Apa perbedaan Risk Sharing dengan Risk Transfer pada Mitigasi Risiko?

wQLvt8g

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memitigasi risiko pada proses manajemen risiko diantaranya:

  • Risk Avoidance
  • Risk Sharing
  • Risk Reduction
  • Risk Transfer

Namun apa perbedaan dari Risk Sharing dan Risk Transfer?

Pengertian Risk Transfer dan Risk Sharing

Risk Transfer adalah metode mitigasi risiko yang melimpahkan risiko dari sebuah proyek ke pihak lain. Salah satu metode risk transfer adalah pembelian asuransi pada aset/item tertentu, karena dengan pembelian asuransi tersebut risiko dari proyek akan ditransfer ke perusahaan asuransi. Pembelian asuransi biasanya dilakukan di area yang tidak dapat dikendalikan oleh tim proyek, contohnya seperti cuaca, kerusuhan politik, dan pemogokan tenaga kerja.

Risk Sharing metode mitigas risiko yang melibatkan/bermitra dengan pihak lain untuk berbagi tanggung jawab atas aktivitas yang memiliki risiko. Banyak perusahaan yang memiliki proyek internasional mengurangi jenis risiko seperti politik, tenaga kerjam dll dengan cara membuat kerjasama dengan perusahaan yang berada di negara tersebut. Dan apabila sebuah risiko terjadi, maka perusahaan mitra akan menanggung beberapa atau bahkan semua dampak negatif dari kejadian tersebut. Tetapi perusahaan mitra juga akan mendapatkan keuntungan dari sebuah proyek apabila proyek tersebut sukses.

Kesimpulan

Inti perbedaannya adalah Risk Transfer melimpahkan “hanya” risiko kepada pihak lain dengan bayaran tertentu. Seperti contohnya pembelian asuransi yang telah dijelaskan sebelumnya yang melimpahkan risiko perusahaan kepada pihak asuransi. Sementara metode Risk Sharing membagi kerugian apabila sebuah risiko negatif terjadi. Namun tidak hanya kerugian negatif saja yang dibagi, apabila proyek perusahaan tersebut sukses dijalankan maka keuntungan juga akan dibagi dua pihak.

Referensi
https://pm4id.org/chapter/11-2-risk-management-process/
Difference between Risk Transfer and Risk Sharing - Quantitative Finance Stack Exchange