Apa perbedaan MVP dan POC dalam pengembangan sebuah produk ?

Kedua metode ini digunakan dalam pengembangan aplikasi sepanjang waktu dan digunakan oleh tim pengembangan produk untuk membuat keputusan berdasarkan hipotesis yang diuji dan divalidasi, setiap langkah. Namun, apa yang menjadi perbedaan pada MVP dan POC dalam mengembangkan sebuah produk ?

Proof of Concepts adalah cara yang bagus untuk memvalidasi kemampuan pemasaran dengan anggaran yang terbatas. Sebelum menginvestasikan waktu, tenaga, dan uang untuk melakukan coding atau membuat ide hebat, perlu adanya validasi terhadap asumsi bahwa orang benar-benar menginginkan produk yang akan dibuat. Menemukan masalah yang dapat diselesaikan dengan ide yang didapatkan dan menemukan solusi yang diinginkan orang adalah apa yang harus divalidasi terhadap pengguna.

Minimum Viable Products (MVP) adalah bentuk paling minimal dari solusi lengkap yang akan ditawarkan kepada pengguna. MVP dapat digunakan untuk mempelajari bagaimana target pelanggan dan bagaimana reaksi mereka terhadap produk tersebut. Sehingga jangan sampai menghabiskan banyak uang untuk membangun sesuatu yang ternyata tidak pengguna inginkan. Peluncuran MVP adalah cara untuk memvalidasi bahwa solusi yang ditawarkan adalah solusi yang ingin dibeli oleh pengguna.

Sumber : https://www.lean-labs.com/blog/proof-of-concept-vs.-minimum-viable-product-and-when-to-use-each