Apa perbedaan antara router dan brigde? Kapan saja keduanya perlu digunakan?

Saya memiliki beberapa pendapat disini, namun alangkah baiknya jika kita berdiskusi secara mendalam tentang hal ini. ada yang memiliki pengertian mendalam tentang kedua ini? Tolong pendapatnya :smiley:

2 Likes

Bridge adalah produk yang digunakan untuk menyambungkan local area network (LAN) ke local area network yang lain yang menggunakan protocol yang sama (Seperti contoh, internet dan token ring). Kamu dapat melihat bahwa bridge adalah alat yang memutuskan apakah pesan tersebut dari kamu akan menuju local area network yang ada pada tempatmu atau tempat orang lain.

Router adalah alat atau software pada komputer yang menentukan network point berikutknya yang dimana paketnya harus ditujukan kepada tujuannya. Router menyambungkan setidaknya 2 network dan memutuskan jalur mana yang harus saling mengirim informasi berdasarkan paket yang bisa saling mengerti satu sama lain. Router terletak di setiap gateway (tempat dimana semua network bertemu), termasuk setiap point-of-presence pada internet. Router sering digunakan termasuk dalam bagian switch.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP.
Keuntungan dan Kelemahan Penggunaan Bridge :

Keuntungan :

  • Memperluas/menambah jarak dari network yang ada.
  • Menambah jumlah workstation pada network Mengurangi kemacetan traffic (dengan network partitioning).
  • Menyediakan koneksi ke network yang berbeda (misalnya Ethernet ke Token Ring).
  • Memindahkan data melalui intermediate network dengan protokol yang berbeda.

Sebelum membahas apa perbedaan antara router dan bridge kita sebaiknya paham dahulu apa itu router dan bridge.

Router

image
router merupakan sebuah alat yang berfungsi mengantarkan paket data atau konten via jenis jaringan tertentu menuju lokasi yang ditetapkan, atau biasa dikenal dengan istilah routing. Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga proses pengiriman data atau konten ke jaringan lain bisa tiba hingga tujuan akhir.

Bridge

image
Bridge merupakan alat yang berfungsi memperluas atau membagi jaringan ke dalam segmen tertentu. Bridge digunakan untuk memperluas jarak dari jaringan-jaringan yang ada disekitar. Agar jalur lintas data tidak mengalami kepadatan, maka perlu penambahan beberapa jumlah jaringan dan penambahan koneksi menuju jaringan yang berbeda. Bridge akan membantu pemindahan data via jaringan perantara atau pengalihan via protokol lain dan tentunya berbeda.

Perbedaan router dan bridge serta kegunaanya

Bridge dan Router punya cara kerja yang hampir sama, yaitu meneruskan data dan membagi jaringan ke dalam beberapa segmen tertentu. Namun, Router akan berjalan di lapisan tiga model OSI sedangkan Bridge akan berjalan di lapisan dua model OSI
.
Router lebih cocok dipakai sebagai penghubung beragam segmen jaringan yang mengoperasikan protokol jaringan yang tak sama alias berbeda. Penggunaan router lebih menguntungkan karena mampu menaikkan bandwidth jaringan. Sedangkan Bridge lebih baik dipakai sebagai penghubung beragam segmen protokol jaringan yang sejenis atau sama. Alat ini merupakan solusi bagi beragam protokol yang tak bisa mengikuti proses routing. Itulah perbedaan router dan bridge.

Secara umum kedua alat ini tampak memiliki fungsi yang sama dan juga merupakan alat yang kita gunakan dalam topologi jaringan.

Mari kita kupas mulai dari pengertiannya…

Dari pengertiannya, bridge merupakan alat yang berfungsi memperluas atau membagi jaringan ke dalam segmen tertentu. Bridge menghubungkan jaringan area lokal (LAN) ke jaringan area lokal lain yang menggunakan protokol yang sama (misalnya Ethernet atau Token Ring).

Bridge digunakan untuk memperluas jarak dari jaringan-jaringan yang ada disekitar. Agar jalur lintas data tidak mengalami kepadatan maka perlu penambahan beberapa jumlah jaringan dan penambahan koneksi menuju jaringan yang berbeda.

Bridge akan membantu pemindahan data via jaringan perantara atau pengalihan via protokol lain dan tentunya berbeda.

Sementara itu, Router memiliki definisi alat yang menentukan titik jaringan yang dituju. Menentukan titik jaringan ini disebut sebagai routing.

Router akan menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga proses pengiriman data ke jaringan lain bisa tiba hingga tujuan akhir.

Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh implementasinya:

  1. Bridge
    Memecah jaringan utama ke dalam bentuk jaringan yang lebih kecil atau sebaliknya. Contohnya adalah dalam membangun jaringan Local Area Network (LAN) di perkantoran.

    Suatu perusahaan terdapat sebuah server pada suatu ruangan di gedung A, sementara terdapat 3 gedung lainnya, yakni B, C, dan D.

    Setiap gedung pastinya juga memiliki jaringan LAN, agar jaringan yang ada di setiap gedung ke server maka diperlukanlah bridge sebagai penghubungnya.

  2. Router
    Sebuah perusahaan baru saja dibangun dan langsung dilakukan pemasangan jaringan internet dari Internet Service Provider bermerk A.

    Setelah itu, agar setiap ruangan dapat terhubung ke internet diperlukanlah alat ini (Router).

Jadi, sebagai gambaran garis besarnya bridge sebagai penghubung dan router sebagai pembagi jaringan.

http://searchnetworking.techtarget.com/answer/What-is-the-difference-between-a-bridge-and-a-router