diri sendiri. Ini berarti mengarahkan pikiran dan energi anda untuk menjadi yang terbaik yang anda bisa. Lihatlah beberapa perilaku, kebiasaan, dan rutinitas yang membentuk hidup anda dan temukan cara untuk mengubahnya menjadi lebih baik.

Anda harus meningkatkan apa yang mendukung tujuan dan situasi hidup anda dan mengurangi yang sebaliknya. Anda bisa introspeksi diri anda sekarang dan bagaimana anda ingin berubah di masa depan. Berikut adalah beberapa tips yang akan membantu pencapaian tujuan anda :

1. Berhenti Memandang Sisi Negatif dari Diri Kita
Introspeksi diri dapat membantu kita tumbuh dan berkembang sebagai individu yang lebih baik. Namun, kekurangan pada diri kita yang tidak dapat kita ubah kadang membuat kita merasa tidak percaya diri. Jadi, alih-alih berfokus pada pandangan negatif dari diri kita, mari kita tingkatkan hal-hal positif yang kita bisa!

2. Berhenti Menunda Waktu
Menuanda - nuanda waktu pengerjaan tugas akan membuat tugas tersebut menumpuk dengan tugas - tugas yang lain dan membuat kita merasa kerepotan karena deadline yang menghadang. Berhenti begadang dan melakukan sistem kebut semalam sebelum ujian, dimana itu akan membuat anda merasa terkuras dan stress. Cara terbaiknya adalah membuat rencana studi, dimana ini akan jauh lebih efektif untuk menyimpan pengetahuan di memori otak kita, sehingga akan menghasilkan hasil yang lebih baik.

3. Kurangi Waktu Bermedia Sosial
Memang media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, namun media juga dapat membuat kita mudah terganggu dan merasa kurang perhatian. Hal ini berdampak besar pada produktivitas kita. Maka jadilah bijak dengan hal ini: ingat seberapa sering dan untuk berapa lama anda menggunakan media sosial. Matikanlah disaat anda sedang belajar karena otak cukup sulit untuk berkonsentrasi pada banyak hal.

4. Tingkatkan Waktu Bertatap Muka Dengan Keluarga Dan Teman
Waktu ‘Nyata’ dengan orang yang anda cintai dapat mencegah depresi. Kurangi waktu anda dengan layar dan lakukan lebih banyak interaksi sosial akan membuat anda dan orang-orang di sekitar anda lebih sehat, bahagia dan hidup anda akan menjadi lebih aktif juga.

5. Tingkatkan Olahraga dan Lakukan Lebih Banyak Latihan
Aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, sekaligus juga baik untuk pikiran. Studi telah menunjukkan bahwa hal itu dapat mempertajam ingatan dan meningkatkan kemampuan berpikir.

6. Bergabunglah Dengan Kelompok atau Organisasi pelajar
Tempat yang baik untuk mulai meningkatkan lingkaran sosial anda adalah dengan bergabung dengan kelompok mahasiswa, masyarakat atau organisasi. Dimana anda akan menemukan orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan anda.

7. Temukan Mentor
Memiliki mentor adalah kesempatan emas untuk belajar dari, dan terinspirasi oleh, seseorang yang memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman daripada anda, baik di bidang akademik, profesional, atau bidang kehidupan lainnya.

Sumber :