Apa perbedaan antara Qalqalah sugra dan qalqalah kubra dalam ilmu Tajwid?

Apa perbedaan antara Qalqalah sugra dan qalqalah kubra dalam ilmu Tajwid?

1. Qalqalah Sugra
Sugra sendiri artinya kecil, berarti Qalqalah Sugra adalah Qalqalah kecil. Qalqalah ini dapat terjadi ketika huruf Qalqalah tersebut mati atau sukun yang berada pada kata asalnya. Biasanya letaknya yaitu di tengah-tengah kata, cara membacanya yaitu dengan pantulan namun tidak terlalu kuat. Misal: Yaj’aluuna, Anda dapat memantulkan huruf ja mati namun jangan terlalu kuat.

2. Qalqalah Kubra
Berbanding terbalik dengan Sugra, Kubra artinya adalah besar. Jadi Qalqalah Kubra adalah Qalqalah besar, hukum bacaan ini terjadi jika huruf Qalqalah mati namun bukan pada asalnya. Huruf mati ini dihentikan (diwakafkan) karena berakhir di akhir kata. Jadi untuk membacanya harus lebih mantap dan pantulan suaranya harus lebih kuat.

Misal: Min sharri maa gholaqqo, Anda dapat membacanya Min sharri maa gholaq. Ketika berhenti dan mengucapkan “laq” Anda harus lebih tegas sehingga terdengar pantulan yang kuat.

Kemiripan hukum bacaan Qalqalah Sugra dan Kubra yaitu sama-sama membaca huruf Qalqalah dengan memantulkan suara. Namun ketika membaca Qalqalah Sugra haruslah lebih pelan sehingga pantulannya tidak terlalu kuat. Sementara ketika membaca Qalqalah Kubra haruslah lebih kuat agar pantulan suaranya lebih jelas. Huruf Qalqalah Sugra biasanya terletak di tengah-tengah kata dan huruf Qalqalah Kubra biasanya terletak di akhir kata. Dalam membaca Al-Qur’an memang sebaiknya harus benar agar sesuai dengan artinya, jika membacanya salah maka artinya akan berbeda. Sekian ulasan yang dapat disampaikan mengenai pengertian Qalqalah Sugra dan Kubra.