Apa perbedaan Jaringan Terpusat dan Jaringan terdistribusi?

Sistem Terpusat
Sistem informasi terpusat merupakan suatu sistem infromasi yang penempatan data dan aplikasi untuk mengakses data tersebut menjadi satu tempat atau satu Server.

sistem terdistribusi
Sistem informasi terdistribusi dibangun dengan cara memisahkan secara fisik untuk setiap fungsi dan tugas sebuah komputer dalam ruang lingkup jaringan komputer

Apa perbedaan Jaringan Terpusat dan Jaringan terdistribusi?

Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi)

Sistem yang terdiri atas sejumlah komputer yang tersebar pada berbagai lokasi yang dihubungkan dengan sarana telekomunikasi dengan masing-masing komputer mampu melakukan pemrosesan yang serupa secara mandiri, tetapi bisa saling berinteraksi dalam pertukaran data.

Jaringan komputer terdistribusi merupakan jenis jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer induk (host/server). Komputer server ini berfungsi sebagai pusat layanan data dan program aplikasi yang disediakan untuk dapat diakses oleh komputer terminal (workstation). Jaringan komputer ini dapat dibentuk dari beberapa jaringan berbasis induk atau terpusat.

Kelebihan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi) :

  1. Penghematan biaya
  2. Peningkatan tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya. Karena sifat pengembangan adalah terbuka sehingga memperkecil biaya kebutuhan pengembangan.
  3. Peningkatan kepuasan pemakai. disesuaikan dengan perkembagan jaman serta untuk memenuhi kebutuhan informasi yang uptodate dan cepat.
  4. Kemudahan pencadangan ketika terjadi musibah
  5. Mengatasi masalah beban kerja komputer pusat
  6. Biaya komunikasi berkurang, karena yang ditransmisikan bukan sekedar data mentah.
  7. Kerusakan pada salah satu komputer local berakibat kecil terhadap keseluruhan system
  8. Dapat menambah komponen secara individu tanpa harus menduplikasi system
  9. Fasilitas local dapat disesuaikan dengan kebutuhan local
  10. Memungkinkan pertumbuhan system secara terus menerus.
  11. Sususnan system bisa disesuaikan dengan pola organisasi perusahaan
  12. Memungkinkan beberapa bagian/local mengadakan percobaan konsep baru dan fasilitas baru untuk mengurangi resiko kegagalan system secara keseluruhan
  13. Pemakaian sumberdaya bersama untuk peralatan yang mahal harganya
  14. Pemeliharaan data lebih mudah, karena sumber data disesuaikan dengan daerah asalnya (database terdistribusi).
  15. Rentang komunikasi cukup jauh, bahkan bisa menembus seluruh dunia.
  16. Merupakan sarana menerapkan aplikasi multiuser.

Kekurangan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi)

  1. Memungkinkan kekacauan kontrol terhadap sistem komputer
  2. Ketidaksesuaian dalam menyediakan hardware & software
  3. Standardisasi bisa tak tercapai. akan diakibatkan tersebarnya pengelolaan informasi.
  4. Dibutuhkan biaya yang cukup besar
  5. Boros dalam system peralatan
  6. Proses data agak lambat dibandingkan dengan system terpusat.
  7. Membahayakan dari segi keamanan data karena pemakai diberi keleluasaan kerja pada komputer local.

Sentralisasi (Terpusat)

Semua pemrosesan data dilakukan oleh komputer yang ditempatkan di dalam suatu lokasi yang ditujukan utk melayani semua pemakai dlm organisasi. Banyak digunakan oleh perusahaan yang tidak memiliki cabang.

Jaringan komputer terpusat terdiri atas komputer induk (host/server) dan satu atau lebih komputer terminal (workstation). Komputer induk (host/server) berfungsi untuk melayani kebutuhan komputer terminal. Komputer induk menyimpan banyak data dan program aplikasi untuk melakukan pengolahan dan pemrosesan data. Komputer terminal, biasanya, berfungsi sebagai perantara untuk mengakses komputer induk.

Penerapan jaringan komputer ini dapat Anda lihat pada kehidupan sehari-hari. Contoh penerapannya dapat Anda lihat di kasir supermarket ataupun pusat perbelanjaan. Ketika melakukan transaksi pembayaran, sang kasir akan mengakses database barang yang terdapat di komputer induk. Jadi, hanya dengan memindai kode barang suatu produk, nama barang, harga, dan jumlah persediaan barangnya akan tampil. Semua data tersebut terdapat di dalam suatu database yang tersimpan di dalam komputer induk. Komputer yang digunakan oleh kasir berfungsi sebagai komputer terminal.

Kelebihan Setralisasi (Terpusat) :

  1. Efisiensi Sumber Daya (baik informasi maupun perangkat sistem)
  2. Menghindari kerangkapan data, Dengan terpusatnya data/informasi maka tidak semua orang bisa mengelolanya sehingga tidak ada data yang sama, hal ini menyebabkan ruang penyimpanan tidak terbuang sia-sia.
  3. Kemudahan untuk penganalisisan serta pengontrolan arus informasi dan sistemnya.
  4. Optimalisasi dan efisiensi anggaran dana yang diperlukan untuk perawatan sistem.
  5. Pemakaian CPU menjadi sangat efesien
  6. Standarisasi mudah diterapkan
  7. Sistem keamanan lebih terjamin
  8. Sebagai sarana aplikasi multiuser

Kekurangan Setralisasi (Terpusat) :

  1. Lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan siklus informasi.
  2. Keterbatasan pemenuhan kebutan informasi yang diharapkan oleh pengguna , Pada sistem ini terjadi pengelompokan prioritas informasi yang tidak sembarang orang bisa memperolehnya.
  3. Data yang ada tidak fleksibel Peningkatan ketergantungan publik.
  4. Bila komputer pusat mengalami kerusakan, maka seluruh system tidak dapat berfungsi
  5. Kurang fleksibel dalam pelayanan, karena semua peralatan Bantu seperti hardisk, printer dan lain-lainnya disimpan/dipasang pada tempat yaitu komputer pusat.
  6. Bila beban kerja CPU sangat besar, maka unjuk kerja system akan turun.

Sumber:

http://lirarahmawati.blogspot.co.id/2012/09/kelebihan-dan-kekurangan.html ( diakses pada tanggal 9 November 2017)
http://ngeblogonline.blogspot.co.id/2013/09/jaringan-komputer-berdasarkan.html ( diakses pada tanggal 9 November 2017)
http://sucamzotkj40.blogspot.co.id/2015/08/jaringan-terpusat-dan-jaringan.html ( diakses pada tanggal 9 November 2017)

Jaringan Desentralisasi (Tersebar)

Sistem yang terdiri atas sejumlah komputer yang tersebar pada berbagai lokasi yang dihubungkan dengan sarana telekomunikasi dengan masing-masing komputer mampu melakukan pemrosesan yang serupa secara mandiri, tetapi bisa saling berinteraksi dalam pertukaran data.

image

Kelebihan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi) :

  • Penghematan biaya
  • Peningkatan tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya. Karena sifat pengembangan adalah terbuka sehingga memperkecil biaya kebutuhan pengembangan.
  • Peningkatan kepuasan pemakai. disesuaikan dengan perkembagan jaman serta untuk memenuhi kebutuhan informasi yang uptodate dan cepat.
  • Kemudahan pencadangan ketika terjadi musibah

Kekurangan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi)

  • Memungkinkan kekacauan kontrol terhadap sistem komputer
  • Ketidaksesuaian dalam menyediakan hardware & software
  • Standardisasi bisa tak tercapai. akan diakibatkan tersebarnya pengelolaan informasi.

Cara kerjanya yaitu setelah kartu ATM dimasukkan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh mesin. Kemudian mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM dan nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.

Berdasarkan cara kerja diatas, setiap kantor cabang yang berdekatan letaknya dengan mesin ATM, memiliki mainframe untuk mengakses dan mengolah data nasabah. Semua mainframe terhubung dalam sebuah jaringan untuk melakukan sinkronisasi data. Hal ini dilakukan agar data-data yang ada di setiap mainframe sama, meskipun diakses dimanapun tempatnya.

Oleh karena itulah, ATM menerapkan sistem tersebar dikarenakan mainframe-mainframe tersebut memiliki kesamaan untuk melakukan pemrosesan yang serupa secara mandiri.


Jaringan Sentralisasi (Terpusat)

Semua pemrosesan data dilakukan oleh komputer yang ditempatkan di dlm suatu lokasi yang ditujukan utk melayani semua pemakai dlm organisasi. Banyak digunakan oleh perusahaan yangtidak memiliki cabang.

Kelebihan Setralisasi (Terpusat) :

  • Efisiensi Sumber Daya (baik informasi maupun perangkat sistem)
  • Menghindari kerangkapan data, Dengan terpusatnya data/informasi maka tidak semua orang bisa mengelolanya sehingga tidak ada data yang sama, hal ini menyebabkan ruang penyimpanan tidak terbuang sia-sia.
  • Kemudahan untuk penganalisisan serta pengontrolan arus informasi dan sistemnya.
  • Optimalisasi dan efisiensi anggaran dana yang diperlukan untuk perawatan sistem.

Kekurangan Setralisasi (Terpusat) :

  • Lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan siklus informasi.
  • Keterbatasan pemenuhan kebutan informasi yang diharapkan oleh pengguna , Pada sistem ini terjadi pengelompokan prioritas informasi yang tidak sembarang orang bisa memperolehnya.
  • Data yang ada tidak fleksibel Peningkatan ketergantungan publik.

Layanan penjulan tiket kereta api adalah salah satu contoh sistem terpusat. Dimana satu mainframe (server) digunakan sebagai tempat menyimpan data dan informasi mengenai semua kegiatan dan rekaman data pemesan tiket kereta api. Penjual tiket yang berada di berbagai tempat penjualan, dapat memasukkan data pemesanan tiket dan mencetak hasilnya, atau pelanggan dapat memesan secara langsung melalui internet. Sehingga sistem ini juga disebut dengan sistem multiuser. Sedangkan yang tersentralisasi dalam sistem ini yaitu DBMS (Database Management System).


SUMBER :



(Diakses pada tanggal 12 November 2017)

Sistem Terpusat
Sistem informasi terpusat merupakan suatu sistem infromasi yang penempatan data dan aplikasi untuk mengakses data tersebut menjadi satu tempat atau satu Server.
image
Sistem informasi terpusat ini biasanya dirancang dan dibangun dengan menggunankan web Server, data base Server dan bahasa pemrograman yang dapat diinterpretasikan oleh browser (alat yang digunakan untuk mengakses informasi internet menggunakan port 80). Seperti terlihat pada gambar. Dalam gambar tersebut tampak bahwa peralatan tambahan yaitu printer dan scanner terhubung langsung ke Server sehingga setiap komputer klien yang akan melakukan pencetakan dokumen dapat melakukan pencetakan jarak jauh, begitu pula untuk scanner.

Sistem Terdistribusi
image
Sistem informasi terdistribusi dibangun dengan cara memisahkan secara fisik untuk setiap fungsi dan tugas sebuah komputer dalam ruang lingkup jaringan komputer. Pemisahan antara aplikasi Server dengan data base Server serta komputer klien yang terhubung dalam jaringan area local terbatas atau yang dikenal dengan LAN (Local Area Network) diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja dari setiap komputer yang mengakses informasi.

Kesimpulan
Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak saling berbagi memori atau clock. Setiap prosesornya memiliki memori lokal tersendiri dan berkomunikasi satu sama lain melalui jaringan komunikasi, seperti LAN atau WAN. Secara umum, topologi jaringan ada dua macam, yaitu fully connected network dan partially connected network yang terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu tree-structured network, star network, dan ring network.
Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam satu jaringan.Keuntungan dari sistem terdistribusi adalah memberikan akses bagi pengguna untuk dapat mengembangkan sumber daya sistem, peningkatan kecepatan komputasi, dan meningkatkan availibilitas atau ketersediaan dan reliabilitas data. Sebuah sistem terdistribusi harus menyediakan mekanisme sinkronisasi proses dan komunikasi, agar terhindar dari deadlock serta dapat mengatasi failure yang tidak muncul dalam sistem terpusat.

SUMBER :
http://www.infomugi.com/2013/04/perbedaan-sistem-terpusat-dan.html